- Buntut Ucapan Lu Punya Otak Nggak, PWI Seret Hotman Paris ke Jalur Hukum
- Sentil Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat: Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
- Dikejar TNI AL, Mafia Internasional Buang Tas Isi Liqiuid Vape Yakuza ke Laut
- Bangun Budaya Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Bagikan 150 Life Jacket ke Nelayan
- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
Selam Militer, TNI AL dan Korea Navy Lacak Black Box di Perairan Kepulauan Seribu

Keterangan Gambar : TNI Angkatan Laut bersama Republic of Korea Navy (ROKN) melaksanakan Field Training Exercise (FTX) Black Box Search di perairan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Rabu (5/11/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: TNI Angkatan Laut bersama Republic of Korea Navy (ROKN) melaksanakan Field Training Exercise (FTX) Black Box Search di perairan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Rabu (5/11/2025).
Dalam.siaran resmi TNI AL disebutkan, kegiatan ini digelar dalam rangka memperkuat kemampuan penyelaman militer serta meningkatkan kerja sama bilateral di bidang maritim.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Latihan Bersama (Latma) Dive Exercise (DIVEX) 2025, yang melibatkan 16 personel ROK Navy dan 66 personel TNI AL dari berbagai satuan, antara lain Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada I, Dinas Kesehatan (Diskes) Koarmada I, Komando Latihan (Kolat) Koarmada I, serta Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal).
Baca Lainnya :
- Beasiswa Pendidikan KKP, Solusi Membantu Pengentasan Kemiskinan di Pesisir0
- KKP Luncurkan RAN Pengelolaan Perikanan Skala Kecil, Dongkrak Ekonomi Nelayan0
- Bangun Karakter dan Wawasan Bahari, 500 Mahasiswa Ikuti Sailing Camp Berlayar Bersama TNI AL0
- Punya Cita Rasa Khas, Udang Indonesia Kembali Diserap Pasar AS, Ekspor Triwulan III Naik 16,3 Persen0
- Indonesia Melangkah Jadi Pencipta Inovasi Kelautan, KKP Gandeng Tiongkok Kembangkan SDM0
Latihan difokuskan pada pencarian dan evakuasi black box di bawah laut dengan menerapkan teknik penyelaman gabungan, penggunaan peralatan selam modern, serta prosedur taktis penyelamatan sesuai standar internasional.
Pelaksanaan FTX ini menjadi sarana penting dalam menguji kemampuan, profesionalisme, dan interoperabilitas antara penyelam TNI AL dan ROK Navy. Selain itu, kegiatan tersebut turut mempererat hubungan kerja sama pertahanan laut kedua negara dalam mendukung stabilitas dan keamanan maritim di kawasan Indo-Pasifik. (Bow/Mar)











