- Buntut Ucapan Lu Punya Otak Nggak, PWI Seret Hotman Paris ke Jalur Hukum
- Sentil Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat: Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
- Dikejar TNI AL, Mafia Internasional Buang Tas Isi Liqiuid Vape Yakuza ke Laut
- Bangun Budaya Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Bagikan 150 Life Jacket ke Nelayan
- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
Penyebab Pesawat Latih Jatuh di BSD Serpong Diselidiki KNKT, Tidak Ada Black Box

Keterangan Gambar : Pesawat latih PK-IFP hancur terjatuh di BSD, Tangerang Selatan. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN(TANGSEL: Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sedang menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat latih nomor registrasi PK-IFP di BSD Tangerang Selatan, yang menewaskan 3 orang. Puing-puing pesawat dibawa ke Pondok Cabe untuk dilakukan investigasi.
Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono yang datang ke lokasi mengatakan, pihaknya mengumpulkan semua serpihan guna kepentingan penyelidikan.
Baca Lainnya :
- Pesawat Cessna Jatuh di Lapangan Sunburst BSD Serpong, 3 Penumpang Tewas0
- Pemuda Galau Diperiksa TNI AL, Bawa Shabu 142 Gram Jaringan Internasional Malaysia0
- Dor, Dor...Kapal Kayu Kepompong Pun Menyerah 4 Pelaku Dibekuk, BBL Rp 46,8 M Disita F1QR 0
- Jasad Korban Banjir Bandang di Sumbar Dievakuasi0
- Ini Kronologis Kebakaran NPCT1, KSOP Priok Buat Langkah & Kebijakan Agar Tak Terulang0
"Kami mencatat tadi ada mesin yang jatuh di sebelah sana terus ada bagian baling-baling yang jatuh di sebelah sini. Semua posisi-posisinya," kata Soerjanto Tjahjono di lokasi kejadian, Minggu (19/5/2024) malam.
Dijelaskannya, posisi-posisi jatuhnya puing pesawat akan dilihat bagaimana sikap pesawat ketika terakhir-terakhir sebelum menabrak pohon. KNKT juga akan mengecek komunikasi terakhir pilot dengan menara pengawas.
Soerjanto juga menyebut pesawat latih PK-IFP yang jatuh itu tidak memiliki black box. Padahal black box adalah komponen penting untuk mengetahui situasi sepanjang pesawat terbang sehingga penyebab kecelakaan bisa diketahui. Tidak ada black box-nya," kata Soerjanto.
Evakuasi puing-puing pesawat dilakukan Minggu malam sekitar pukuln19:50 menggunkan alat berat crane serta truk yang mengangkut serpihan-serpihan pesawat. Sedangkan tiga korban yang tewas masing-masing Capt. Pulu Darmawan (pilot), Capt. Suanda (Co pilot) dan Garid Ahmad (engineer) jenazahnya dibawa ke RS Polri Kramatjati.
PESAWAT LATIH
Diberitakan indonesiamaritimenews.com sebelumnya, pesawat jenis Tecnam P2006 PK-IFP Flying Club jatuh di Lapangan Sunburst BSD, Tangsel, Minggu siang sekitar pukulm14.30.
Juru bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati mengatakan pesawat tersebut bukan dari Sekolah Penerbangan Curug, melainkan dari Indonesia Flying Club.
Pesawat tersebut take off dari Bandara Pondok Cabe sekitar pukul 11.36 WIB dan sempat landing di Bandara Khusus Salakanegara, Pandeglang, Banten. Pesawat Tecnam P2006 PK-IFP itu kembali terbang menuju Bandara Pondok Cabe, namun mengalami insiden teejatuh di BSD.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengungkapkan, beberapa saksi mengaku melihat pesawat tersebut terbang dari arah Barat mengarah Timur yang terbang dengan kondisi oleng atau kehilangan tenaga.
"Saksi sempat melihat satu orang yang berada di pesawat berteriak-teriak meminta tolong. Kemudian tidak berselang lama pesawat Tecnam P2006 PK-IFP Flying Club Pondok Cabe terbang turun ke arah lapangan Sunburst," ungkap Ade Ary.
Pesawat tersebut tidak terkontrol lalu menabrak dahan atau cabang pohon trembesi, kemudian menukik jatuh di pinggir lapangan. Dugaan penyebab kecelakaan ini masih diselidiki oleh KNKT. (Arry/Oryza)











