- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
- Update Gempa di NTT, Korban Meninggal Dunia 111 Orang, 21.552 Warga Masih Mengungsi
- Dorong Koperasi Nelayan Merah Putih Kembangkan Usaha Berbasis Data, KKP Gandeng ASPPENDO
- KKP Ringkus Kapal Komplotan Pelaku Bom Ikan di Kepulauan Spermonde
- Jelajahi Medan Ekstrem via Darat, Prajurit Jalasena Tembus Lokasi Terisolir Korban Gempa NTT
- Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Obati Luka Psikologis Korban Bencana di Manggarai NTT
- Tim Layar Kodaeral IV Berjaya di Kejurnas Series II, Sabet Lima Medali
Tolak Kenaikan BBM, Ribuan Buruh Geruduk Gedung DPR

Keterangan Gambar : Naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menuai penolakan dari berbagai elemen masyarakat. Aksi demonstrasi terjadi di berbagai kota di Indonesia. Di Jakarta, massa buruh menyerbu kantor DPR/MPR di Senayan, Jakpus, Selasa (6/9/2022). Foto: Ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menuai penolakan dari berbagai elemen masyarakat. Aksi demonstrasi terjadi di berbagai kota di Indonesia.
Di Jakarta, massa buruh menyerbu kantor DPR/MPR di Senayan, Jakpus, Selasa (6/9/2022). Sehari sebelum ribuan mahasiswa juga turun ke jalan menolak naiknya harga BBM.
Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar aksi turun ke jalan sebagai protes atas kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM.
Baca Lainnya :
- Implementasi Progam Strategis SPMT Dukung Kinerja Perusahaan Tumbuh Positif 0
- Derajat Sulistiyo Dirut SPMT: “ Saya diminta Pak Arif standarkan semua operasi dan standar komersil.0
- Drajat Sulistyo Dirut SPMT: Saya Diminta Pak Arif Standarkan Semua Operasi dan Standar Komersil. 0
- OP Tanjung Priok Terapkan Penggunaan SPC Jaga Lingkungan Tekan Emisi0
- Ini Tarif Baru B/M Petikemas Domestik di Dermaga Konvensional Pelabuhan Priok 1
Massa tiba di gedung Dewan sekitar pukul 10.45 WIB. Koordinator aksi, Edi Kuncoro, mengatakan rencananya aksi akan digelar hingga pukul 18.00 WIB. Dari atas mobil komando, buruh berorasi menyuarakan penolakan kenaikan harga BBM.
MENOLAK KERAS
Sementara itu Presiden KSPI, Said Iqbal mengatakan, aksi dilakukan oleh elemen buruh di 34 provinsi. Dia juga menegaskan seluruh serikat buruh dari berbagai elemen menolak kenaikan harga BBM. "Menolak keras kenaikan harga BBM dikarenakan akan meningkatkan inflasi secara tajam," kata Iqbal.
Menurut Iqbal, Inflasi bisa tembus di angka 6,5 persen. Kondisi ini akan berdampak pada daya beli rakyat kecil.
Iqbal meminta DPR untuk memastikan, mendesak, dan mendorong pemerintah agar harga BBM kembali ke semula. Ditegaskannya, ia akan menentang segala bentuk pencabutan subsidi.
Karena, tingkat upah di kalangan buruh yang tidak naik juga akan berdampak pada banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK). Iqbal menegaskan, bila suara mereka tidak didengar pemerintah maka kalangan buruh akan menggelar aksi-aksi berikutnya. ( Arry/ Oryz)











