- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
Prajurit Kolinlamil Harus Jadi Contoh Sikap Hidup Sederhana, Jangan Ikuti Hedonisme

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Hukum Kolinlamil Kolonel Laut (KH/W) Roslin Panjaitan mengingatkan prajurit untuk menerapkan hidup sederhana. Foto: Dispen Kolinlamil
Indonesiamaritimenews.com (IMN)JAKARTA: Kepala Dinas Hukum Kolinlamil Kolonel Laut (KH/W) Roslin Panjaitan mengingatkan prajurit untuk menerapkan hidup sederhana. Ia menyampaikan, saat ini masyarakat menyoroti gaya hidup mewah (hedonisme) serta pamer barang-barang mewah (flexing).
Hal ini disampaikan Kolonel Laut Roslin Panjaitan saat bertindak sebagai penerima apel sekaligus memimpin upacara penaikan bendera pada awal bulan April 2023 jajaran Mako Kolinlamil di lapangan Moeljono Silam, Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (3/4/2023).
Hedonisme merupakan pandangan yang menganggap kesenangan dan kenikmatan materi sebagai tujuan utama dalam hidup, namun belakangan ini makna tersebut lebih diartikan kepada hidup berfoya-foya atau pamer harta kekayaan.
Baca Lainnya :
- Yuk...Lihat Persiapan Prajurit TNI AL KRI Bima Suci Akan Keliling Dunia Besok 0
- Safari Ramadhan TNI AL Tinjau Potensi Maritim Sekatung dan Satgas Marinir Amankan Pulau Terluar0
- Antisipasi Pemudik Membludak, Kolinlamil Siap Terlibat Angkutan Lebaran0
- Kesiapan Kendaraan Dinas Berperan Penting Pergeseran dan Keselamatan Prajurit 0
- Mudik Lebaran Moncer, Pelindo Regional 2 Siapkan 7 Terminal Penumpang dan 2 Pelabuhan Tambahan 0
Dari berita-berita yang ada di media cetak, media elektronik maupun media sosial cukup banyak kasus flexing yang melibatkan pejabat negara maupun keluarganya. Gaya hidup hedonis akhirnya menimbulkan kecemburuan sosial yang berujung pada permasalahan hukum. Hal tersebut tentunya akan merugikan pribadi yang bersangkutan dan juga menimbulkan citra negatif bagi satuan atau institusi dimana ia bekerja.
“Sesuai arahan Panglima Kolinlamil Laksda TNI Yayan Sofiyan seluruh prajurit dan PNS jajaran Kolinlamil agar menerapkan gaya hidup yang sederhana dengan tidak mengikuti hawa nafsu hedonisme karena selaku prajurit TNI, sejak awal pendidikan kita telah dibekali dengan pedoman bagi prajurit yang salah satunya adalah 8 wajib TNI pada butir kelima yaitu senantiasa menjadi contoh dalam sikap dan kesederhanaannya.” ujar Kadiskum Kolinlamil.
Meneruskan instruksi dari Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, Kadiskum Kolinlamil menambahkan bahwa tahun ini merupakan tahun politik. Tentunya dalam menyikapi Pemilu, TNI harus netral, tidak mempunyai hak memilih atau yang lebih dikenal dengan netralitas TNI.
TNI tidak boleh berpihak, tidak ikut serta serta tidak melibatkan diri dalam politik praktis. Sebelum mengakhiri amanatnya, kembali Kadiskum Kolinlamil mengingatkan kepada seluruh prajurit dan PNS Kolinlamil untuk menghindari perbuatan-perbuatan yang masuk dalam kategori Tindak Pidana, baik yang diatur dalam KUHP maupun KUHPM. (Arry/Oryza)











