- Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji
- Satgas Terpadu Port Visit 226 Hadiri Hari Kemerdekaan Fiji
- Kunjungi SMA Pesantren Unggul Al Bayan Sukabumi, Ini 5 Bekal Menaker untuk Generasi Muda
- Sertifikasi Pemeriksa Kecelakaan Kapal Kemenhub, Perkuat Profesionalitas SDM
- Ini Kesepakatan Kemenhub dan Pelindo, Alur-Pelayaran Pulau Baai Tahap II, Keselamatan dan Kelancaran Logistik Jadi Prioritas
- Diplomasi Indonesia Berhasil, Kuota Tangkapan Tuna Sirip Biru Selatan Naik 25 Persen
- Ikan Lele dan Nila Hasil Budi Daya Tematik Diolah Jadi Produk Siap Masak
- Indonesia–Mesir Perluas Kerja Sama Pendidikan dan Riset, Al-Azhar siap Sambut Ribuan Mahasiswa
- Pasar Meluas, IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, Tiongkok, dan Thailand
- Kemnaker Luncurkan Pelatihan Kerja di Sukabumi, Paket Vokasi 1.600 Calon Peserta
Udara Jabodetabek Buruk, Pelindo Solusi Logistik Gelar Pemeriksaan Kesehatan Pekerja

Keterangan Gambar : PT Pelindo Solusi Logistik atau SPSL sebagai Subholding BUMN Kepelabuhanan Pelindo, melakukan pemeriksaan Medical Check Up (MCU).Foto: Humas SPL
(IMN),JAKARTA: Dalam rangka menjaga produktivitas pekerja, PT Pelindo Solusi Logistik atau SPSL sebagai Subholding BUMN Kepelabuhanan Pelindo, melakukan pemeriksaan Medical Check Up (MCU).
Pelaksanaan MCU SPSL yang diikuti 138 pekerja ini merupakan aksi cepat manajemen merespon kondisi polusi udara yang belakangan ini menyelimuti wilayah Jabodetabek.
Aksi ini juga salah satu komitmen perusahaan untuk memperhatikan kesehatan pekerja dan sebagai implementasi dari pelaksanaan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Per.02/MEN/1980 tentang Pemeriksaan Tenaga Kerja dalam Penyelenggaraan Keselamatan Kerja.
“MCU ini dilaksanakan sebagai bentuk perhatian Perseroan terhadap para pekerja sekaligus implementasi Peraturan Menteri Tenaga Kerja, sebagai dasar evaluasi kesehatan, serta sebagai langkah antisipasi dalam mendeteksi risiko perkembangan penyakit di dalam tubuh,” ujar SVP Sekretariat Perusahaan SPSL, Kiki M. Hikmat dalam.keterangan tertulis, Kamis (24/8/2023).
Kiki menerangkan, sebagai salah satu upaya perusahaan dalam kepatuhan terhadap regulasi pemerintah, pada MCU kali ini dilakukan identifikasi penyakit akibat kerja, perencanaan program untuk tindak lanjut dan pencegahan apabila ada temuan serta dilakukan juga identifikasi penyalahgunaan
narkoba dan obat terlarang di lingkungan kerja.
“Kegiatan MCU ini merupakan hal positif yang diharapkan dapat lebih meningkatkan produktivitas karyawan secara maksimal dan memberi dampak positif bagi Perusahaan,” ujar Kiki.
Kiki juga menghimbau para pekerja untuk tetap menjaga kesehatan seperti menggunakan masker saat keluar rumah, menggunakan air purifier, mengkonsumsi makanan sehat, berolahraga.
Baca Lainnya :
- Alhamdulillah... Aksi Sosial HUT Ke-10 IPC TPK, 100 Kantong Darah Terkumpul 0
- Resmikan RS Terapung Laksamana Malahayati, Megawati: Bangkitkan Semangat Perempuan Indonesia0
- Tolak RUU Kesehatan, Puluhan Ribu Nakes Mulai Dokter Hingga Perawat Geruduk Gedung DPR0
- Sedang Sandar di Dermaga Batam, KRI Teluk Bintuni-520 Gelar Bakti Sosial Donor Darah0
Selain itu juga bersama-sama berkontribusi dalam memulihkan kualitas udara dengan meningkatkan ruang hijau, selalu memelihara kendaraan bermotor, tidak membakar sampah rumah tangga di halaman rumah, dan mengurangi pemakaian listrik di rumah dan tempat kerja.
“Upaya penting lainnya yang dilakukan perusahaan adalah dengan menyediakan beberapa fasilitas atau perlengkapan olahraga, e-sport, menyediakan catering sehat untuk makan siang pekerja, dan kantin sehat untuk menunjang kesehatan dan kebugaran para pekerja,” tutup Kiki.(bow/oryza)











