- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Pelindo Solusi Logistik Gandeng PT PBI Garap Terminal Kijing

Keterangan Gambar : Perluasan bisnis dilakukan SPSL melalui kerjasama dengan PT Pacific Bio Industry (PBI) dalam pemanfaatan lahan Kawasan pendukung Terminal Kijing.Foto: Dok Humas SPSL
Indonesiamaritimenews.comJAKARTA: PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) terus berupaya mempertahankan resiliensi ekonomi 2023. Salah satunya melalui perluasan dan pengembangan bisnis di bidang logistik dan hinterland development.
Perluasan bisnis dilakukan SPSL melalui kerjasama dengan PT Pacific Bio Industry (PBI) dalam pemanfaatan lahan Kawasan pendukung Terminal Kijing. Hal ini sejalan pula dengan staging dalam roadmap SPSL di mana tahun 2023-2024 merupakan fase business expansion.
Direktur Utama SPSL Joko Noerhudha, mengatakan tahun 2023 merupakan tahun yang penuh tantangan, sehingga perlu adanya penguatan yang harus dilakukan oleh berbagai pihak. Sehingga kolaborasi dan sinergi merupakan salah satu kunci dalam menghadapi tantangan tersebut.
Baca Lainnya :
- PT.PTMS Berangkatkan Kapal ke 2 MTT SIBU Rute Belawan- Port Kelang Setiap Minggu0
- Tim Australia Tinjau Sistem Biosecurity Pelabuhan Panjang Lampung0
- 2 Kapal Kandas dan Rusak di Perairan Ketapang, ABK Diselamatkan TNI AL0
- Sejarawan Maritim: Kobarkan Semangat Juang Samudera0
- Cerita Doni Monardo, Diprotes , Teman Temannya0
"Kolaborasi tersebut tentunya akan dapat memberikan dampak positif yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak dan akan menjadi batu loncatan untuk memacu transformasi bisnis menuju kemajuan yang lebih besar dan tetap kompetitif,” kata Joko Noerhudha dalam keterangan resmi dikutip Jumat (17/2/2023).
BANGUN KEMITRAAN
SPSL dan PT PBI melakukan sinergi dalam optimalisasi area pendukung Kawasan Terminal Kijing, membangun kemitraan dan mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan kepelabuhanan. Selain itu pengelolaan logistic cargo milik PT PBI dan potensi bisnis lainnya dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Terminal Kijing merupakan sebuah kawasan logistik terintegrasi dan solusi lengkap untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok produk-produk Kalimantan Barat. Termial Kijing juga memiliki area kawasan pendukung yang dilengkapi fasilitas dan utilitas pendukung untuk menunjang kegiatan perindustrian dan logistik.
Dengan potensi tersebut diharapkan dapat meningkatkan produksi produk-produk Kalimantan Barat. Sehingga ke depan dapat meningkatkan pertumbuhan perdagangan dan perekonomian.
Joko menambahkan, SPSL akan terus melakukan upaya meningkatkan layanan bisnis perusahaan dalam bidang logistik dan hinterland development. Sehingga dapat berkontribusi untuk mendorong integrasi ekosistem dan efisiensi rantai logistik guna mendukung pertumbuhan perdagangan dan ekonomi.
Salah satunya melalui strategi membangun partnership dengan berbagai pelaku di sepanjang value chain logistik dan hinterland. Hal ini untuk menciptakan ekosistem layanan E2E (End to End) terintegrasi kepada para pelanggan dan berbagai mitra strategis.(Arry/Oryza)











