KRI Bima Suci Tuntaskan Etape Pertama, 52 Kadet dari 24 Negara Ikut Berlayar

By Indonesia Maritime News 28 Mar 2026, 20:10:45 WIB Hankam
KRI Bima Suci Tuntaskan Etape Pertama, 52 Kadet dari 24 Negara Ikut Berlayar

Keterangan Gambar : Taruna AAL di atas KRI Bima Suci. Foto: Dispenal



Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kapal Latih TNI AL, KRI Bima Suci berhasil menuntaskan etape pertama pelayaran Kartika Jala Krida (KJK) dan ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2026.

Kapal latih tiang tinggi ini disambut oleh Asops Kasal Laksda TNI Yayan Sofiyan, Gubernur AAL Laksda TNI Sigit Santoso, Panglima Kolinlamil Laksda TNI Rudhi Aviantara, dan Komandan Kodaeral III Laksda TNI Uki Prasetia yang diwakili oleh Aster Kodaeral III Kolonel Laut (P) Eka Prabawa, di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Sabtu (28/3/2026). 

Pelayaran muhibah duta bangsa Kartika Jala Krida (KJK) merupakan tradisi pembinaan dan pelatihan bagi Taruna AAL Angkatan ke-73 yang bertujuan membentuk karakter, kepemimpinan, ketahanan fisik dan mental, serta wawasan kebaharian.

Baca Lainnya :

Para Taruna AAL tidak hanya ditempa melalui kehidupan di laut, tetapi juga diperkenalkan secara langsung pada dinamika operasi pelayaran, diplomasi dan peran strategis TNI AL dalam mendukung kepentingan nasional di domain maritim.

Sementara itu, keterlibatan KRI Bima Suci dalam ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2026 yang diikuti oleh 52 kadet dari 24 negara sahabat menjadi bagian penting dari upaya diplomasi pertahanan dan diplomasi maritim Indonesia.

Kegiatan ini menjadi wahana untuk membangun mutual trust, mempererat hubungan persahabatan, serta memperkuat semangat kerja sama dan stabilitas kawasan.

Keberhasilan menyelesaikan etape pertama ini menjadi momentum penting bagi para Taruna AAL untuk terus menimba pengalaman, memperluas wawasan global, serta menanamkan nilai-nilai kejuangan, loyalitas, dan pengabdian sebagai calon pemimpin TNI AL masa depan. Selanjutnya, KRI Bima Suci akan melaksanakan pelayaran pada etape kedua, yaitu dari Jakarta ke Belawan.

Melalui kegiatan KJK dan APCS 2026, TNI Angkatan Laut terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak prajurit profesional, tangguh, dan berwawasan internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai bangsa maritim yang aktif berkontribusi dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan, sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (Bow/Oryza)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook