Peduli Lingkungan, SPJM Pelindo Tanam Mangrobe di Pantai Pokko

By Indonesia Maritime News 23 Mei 2023, 10:37:32 WIB Edukasi
Peduli Lingkungan, SPJM Pelindo Tanam Mangrobe di Pantai Pokko

Keterangan Gambar : PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) bersama sejumlah komunitas menanam mangrove di Pantai Pokko, Sulawesi Selatan. Foto: dok. SPJM


Indonesiamaritimenews.comJAKARTA: PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), salah satu subholding Pelindo, berkolaborasi dengan komunitas-komunitas di Sulawesi Selatan menanam 1.000 pohon mangrove, di Pantai Pokko, Kab. Takkar.

Kegiatan ini bertujuan sebagai upaya untuk menyerap emisi karbon, mengingat aktivitas manusia sangat berpengaruh terhadap perubahan iklim. Seperti diketahui, tanaman mangrove dikenal sebagai tanaman yang punya kemampuan tinggi dalam menyerap karbon.

SPJM menyambut baik inisiasi dari komunitas-komunitas yang peduli lingkungan. Sebagai bagian dari keluarga besar BUMN, kegiatan ini menandai langkah nyata Pelindo yang rutin melaksanakan penanaman mangrove di seluruh Indonesia.

Baca Lainnya :

Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Petrick Trobudi Utama Iskandar mengatakan penanaman bibit pohon mangrove dilakukan sebagai kontribusi aktif insan Pelindo dalam mengatasi climate change dan pengurangan emisi karbon. 

"Ke depan kami harapkan ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan untuk memerangi emisi karbon salah satunya dengan menanam lebih banyak lagi mangrove,” kata Tubagus dalam keterangan tertulis dikutip Selasa (23/5/2023).

Kegiatan itu sediri dilaksanakan pada Minggu (21/5). SPJM menyambut baik program yang dilaksanakan oleh Komunitas Pendaki Gunung Indonesia Raya Makassar, Sahabat Gunung 90, dan komunitas lainnya untuk menggelar penanaman mangrove di Pantai Pokko, Takalar Sulawesi Selatan.

Komunitas yang beranggotakan berbagai kalangan ini, bersama karyawan Pelindo Jasa Maritim menanam mangrove di lokasi yang juga berdekatan dengan para petani rumput laut.

“Kami berupaya dan mendorong karyawan untuk turut berkontribusi aktif dalam setiap kegiatan sebagai wujud tanggung jawab sosial dan lingkungan dari SPJM,” sambung Patrick.

Bibit pohon mangrove yang ditanam di lahan seluas 1 Hektare itu diharapkan memberikan dampak positif bagi berkembangnya ekosistem untuk hewan dan tumbuhan, serta bermanfaat dari sisi ekologis dan ekonomi khususnya untuk masyarakat sekitar Pantai Pokko.

Ketua panitia , Sopyan mengatakan, kegiatan ini digelar sebagai upaya untuk membantu melestarikan lingkungan khususnya daerah pesisir, dan sebagai langkah konservatif.

Gerakan ini diharapkan akan mewujudkan lingkungan yang lebih bersih akibat penyerapan polusi udara oleh tanaman mangrove guna mencapai target emisi nol pada 2060 mendatang serta untuk menjawab isu dekarbonasi. (Arry/ORyza)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook