- TTL Sambut Maiden Voyage MV WANTAI,Rutin Setiap Minggu,Perkuat Akses Surabaya-Tiongkok
- Optimisme Masyarakat, Kabupaten Garut Utara Segera Menjadi Prioritas Nasional Otonomi Daerah
- Libur Panjang Aman & Lancar, ASDP Menyeberangkan 804 Ribu Penumpang dan 215 Ribu Kendaraan
- KM Tri Samudra Jaya 69 terbakar, Pos Binpotmar TNI AL Turun Tangan
- KKP Dorong Partisipasi Nelayan, Subjek Utama Pengembangan Kawasan Pesisir Marunda
- Ryamizard Ryacudu Dimakamkan di TMP Kalibata, Menhan Sjafrie Pimpin Upacara
- Presiden Prabowo: Pancasila Landasan Utama Pembangunan Ekonomi Nasional
- Kemandirian Terpaksa Missile City Iran
- KKP Dorong Kontes Arwana Indonesia Mendunia, Menjadi Komunitas Unggulan
- 8 UPI Izin Register, KKP Perlebar Pintu Ekspor Perikanan ke China
Mudik Lebaran 2026, Jumlah Kendaraan Tinggalkan Jakarta Tertinggi Sepanjang Sejarah

Keterangan Gambar : Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho dan Asisten Utama Kapolri bidang Operasi Komjen Fadil Imran. Foto: Polri
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta selama arus mudik Lebaran 2026 disebut tertinggi selama sejarah. Hal ini berdasarkan pantauan Operasi Ketupat 2026 yang digelar Polri.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, mengungkapkan bahwa Operasi Ketupat 2026 mengalami peningkatan arus mudik yang signifikan ketimbang tahun sebelumnya. Volume arus kendaraan yang meninggalkan Jakarta disebut tertinggi selama sejarah.
Baca Lainnya :
- Mudik Naik Kapal Perang TNI AL, 1.447 Pemudik Tiba di Semarang0
- Mudik Naik Kapal Perang TNI AL, 1.447 Pemudik Tiba di Semarang0
- Asyiknya Mudik Lebaran ke Bangka Belitung Naik Kapal Perang TNI AL, Dijamu Buka Puasa dan Sahur0
- Kombes AM Kamal, Dari Operasi DOM Aceh hingga Satgas Damai Papua, Mengabdi untuk Negeri0
- Wisata Golf Baru Milik Keluarga Cendana di Lembah Gunung Salak0
Hal tersebut disampaikan Agus saat mengikuti video conference (vicon) malam takbiran dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (20/3/2026).
"Pada Jumat (20/3) malam tadi kami juga mendapat arahan dari Bapak Kapolri dan sekalian kami melaporkan bahwa arus mudik sudah berlangsung, dan puncak arus mudik adalah tanggal 18 (Maret), di mana puncak arus mudik sejumlah 270.000," jelas Agus.
"Bila dibandingkan dengan tahun lalu, Operasi Ketupat 2025, ada peningkatan 4,26 persen,” sambung dia. Manajemen rekayasa lalu lintas dinilai berjalan optimal melalui penerapan contraflow, one way sepenggal, hingga one way nasional.
“One way nasional atas petunjuk Bapak Kapolri dan Pak Asops, kami melaporkan bahwa Jumat (20/3) siang kami dengan Pak Dirjen juga, atas hasil evaluasi karena traffic-nya sudah landai, sehingga one way nasional arus mudik sudah kita laksanakan pembersihan pada Jumat (20/3) pukul 14.22 WIB,” jelas Agus.
Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh personel di lapangan, termasuk di Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu. Ia berharap kondisi ini dapat terus dipertahankan, sehingga seluruh rangkaian mudik hingga arus balik dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
“Ini tentunya berkat kita semuanya untuk hadir di lapangan, Pospam, Pos Pengamanan, Pos Terpadu. Tentunya ini perlu kita semuanya untuk dipertahankan ke depan,” ucap Agus.
Operasi Ketupat menurut Agus adalah bagaimana petugas hadir di lapangan untuk memastikan bahwa semua perjalanan adalah bahagia. "Semua perjalanan adalah rindu. Rindu pada kampung halaman, rindu pada keluarga, dan kembalinya selamat,” tandas Agus. (Bow/Mar)











