- Kemnaker dan PT PKSS Perluas Akses Kesempatan Kerja
- Tegakkan Hukum di Laut, Kemenhub Cetak PPNS Pelayaran Profesional dan Berintegritas
- TNI AL Edukasi Masyarakat Cegah Karhutla di Mempawah dan Kubu Raya
- Indonesia - Australia Kolaborasi Kembangkan Budidaya Perikanan Tematik di Pedesaan
- TNI AL Gagalkan Penyelundupan PMI Ilegal dan WNA Bangladesh di Perairan Indonesia
- Diikuti 12.128 Peserta, Kemnaker Mulai Gelar Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Pulau Damer: Kas Keliling, Edukasi Kebangsaan dan Bakti Kesehatan
- TNI AL Gelar Kompetisi Menembak Fun Shooting Diikuti 29 Negara, Ini Juaranya
- Apel Saka Bahari 2026, Membentuk Generasi Muda Bervisi Maritim, Tangguh, Siap Hadapi Disrupsi
- Perkuat Konektivitas Antarpulau, Pelindo dan AMANAIR Jajaki Layanan Seaplane
Sah! BIMA Kini Anak Perusahaan SPMJ, Ini Bisnis yang Dikelola

Keterangan Gambar : PT Pelindo Jasa Maritim, Subholding dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melakukan penandatanganan perikatan pembelian saham PT Berkah Mesin Industri Angkat (BIMA) setelah resmi menjadi anak usahanya.Foto; Dok.PT.PJM
Indonesiamaritimenews. com (IMN), JAKARTA: PT Pelindo Jasa Maritim, Subholding dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melakukan penandatanganan perikatan pembelian saham PT Berkah Mesin Industri Angkat (BIMA) setelah resmi menjadi anak usahanya.l
Hal tersebut dilakukan oleh Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM) dengan PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI) pada Senin, 2 Oktober bertempat di Pelindo Tower, Jakarta. Aksi korporasi ini merupakan implementasi dari pemurnian bisnis yang dilakukan oleh Pelindo terhadap anak perusahaan dan Perusahaan terafiliasi (cucu dan cicit Perusahaan Pelindo Group).
Direktur Utama PT Pelindo Jasa Maritim, Prasetyadi bersama Plt. Direktur Utama PT Berlian Jasa Terminal Indonesia, Sarjono menandatangani perjanjian perikatan jual beli tersebut. Penandatanganan disaksikan oleh perwakilan PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Fahrus Salam selaku Group Head Manajemen Portofolio Anak Perusahaan Pelindo.
Baca Lainnya :
- Sah! 16 BUMN Dapat Suntikan Dana PMN, Ini Daftarnya0
- Hari Pelindo 2023, Donor Darah di Pelabuhan Terbanyak Raih Rekor MURI0
- Catatan 2 Tahun Merger Pelindo, Peluncuran PTOS-M hingga Digitalisasi Pelabuhan0
- Excellence Award 2023 Perhutani Boyong 4 Penghargaan GRC & Performance0
- Erick Thohir Tunjuk Wakapolri Komjen Agus Andrianto Jabat Wakil Komut PT Pindad0
Dengan demikian penyertaan modal melalui pengambilalihan saham BIMA sebanyak 20.245 lembar saham atau 90 persen yang sebelumnya dimiliki oleh BJTI, telah diserahkan ke SPJM. Struktur kepemilikan saham PT BIMA saat ini adalah 90% dimiliki oleh SPJM, dan 10% atau setara dengan 2.250 lembar saham dimiliki oleh Koperasi Pegawai Pelabuhan Indonesia.
“Dengan penandatanganan ini, menandai milestone penting bagi SPJM, dimana kami bisa melakukan aksi korporasi yang pertama, dimana BIMA secara resmi menjadi anak perusahaan bagi SPJM," kata Direktur Utama PT Pelindo Jasa Maritim, Prasetyadi.
Denggabungan BIMA ini nantinya akan menjadi penggerak dan pengelolaan pemeliharaan peralatan yang tersebar di regional 1, regional 2, regional 3, dan regional 4. Prasetyadi meminta dukungan dari seluruh komisaris, direksi dan jajaran BIMA untuk bersama-sama mewujudkan hal tersebut.
Sementara itu Plt Direktur BIMA, Vitus Satoto Putro Bekti Widianto mengatakan, perubahan tersebut cukup mendasar. "Ini adalah perubahan yang cukup mendasar bagi BIMA dan memang masih banyak hal besar yang harus kami lakukan terkait dengan pemurnian bisnis, semoga ke depan semua.”
Sebagaimana diketahui sebelumnya, BIMA adalah anak perusahaan milik PT Berlian Jasa Terminal Indonesia yang berdiri pada tahun 2015, yang bergerak di bidang pemeliharaan dan peralatan pelabuhan, proyek mekanikal, elektrikal dan pekerjaan sipil.
Sedangkan SPJM merupakan subholding Pelindo yang dibentuk pada 1 Oktober 2021. SPJM saat ini mengelola 6 anak perusahaan yaitu PT Jasa Armada Indonesia Tbk., PT Pelindo Marine Service, PT Equiport Inti Indonesia, PT Jasa Peralatan Pelabuhan, PT Energi Pelabuhan Indonesia, dan PT Pengerukan Indonesia. SPJM juga memiliki 3 cucu perusahaan yaitu PT Alur Pelayaran Barat Surabaya, PT Berkah Multi Cargo, dan PT Pelindo Energi Logistik. (Riz/Oryza)











