- KKP Mulai Bangun Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu, Nilai Investasi Rp7,2 T
- Tug Boat dan Tongkang Angkut Nikel Diamankan KRI Hampala-880 di Teluk Weda
- Kapal Cepat Rudal KRI Surik-645 Tangkap Tug Boat Bawa Solar Ilegal
- Mudik Gratis 2026 Bersama PELNI Dibuka, Buruan Daftar
- Mudik Lebaran 2026, Diskon Tiket Kapal PELNI Hingga 30% Sudah Dibuka
- Kasal Resmikan SPPG Puspomal, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
- Kepulauan Tersembunyi di Beranda Nusantara, Rumah Nyaman Biota Laut yang Harus Dijaga
- Revitalisasi Pasar Baru Harus Padukan Nilai Kesejarahan, Keberagaman, dan Kekinian
- Tiga Bulan, KKP Ekspor 1.852 Kontainer Udang Bersertifikat Bebas Cesium ke AS
- KKP: Bisnis Rantai Dingin di Lokasi KNMP Dikelola Profesional
Tingkatkan Kualitas Layanan, Pelabuhan Sunda Kelapa Didorong Terapkan Digitalisasi PTOS-M

Keterangan Gambar : GM Regional 2 Sunda Kelapa, Agus Edi Santoso bersama KSOP Sunda Kelapa melaksanakan rapat koordinasi di Jakarta, Senin (6/11/2023). Foto: Humas Pelindo Regional 2 Pelabuhan Sunda Kelapa
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Kepala KSOP Kelas III Sunda Kelapa, Aries Wibowo menekankan pentingnya peningkatan kinerja dan penataan Pelabuhan Sunda Kelapa. Peningkatan kualitas dan pelayanan tersebut salah satunya dengan digitalisasi PTOS-M.
Terkait dengan peningkatan kinerja dan penataan Sunda Kelapa, GM Regional 2 Sunda Kelapa, Agus Edi Santoso bersama KSOP Sunda Kelapa melaksanakan rapat koordinasi di Jakarta, Senin (6/11/2023).
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Pelindo Regional 4 Survei Kepuasan Pelanggan0
- Pengguna Jasa Wajib Paham Peraturan Kepelabuhanan, KSOP Banten Gelar Sosialisasi0
- Lokomotif Ekonomi, Pelindo Regional 4 Catat Pertumbuhan Ekspor Positif0
- Pelindo Solusi Logistik Fokus Efisiensi Lewat Pemurnian Bisnis0
- Exercise Keamanan Fasilitas Pelabuhan, Penyusup di TTL dan TPS, Perusak CCTV Dibekuk0
Kepala KSOP Kelas III Sunda Kelapa, Aries Wibowo dalam sambutannya mengatakan kegiatan rapat koordinasi dan evaluasi teknis tersebut sangat penting dilaksanakan. Rakor itu menjadi evaluasi dalam rangka peningkatan kinerja dan penataan di Pelabuhan Sunda Kelapa.
Selain itu rakor tersebut juga untuk mendukung dilakukannya kolaborasi peningkatan pelayanan dan pemenuhan fasilitas serta diterapkannya sistem digitalisasi. “Hal ini sesuai dengan peran otoritas pelabuhan dalam meningkatkan layanan dan keamanan,” kata Aries.
Sementara itu, Agus Edi Santoso dalam kesempatan itu membahas program serta rencana peningkatan kualitas dan pelayanan, salah satunya dengan digitalisasi PTOS-M.
Aplikasi Pelindo Terminal Operation System – Multipurpose (PTOS-M) adalah aplikasi yang membantu operator terminal dalam mengelola berbagai kargo umum, curah cair, dan curah kering mulai dari perencanaan, pengoperasian, pemantauan, hingga pelaporan.
Agus mengatakan, Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan salah pintu pelabuhan yang melayani kepulauan kecil dan terluar yang cukup ramai yang letaknya berada di Jakarta.
"Oleh karenanya dianggap perlu untuk dilakukan penataan demi memberikan kenyamanan kepada pengguna jasa. Untuk itu, dengan kolaborasi ini kita lakukan evaluasi dan sinkronisasi upaya-upaya peningkatan baik sarana maupun prasarana pendukung,” ucap Agus.
Ia menilai, Sunda Kelapa selain berada di Ibukota Jakarta, juga merupakan pusat perdagangan dan pusat distribusi daerah kepulauan Sumatera, Riau, Bangka Belitung dan Kalimantan Barat. Sunda Kelapa juga menjadi penopang pembangunan serta perekonomian kepulauan kecil dan daerah terluar lainnya.
“Ditambah Pelabuhan Sunda Kelapa berdekatan dengan kawasan Kota Tua yang merupakan heritage bersejarah sebagai destinasi wisatawan mancanegara. Banyak tamu dari luar negeri yang akan datang berwisata dan melihat pelayaran rakyat. Sudah selayaknya kita percantik dengan pembenahan akses, fasilitas yang dilengkapi tempat parkir yang memadai untuk menampung jumlah kendaraan pengangkutan barang dan wisatawan yang masuk,” urai Agus.
Selain itu, Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa juga diamanatkan untuk melakukan transformasi layanan dan upaya percepatan digitalisasi. Karenanya Agus juga menyarankan untuk menggunakan atau pemanfaatan teknologi digitalisasi untuk mempermudah dan transparansi.
“Selain mempermudah pengguna jasa untuk melakukan kegiatan kepelabuhanan, melalui transformasi ini sistem pendataan barang akan tercatat dan transparan. Hal ini akan membantu menumbuhkan ekosistem bisnis bagi daerah kepulauan yang jadi tujuannya ,” pungkasnya. (Arry/Oryza)
GM Regional 2 Sunda Kelapa, Agus Edi Santoso bersama KSOP Sunda Kelapa melaksanakan rapat koordinasi di Jakarta, Senin (6/11/2023). Foto: Humas Pelindo Regional 2 Pelabuhan Sunda Kelapa











