- Momen Haru Presiden Prabowo Cium Balita Anak Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
- Hadapi Tantangan Industri Logistik, Pekerja TTL Ikuti Pelatihan CTO di Terminal Petikemas Berlian
- Pasca Gempa Bumi 7,6 SR, TPK Bitung dan TPK Ternate Kembali Beroperasi
- Pilu, Tangis Keluarga Memeluk Peti Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
- Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia
- 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dapat Santunan Rp1,8 Miliar dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa
- HUT Ke-64 Pasukan Katak Donor Darah dan Bagikan Sembako ke Nelayan
- Kolaborasi Maritim Indonesia–Jepang, KSOP Patimban dan Yokohama City Teken MoU
- Kapal Perang dan 480 Prajurit TNI AL Kawal Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ketapang
- Pengaturan Gate Pass di Tanjung Priok Terkoordinasi Lintas Sektoral, Arus Barang Lancar
LCT CITA XX Terdeteksi di Selat Batam Setelah Dilaporkan Hilang Kontak

Keterangan Gambar : Kapal LCT CITA XX akhirnya terdeteksi berada di Selat Batam setelah dilaporkan sempat hilang kontak.Foto: Ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), Kapal LCT CITA XX akhirnya terdeteksi berada di Selat Batam setelah dilaporkan sempat hilang kontak.
Kapal tersebut terdeteksi dari Posisi AISnya berada di Selat Batam 24 Agustus 2024.
Baca Lainnya :
- Banjir Bandang Ternate Renggut 13 Nyawa, TNI AL dan Tim SAR Gabungan Bergerak Cepat0
- Jelang Puncak Anugerah MHT Award 2024, Tim Diskominfotik Hadiri Proses Penjurian0
- KSOP Cirebon Tangani Kebocoran Kapal Tugboat Malaysia0
- Pemerintah Diminta Bantu Pencarian Kapal LCT CTA XX Hilang Kontak 1 Bulan0
- HUT Ke-79 RI, Pelindo Group Wilayah Makassar Gelar Fun Games Hingga Lomba Tata Lingkungan0
Khoirul Umam Sekjen Corps Alumni Akademi Maritime Cirebon (AMC) menyatakan, " Keberadaan LCT CITA XX yang terdeteksi melalui AISnya berada di Selat Batam, kapal tersebut tidak dinyatakan hilang. Sepertinya deviasi, karena kalau di lihat dari Surat persetujuan berlayarnya kapal tersebut berangkat dari pomako ke Yahukimo, tapi justru deviasi ke Batam, jauh sekali," jelasnya.
Kami sedikit bernafas lega, tambah Umam, karena kapal tersebut terdeteksi dari AISnya, artinya bisa di pastikan kapal tersebut tidak hilang atau karam.
Umam menyatakan, pihaknya memantau terus pergerakan kapal tersebut, mengingat salah satu ABK Kapal tersebut adalah anggota kami atas nama Arief Effendi, ATT III Kepala kamar mesin ( KKM) LCT CITA XX yang sebelumnya di laporkan hilang kontak.
Menurut Umam, dia sudah terhubung dengan owner kapal tersebut. Harapannya, kapal dapat segera di temukan.(Arry/Oryza)











