- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
- Mengapa Perencanaan Pelabuhan Selalu Berjalan Tidak Sempurna ?
- Presiden Prabowo Pamit dari Ketua Umum IPSI: Seorang Pendekar adalah Sampai Nafas Terakhir
- Hasil Survei Kepuasan Publik: ASDP Sukses Kelola Mudik Lebaran 2026
- ASDP Perkuat Layanan dan Konektivitas Tarakan–Sebawang, Berikut Daftar Tarif Setelah Penyesuaian
- Upaya Penyelundupan Ballpress Jaringan Lintas Negara Dibongkar TNI AL di Tarakan
- Munas IKANAS 2026 Berjalan Alot, H. Saipullah Nasution Terpilih Kembali Ketua Umum
Perkuat Distribusi Logistik Nasional, Pelni Ajak Pengusaha Ekspedisi Pahami Aplikasi SITOLAUT

Keterangan Gambar : Pelni menggelar kegiatan peningkatan pemahaman aplikasi SITOLAUT. Foto: Pelni
Indonesiamaritimenews.com (IMN),BOGOR: PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menggelar kegiatan peningkatan pemahaman aplikasi SITOLAUT dalam upaya memperkuat kualitas distribusi logistik nasional.
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini bertujuan untuk memberikan wawasan lebih mendalam kepada para stakeholder tentang manfaat dan fungsi SITOLAUT, sekaligus mendorong masukan konstruktif guna perbaikan aplikasi di masa depan.
Baca Lainnya :
- Pesona Singkil-Aceh, ASDP Ajak Naik Ferry Jelajahi Gerbang Destinasi Wisata0
- Ini Pencapaian Pelindo Terminal Petikemas Tahun 2024,Arus Petikemas Ekspor Tumbuh 10,58 %0
- Pelindo Solusi Logistik Dukung Penyediaan Alat Pemindai Kontainer di Pelabuhan Tanjung Perak0
- Pelindo Tebar 1.000 Rompi Safety ke Sopir JPT, Budayakan Keselamatan Kerja0
- Layanan New Service Perdana IPC TPK 2025 ke Benua Afrika, Jakarta-Djibouti0
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Barang dan Tol Laut PELNI Kokok Susanto, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Dr. Hartanto, perwakilan Kementerian Perhubungan serta lebih dari 200 shipper atau pelaku usaha ekspedisi dari seluruh Indonesia yang terlibat dalam program tol laut.
Aplikasi SITOLAUT hadir sebagai solusi pemerintah untuk memantau dan mengelola distribusi logistik yang terintegrasi, khususnya untuk wilayah 3TP (tertinggal, terdepan, terluar), dengan subsidi program tol laut. Sistem ini dirancang untuk meminimalkan kesenjangan harga kebutuhan pokok di berbagai daerah.
Direktur Barang dan Tol Laut PELNI, Kokok Susanto, menegaskan pentingnya pengembangan berkelanjutan terhadap aplikasi ini. “SITOLAUT tidak hanya menjadi alat bantu transaksi, tetapi juga pilar utama yang mendukung kelancaran distribusi logistik secara efisien dan transparan,” ungkap Kokok dalam keterangan tertulis, Kamis (20/2/2025).
Aplikasi SITOLAUT memungkinkan consignee, shipper, supplier dan operator pelayaran untuk bertransaksi secara transparan, memantau proses pengiriman, menangani pengaduan hingga mengakses laporan distribusi barang secara real-time.
“Kegiatan ini menjadi ruang penting bagi para stakeholder untuk menyampaikan masukan demi pengembangan fitur yang lebih relevan dengan kebutuhan pengguna,” tambah Kokok.
Sebagai BUMN transportasi laut, PELNI terus memainkan peran strategis dalam menjaga konektivitas nasional. Selain melayani angkutan penumpang, PELNI juga aktif dalam distribusi logistik melalui program tol laut sebagai bagian dari komitmennya terhadap pemerataan ekonomi nasional.
Pada tahun 2024, PELNI melayani 8 trayek tol laut dan 32 pelabuhan singgah dengan total produksi mencapai 12.429 TEUs. Sementara pada tahun 2025, trayek penugasan tol laut PELNI tetap berjumlah 8 trayek dengan jumlah pelabuhan singgah meningkat menjadi 33.
Dalam menjalankan penugasan tol laut dari Pemerintah, sebagaimana arahan Kementerian BUMN, PELNI menjalankan operasionalnya secara transparan dan profesional dengan memperhatikan tata kelola perusahaan yang baik. (Arry/Oryza)











