- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Peta Jalan Pelindo Terminal Petikemas, Targetkan 2025 Aktif di Perdagangan Global

Keterangan Gambar : Terminal Petikemas Surabaya, Foto: Property of indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.xom ( IMN),JAKARTA: - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) telah membuat peta jalan atau roadmap sampai 2025 untuk mewujudkan misi menjadi pemain kelas dunia. Pada 2025, Pelindo Terminal Petikemas diharapkan ikut aktif dalam jaringan perdagangan global.
“SPTP menargetkan pada 2023-2024 sudah mampu memiliki performa yang selaras dengan pemain regional, menjalin berbagai kerja sama untuk ekspansi, serta mengembangkan kapasitas dan meningkatkan kehadiran transhipment internasional,” kata Direktur Utama PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), Muhammad Adji dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Adji menjelaskan, pada 2022, SPTP fokus pada lima area yakni: standardisasi operasi terminal peti kemas, digitalisasi dan sistematisasi operasi terminal peti kemas, pengembangan pelabuhan melalui kerja sama strategis, optimalisasi hub (pelabuhan utama) dan spoke (pelabuhan pengumpan), serta key account management yang terintegrasi.
Baca Lainnya :
- Luncurkan 11 Mobil ETLE, Kapolda Metro: Hukum Tidak Pandang Bulu di Jalan Raya0
- Ganja Aceh 1,3 Ton Gagal Dipasok ke Jakarta, Sindikat Digulung di Medan0
- TNI AL Latihan Bersama Force Integration dengan US Navy dan US Marine Corps0
- Indonesia Masuk 20 Besar Performa Pelabuhan Terbaik di Dunia0
- Satgas TNI AL Peduli Cianjur Kembali Temukan Korban Gempa0
Dalam kurun 2023-2024, SPTP akan fokus pada optimalisasi aset, dan sejumlah inisiatif strategis. Seperti eksplorasi pengembangan pelabuhan transhipment internasional, pengembangan bisnis terminal peti kemas melalui kontainerisasi komoditas, serta penyelenggaraan dan pengembangan pelabuhan milik kementerian atau lembaga.
PERDAGANGAN GLOBAL
Pada 2025, Pelindo Terminal Petikemas diharapkan ikut aktif dalam jaringan perdagangan global. Pada tahap ini yang menjadi fokus inisiatif strategis SPTP adalah melakukan ekspansi regional peti kemas melalui investasi, mengupayakan penataan berkelanjutan di pelabuhan, serta modernisasi peralatan dan infrastruktur pelabuhan.
“Target kami adalah menunjukkan kemampuan perusahaan kelas dunia yang konsisten, persiapan untuk investasi yang agresif guna mencapai pertumbuhan di masa mendatang, dan kehadiran SPTP di pasar transhipment internasional,” unvkap Adji.
Seperti diketahui, SPTP merupakan satu dari empat subholding yang dibentuk Pelindo pascamerger pada 1 Oktober 2021 lalu. Tiga subholding lainnya adalah PT Pelindo Multi Terminal, PT Pelindo Solusi Logistik, dan PT Pelindo Jasa Maritim.
Saat ini SPTP mengelola 15 terminal peti kemas. Masih ada beberapa cabang Pelindo yang akan dioperasikan oleh SPTP pada rentang waktu 2023-2025.
Selain itu subholding ini juga mengelola 12 terminal lainnya melalui tujuh anak perusahaan yaitu: PT Terminal Petikemas Surabaya, PT Berlian Jasa Terminal Indonesia, PT IPC Terminal Peti Kemas, PT Terminal Teluk Lamong, PT Kaltim Kariangau Terminal, PT Prima Multi Terminal, dan PT Prima Terminal Petikemas. (Arry/ Oryza)











