- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara
- IPC Terminal Petikemas Dukung TNI AL Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau Bodong di Priok
- TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau di Tanjung Priok
- PT Pelabuhan Tanjung Priok Torehkan Prestasi, Raih Gold Award di LCAP 2024/25 Vision Awards
- Penyelundupan 40 Ton Solar di Natuna Digagalkan TNI AL, Modus Angkut Cumi 50 Kg, ABK Pakai Narkoba
Selam Militer, TNI AL dan Korea Navy Lacak Black Box di Perairan Kepulauan Seribu

Keterangan Gambar : TNI Angkatan Laut bersama Republic of Korea Navy (ROKN) melaksanakan Field Training Exercise (FTX) Black Box Search di perairan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Rabu (5/11/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: TNI Angkatan Laut bersama Republic of Korea Navy (ROKN) melaksanakan Field Training Exercise (FTX) Black Box Search di perairan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Rabu (5/11/2025).
Dalam.siaran resmi TNI AL disebutkan, kegiatan ini digelar dalam rangka memperkuat kemampuan penyelaman militer serta meningkatkan kerja sama bilateral di bidang maritim.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Latihan Bersama (Latma) Dive Exercise (DIVEX) 2025, yang melibatkan 16 personel ROK Navy dan 66 personel TNI AL dari berbagai satuan, antara lain Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada I, Dinas Kesehatan (Diskes) Koarmada I, Komando Latihan (Kolat) Koarmada I, serta Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal).
Baca Lainnya :
- Beasiswa Pendidikan KKP, Solusi Membantu Pengentasan Kemiskinan di Pesisir0
- KKP Luncurkan RAN Pengelolaan Perikanan Skala Kecil, Dongkrak Ekonomi Nelayan0
- Bangun Karakter dan Wawasan Bahari, 500 Mahasiswa Ikuti Sailing Camp Berlayar Bersama TNI AL0
- Punya Cita Rasa Khas, Udang Indonesia Kembali Diserap Pasar AS, Ekspor Triwulan III Naik 16,3 Persen0
- Indonesia Melangkah Jadi Pencipta Inovasi Kelautan, KKP Gandeng Tiongkok Kembangkan SDM0
Latihan difokuskan pada pencarian dan evakuasi black box di bawah laut dengan menerapkan teknik penyelaman gabungan, penggunaan peralatan selam modern, serta prosedur taktis penyelamatan sesuai standar internasional.
Pelaksanaan FTX ini menjadi sarana penting dalam menguji kemampuan, profesionalisme, dan interoperabilitas antara penyelam TNI AL dan ROK Navy. Selain itu, kegiatan tersebut turut mempererat hubungan kerja sama pertahanan laut kedua negara dalam mendukung stabilitas dan keamanan maritim di kawasan Indo-Pasifik. (Bow/Mar)











