- Arus Balik Lebaran 2026 Penyeberangan Sumatera-Jawa, 79 Persen Pemudik Telah Kembali
- Urai Kepadatan Arus Balik di Tol Trans Jawa, One Way dari KM 132-KM 70 Diberlakukan
- Diserang Israel, Anggota TNI Satgas UNIFIL Gugur di Lebanon
- Presiden Prabowo Kunjungan Resmi Perdana ke Jepang
- Dua Kapal Perang Kerajaan Thailand Tinggalkan Jakarta, Dilepas Kodaeral III
- Melintasi Samudra Hindia, Ini yang Dilakukan Taruna AAL dan ASEAN Plus Cadet Sail di KRI Bima Suci
- KRI Bima Suci Tuntaskan Etape Pertama, 52 Kadet dari 24 Negara Ikut Berlayar
- Tinjau Pelabuhan Penyeberangan Sumatera-Jawa, Menhub: Arus Balik di Bakauheni Lancar
- Rakor Lintas Sektoral, Pelindo Pastikan Kelancaran Kendaraan dan Logistik Pasca Idulfitri 2026
- H+7 Lebaran, PELNI Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik
Urai Kepadatan Arus Balik di Tol Trans Jawa, One Way dari KM 132-KM 70 Diberlakukan

Keterangan Gambar : Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memberikan penjelasan resmi soal tujuan diberlakukannya rekayasa lalu lintas tersebut. Foto: BKIP Kemenhub
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BEKASI: Rekayasa lalu lintas one way dari KM 132 hingga KM 70 Tol Trans Jawa diberlakukan, Jumat (27/3/2026). Kebijakan ini diterapkan guna mengurai kepadatan kendaraan pada arus balik Lebaran 2026.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memberikan penjelasan resmi soal tujuan diberlakukannya rekayasa lalu lintas tersebut.
Menurut Menhub Dudy, kebijakan ini diambil untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang terjadi di beberapa titik, menyusul meningkatnya volume kendaraan menuju Jakarta pada Jumat (27/3).
Baca Lainnya :
- Tinjau Pelabuhan Penyeberangan Sumatera-Jawa, Menhub: Arus Balik di Bakauheni Lancar0
- H+7 Lebaran, PELNI Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik0
- Kuota Diskon Tiket PELNI Masih Tersedia 7,5 Persen, Ayo Manfaatkan0
- Seskab Teddy dan Menhub Dudy Cek Arus Balik Lebaran di Terminal Pulo Gebang0
- Arus Balik Lebaran 2026 Utamakan Keselamatan: Jangan Cuma Sopir Batangan, Siapkan Cadangan0
“Kondisi lalu lintas di lapangan saat ini sebenarnya sesuai dengan prediksi, tidak terlalu tinggi. Namun demikian, karena ada hambatan di beberapa ruas khususnya di sejumlah rest area, maka terjadi kepadatan sehingga kami memberlakukan one way sepenggal dari KM 132 hingga KM 70,” ujar Dudy di Command Center KM 29 Korlantas Polri Tol Cikampek, Bekasi, Jabar, Jumat (27/3).
Ia mengungkapkan, pihaknya akan terus memantau situasi lalu lintas secara konsisten usai diberlakukannya one way tahap pertama. Bila terjadi peningkatan volume kendaraan, maka atas diskresi pihak kepolisian one way lokal tahap dua dari KM 169 sampai KM 70 dan tahap tiga dari KM 188 sampai KM 70 akan diberlakukan.
“Demikian pula apabila masih terjadi peningkatan arus yang signifikan, maka one way nasional dari Tol Kalikangkung bukan tidak mungkin akan diberlakukan. Akan tetapi untuk saat ini, pemberlakuan one way sepenggal diharapkan mampu mengurai kepadatan yang terjadi di sejumlah titik sejak pagi hari,” jelas Dudy.
Ia mengimbau masyarakat untuk merencanakan waktu kepulangan dengan baik, salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi Travoy atau melalui Call Center Jasa Marga. Hal ini penting agar masyarakat dapat mengetahui waktu dan rute pemberlakuan rekayasa lalu lintas yang dinamis dari pihak kepolisian, serta informasi lainnya seperti rest area hingga fasilitas pendukung perjalanan lainnya.
Pengusaha Logistik Patuhi SKB
Menhub Dudy juga kembali mengingatkan para pengusaha angkutan logistik untuk mematuhi Surat Keputusan Bersama (SKB) Pengaturan Lalu Lintas dan Penyeberangan selama Angkutan Lebaran 2026 yang ditanda tangani oleh Kementerian Perhubungan, Polri, dan Kementerian Pekerjaan Umum. Langkah ini penting untuk menjaga kelancaran arus balik serta keselamatan para pengguna jalan.
“Saya kembali meminta agar para pelaku usaha angkutan logistik untuk tidak mengoperasikan kendaraan sumbu tiga ke atas sampai waktu yang telah ditentukan, yakni tanggal 29 Maret 2026. Sekali lagi saya sampaikan, ini demi menjaga keselamatan para pemudik,” tuturnya.
Menhub Dudy juga menyampaikan bahwa berdasarkan data Korlantas Polri, angka fatalitas korban kecelakaan pada arus mudik dan balik Lebaran 2026 turun 30,4 persen dibanding tahun lalu. Peristiwa kecelakaan selama Operasi Ketupat pun turun sebesar 5,3 persen.
Ia mengapresiasi seluruh stakeholder, khususnya kepolisian, Jasa Marga, hingga Jasa Raharja yang telah berhasil menekan angka fatalitas korban kecelakaan selama masa Angkutan Lebaran 2026. "Ini menunjukkan bahwa manajemen lalu lintas yang disiapkan dan diberlakukan benar-benar efektif,” tutur Dudy.
Sebagai informasi menurut data Jasa Marga, jumlah kendaraan yang memasuki wilayah Jakarta hingga pukul 6 pagi tadi telah mencapai 2,3 juta unit atau 69 persen dari total proyeksi. Adapun volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada H+4 Lebaran mencapai angka 206.243 kendaraan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono dan Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.
(Bow/Mar)











