- Inovasi Daur Ulang Life Jacket, PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026
- Pelindo Regional 4 Peduli Korban Kebakaran di Makassar, Salurkan Bantuan
- Pelindo Indonesia Network Pendulum Diluncurkan, Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional
- KRI Alamang-644 Tebar Kebaikan, Nelayan Tanjung Balai Asahan Dibagi Sembako dan Cek Kesehatan
- TNI AL dan Tentara Australia Asah Kemampuan, Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo
- Senangnya Bocah-bocah TK Dewi Sartika Wonokromo Naik Tank Amfibi 2 Marinir
- Kapolri Suyudi Temui Panglima TNI di Mabes Cilangkap, Ini yang Dibahas
- Misi Kemanusiaan di Fiji Berakhir Sukses, Satgas Port Visit 2026 Lanjutkan Berlayar ke Solomon
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Menembus Lautan Distribusikan Rp25 Milyar ke Pulau 3T
- Aksi Sosial Lintas Benua, Bakti Kesehatan Satgas Port Visit 2026 Disambut Antusias Masyarakat Fiji
TNI AL Bongkar Peredaran Uang Palsu, Terduga Pelaku Diciduk di Kapal, Barang Bukti Rp66 Juta

Keterangan Gambar : Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten membongkar upaya peredaran uang palsu.Foto: Ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN),BANTEN: Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten membongkar upaya peredaran uang palsu. Terduga pelaku diciduk
di kapal KMP Royce 1, Minggu (23/1/2023) saat hendak menyeberang dari Pelabuhan Merak Banten menuju Pelabuhan Bakauheni.
Satu orang yang ditangkap berinisial MI (35), pria asal Bojonegoro. Pria ini mau menyeberang menggunakan uang palsu.
Baca Lainnya :
- Aceh Hingga Lampung Tersambung Lewat Tol, Erick Thohir: Ini Mimpi Besar Kita0
- Pusat Perikanan Internasional Dibangun di Jembrana Bali, Rp891 Miliar Digelontorkan0
- Catat! Potensi Gelombang 7 Hari Kedepan dan Sebaran Hujan0
- Gunung Anak Krakatau Menggeliat Lagi, Masyarakat Diimbau Waspada0
- TNI AL dan US Navy Chaplain Tukar Pengalaman Soal Membina Mental Prajurit0
Dari tangannya diamankan sejumlah uang palsu pecahan Rp10.000 dengan jumlah 6.600 lembar. Total berjumlah Rp 66.000.000.
Komandan Lanal Banten Kolonel (P) Dedi Komarudin menjelaskan, MI ditangkapnsetelah bertransaksi dibatas kapal penumpang yang akan berlayar dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni Lampung.
"Peredaran uang palsu ini bisa kita amankan. Di sini ada barang bukti 6.600 lembar. Kalau ini uang beneran nilainya R66 juta. Pelaku baru satu orang, nantinakan ditindaklanjuti kepolisian," ungkap Dedi.
Kasus ini selanjutnya dilimpahkan ke Polres Cilegon untuk ditindaklanjuti. Kasat Reskrim Polres Banten, AKP Mochamad Nandar mengatakan kasus ini akan terus dikembangkan. Polisi akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap jaringannya. (Arry/Oryza)











