Seskab Teddy dan Menhub Dudy Cek Arus Balik Lebaran di Terminal Pulo Gebang

By Indonesia Maritime News 25 Mar 2026, 13:05:37 WIB Perhubungan
Seskab Teddy dan Menhub Dudy Cek Arus Balik Lebaran di Terminal Pulo Gebang

Keterangan Gambar : Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bersama Menhub Dudy Purwagandhi meninjau langsung pengelolaan puncak arus balik Lebaran 2026 di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Rabu (25/3/2026) dini hari. Foto: Setkab



Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya bersama Menhub Dudy Purwagandhi meninjau langsung pengelolaan puncak arus balik Lebaran 2026 di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Rabu (25/3/2026) dini hari.

Sekitar pukul 01.00 WIB, Seskab Teddy bersama Menhub Dudy memantau langsung situasi puncak arus balik Lebaran tahun 2026 gelombang pertama di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur.

“Pagi ini, jam 2 kurang sedikit, saya diundang Pak Menteri Perhubungan, Pak Dudy Purwagandhi untuk mengecek Terminal Pulo Gebang,” ujar Seskab Teddy.

Baca Lainnya :

Seskab Teddy dan Menhub Dudy  menyapa para pemudik yang telah kembali ke Jakarta dan sekitarnya setelah menghabiskan waktu libur Lebaran di berbagai daerah di Indonesia, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatra.

“Tadi juga kita tanya langsung ke penumpang, secara keseluruhan alhamdulillah puncak arus mudik yang tanggal 24-25 [Maret] ini berjalan lancar, seperti harapan Bapak Presiden dan kita semua,” kata Teddy.

Ia menyampaikan apresiasi kepada kementerian, lembaga, kepolisian, pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan seluruh pihak terkait lainnya yang telah bersinergi untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan mobilitas masyarakat pada arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

“Kita tidak mau terima laporan hanya sebatas laporan. Kita cek malam ini. Kemarin saat mudiknya lancar, kembalinya juga harus lancar, ya sejauh ini masih lancar,” ujar Teddy.

Untuk mengantisipasi puncak arus balik gelombang kedua yang diperkirakan terjadi pada tanggal 28 dan 29 Maret, pemerintah memberlakukan kebijakan rekayasa lalu lintas seperti pemberlakuan sistem satu arah atau one way, pengaturan rest area, serta pembatasan kendaraan berat sumbu tiga.

“Harapan kita semua, harapan pemerintah, pelaksanaan mudik Lebaran 2026 ini harus lebih baik dari tahun lalu,” pungkas Teddy. 

Gelombang Arus Mudik

Sementara itu Menhub Dudy menyampaikan, diperkirakan puncak arus balik angkutan darat tidak hanya terjadi pada 24–25 Maret (gelombang I) saja, tetapi juga berpotensi kembali meningkat pada 28–29 Maret (gelombang II). Hal ini seiring dengan adanya pekerja yang memanfaatkan kebijakan flexible working arrangement (FWA) sebagaimana imbauan pemerintah.

“Ada masyarakat yang menggunakan FWA sebagaimana yang kita imbau, supaya mereka bisa merencanakan perjalanan dengan baik, sehingga kita juga dapat mendistribusikan pengangkutan Lebaran dengan baik. Bisa kita lihat dari jalan tol yang tidak terlalu padat, kemudian tadi arusnya masuk perlahan-lahan, itu menunjukkan bahwa situasi ini berjalan sudah lebih baik,” ujar Dudy.

Guna menjaga kelancaran dan keselamatan arus balik, Kementerian Perhubungan telah menerapkan sejumlah kebijakan, di antaranya pemberlakuan one way nasional dan pengaturan di titik-titik tertentu seperti rest area melalui skema buka tutup. Selain itu, kendaraan berat sumbu tiga juga diimbau untuk tidak beroperasi selama periode arus balik.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono, serta Kepala Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang, Christianto. (Arry/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook