- Pelindo Regional 2 Pelabuhan Ciwandan Uji Sandar Kapal, Persiapan Hadapi Mudik Lebaran 2026
- Mudik Gratis IPC TPK Bersama Pelindo Group Aman dan Nyaman
- Semangat Ramadhan IPC TPK Bagi 1600 Takjil di Pelabuhan
- Kejurnas Karate Kasal Cup V-2026 Digelar, TNI AL Ajak Petarung dan Karateka Muda Daftar
- Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Daya Saing Industri Nasional dan Global, Segini Target 2026
- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
Sinergitas Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia dengan Bunda Indah, Perjuangkan 3 Masalah Krusial

Keterangan Gambar : Bunda Indah bersama Anggota Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI). Foto. Dok.RKLA
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (AKSI) melakukan kunjungan dan silaturrahim ke Kantor DPP Rumah Komunikas Lintas Agama (RKLA) di kawasan Jakarta Selatan, Senin, 12 Desember 2022.
Rombongan AKSI dipimpin langsung oleh Ketua Umum, Irawadi dan Sekjen H. Heru Nurcahyo, S.IP. Irawadi menyebutkan, maksud kunjungan tersebut. Pertama, silaturrahim. Dan yang kedua AKSI berharap dapat membangun sinergitas dan kolaborasi dengan DPP RKLA.
Dalam kesempatan yang sama, Heru Nurcahyo sebagai Sekjen AKSI menyampaikan bahwa dalam konteks sinergi dan kolaborasi inilah ada 3 hal yang sedang di perjuangan oleh asosiasi ini.
Baca Lainnya :
- Wakasal Tantang PT CMS Bangun Kapal Hemat Bahan Bakar0
- 7 Pelabuhan Raih Rapor Hijau, Ini Rinciannya0
- Ribuan Warga Antre Salami Pengantin Kaesang-Erina, Ada Ridwan Kamil dan Anies Baswedan 0
- Seru...Pertemuan Jurnalis Senior Mabes Polri dan Metro Jaya0
- Jaga Stabilitas Keamanan Maritim, TNI AL Perkuat Kerja Sama Militer dengan AL Filipina 0

Pertama, tentang lama masa jabatan Kepala Daerah. Semula masa jabatan Kades adalah 6 tahun, selama 3 periode maksimal. AKSI mengusulkan agar masa jabatan Kades menjadi 9 tahun dan hanya bisa dipilih 2 periode maksimal.
Kedua pemanfaatan dana desa agsr dapat dialokasikan berdasarkan hasil musrenbang desa. Sehingga nilai manfaatnya sesuai dengan harapan masyarakat desa. Dan yang ketiga, apabila seorang Kades maju dalam pileg atau pilkada, yang bersangkutan tidak perlu mengundurkan diri, cukup cuti saja.
Memanggapi hal tersebut, Ketua Umum DPP RKLA, Hj. Bunda Indah menyambut baik dan sangat mengapresiasi perjuangan para Kades yang tergabung dalam AKSI.
KEMASLAHATAN MASYARAKAT
Bunda menekankan bahwa yang harus menjadi ruh dari perjuangan para Kepala Desa ini adalah kemaslahatan bagi masyarakat desa. "Jangan khianati kepercayaan yang sudah rakyat berikan, jadilah pemimpin yang amanah serta senantiasa berlandaskan akhlakul karimah," nasihat Bunda Indah kepada 70 Kepala Desa anggota AKSI mewakili 10 Provinsi yang turut hadir.

Bunda Indah berkomitmen akan membantu dan memfasilitasi agar aspirasi para Kepala Daerah ini dapat sampai kepada Pemerintah. Sehingga 3 point rekomendasi dari DPP AKSI mendapat perhatian serius, dan menjadi kebijakan yang legitimit.
Aspirasi ini juga akan diteruskan kepada pejabat yang kompeten. "Kalau perlu kita sampaikan ini ke Presiden Jokowi. Toh ini untuk kemaslatan rakyat Indonesia," tutur Bunda Indah.
Di akhir acara, karena komitmen Bunda Indah yang demikian tinggi terhadap perjuangan Kepala Desa dan masyarakat Desa, Ketua Umum AKSI menawarkan secara langsung agar berkenan menjadi Ketua Penasehat DPP Asosiasi Kepala Daerah Seluruh Indonesia (AKSI).
Dengan nada bersemangat Bunda Indah menerima tawaran tersebut, sontak seluruh Kepala Desa yang juga hadir menyambut ucapan Alhamdulillah dan dengan teriakan "Hidup Desa, Merdeka!" ( Arry/Oryza)











