- Diikuti 12.128 Peserta, Kemnaker Mulai Gelar Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Pulau Damer: Kas Keliling, Edukasi Kebangsaan dan Bakti Kesehatan
- TNI AL Gelar Kompetisi Menembak Fun Shooting Diikuti 29 Negara, Ini Juaranya
- Apel Saka Bahari 2026, Membentuk Generasi Muda Bervisi Maritim, Tangguh, Siap Hadapi Disrupsi
- Perkuat Konektivitas Antarpulau, Pelindo dan AMANAIR Jajaki Layanan Seaplane
- KKP Jemput Bola Bantu Urus Izin Usaha Perikanan Tangkap di Kampung Nelayan Merah Putih
- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
Program Induk Udang Unggul NuSa Dewa Siap Topang Target Produksi Nasional 2 Ton Tahun 2024

Keterangan Gambar : Foto: dok. KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN),KARANGASEM - Program induk udang vaname unggul Nusa Dewa yang diluncurkan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono pada tahun lalu, menunjukkan progres cukup signifikan. Program inj siap menopang peningkatan produksi udang nasional.
Hal ini terungkap dalam kunjungan kembali Menteri Trenggono ke Balai Produksi Induk Udang Unggul dan Kekerangan (BPIU2K) di Karangasem, Bali, (24/1/2023). Di unit pelaksana teknis (UPT) Ditjen Perikanan Budidaya inilah program induk udang unggul dijalankan.
"Ini kali kedua saya ke sini untuk memastikan dan saya surprise ternyata bukan hanya udang yang semakin baik pembangunannya atau risetnya, tapi juga ada abalone yang sudah bisa dikembangkan yang menurut saya ini satu potensi ekonomi yang bisa dilakukan masyarakat," kata Trenggono dalam keterangan tertulis, Rabu (25/1/2023).
Baca Lainnya :
- Ikan Paus Mati Terdampar di Bali, Dikuburkan Menggunakan Alat Berat0
- Lieus Sungkharisma Meninggal Dunia, Fadli Zon: Aktivis yang Berani Bicara dan Bersikap0
- Komitmen David P Sirait Dirut IPC TPK: Terus Melakukan Inovasi dan Terobosan 0
- Kinerja Operasional dan Keuangan IPC TPK Tahun 2022 Meningkat.0
- Sah Menjadi Warga Kehormatan Korps Marinir TNI AL, Puan Maharani: Bangga Banget0
Progres program yang diluncurkan pada Oktober 2022 tersebut menunjukkan tingkat produktivitas yang baik melalui program induk udang unggul NuSa Dewa berdasarkan hasil uji performa multilokasi.
Selain induk udang, yang menjadi concernnya juga adalah soal pakan. Pengembangan terus dilakukan melalui balai-balai budidaya KKP untuk mendorong kemandirian perikanan budidaya di dalam negeri mulai dari induk, pakan, serta teknologi pendukung produktivitas lainnya.
"Jadi bukan hanya soal pembesarannya saja atau produksinya saja, tapi juga bagaimana pakan yang paling penting. Bagaimana membangun induk yang baik sampai akhirnya kita memiliki kemandirian," bebernya.
SINERGI
Trenggono mengajak pemerintah daerah bersinergi mengembangkan budidaya udang karena nilai jualnya tinggi di pasar lokal maupun global. Pemerintah menargetkan produksi udang nasional 2 juta ton pada tahun 2024.
"Saya tadi juga sudah bicara sama pak wakil bupati, dan kepala dinas provinsi dan kabupaten untuk karena nilai ekonominya tinggi sekali, dan permintaannya juga bagus bukan hanya lokal tapi juga nasional. Ini yang bisa kita kembangkan," pungkasnya.
Dalam kunjungan kerja tersebut Menteri Trenggono didampingi Wakil Bupati Karang Asem I Wayan Artha Dipa dan Dirjen Perikanan Budidaya KKP, Tb Haeru Rahayu. (Ted/Oryza)











