- Buntut Ucapan Lu Punya Otak Nggak, PWI Seret Hotman Paris ke Jalur Hukum
- Sentil Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat: Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
- Dikejar TNI AL, Mafia Internasional Buang Tas Isi Liqiuid Vape Yakuza ke Laut
- Bangun Budaya Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Bagikan 150 Life Jacket ke Nelayan
- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
LCT CITA XX Terdeteksi di Selat Batam Setelah Dilaporkan Hilang Kontak

Keterangan Gambar : Kapal LCT CITA XX akhirnya terdeteksi berada di Selat Batam setelah dilaporkan sempat hilang kontak.Foto: Ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), Kapal LCT CITA XX akhirnya terdeteksi berada di Selat Batam setelah dilaporkan sempat hilang kontak.
Kapal tersebut terdeteksi dari Posisi AISnya berada di Selat Batam 24 Agustus 2024.
Baca Lainnya :
- Banjir Bandang Ternate Renggut 13 Nyawa, TNI AL dan Tim SAR Gabungan Bergerak Cepat0
- Jelang Puncak Anugerah MHT Award 2024, Tim Diskominfotik Hadiri Proses Penjurian0
- KSOP Cirebon Tangani Kebocoran Kapal Tugboat Malaysia0
- Pemerintah Diminta Bantu Pencarian Kapal LCT CTA XX Hilang Kontak 1 Bulan0
- HUT Ke-79 RI, Pelindo Group Wilayah Makassar Gelar Fun Games Hingga Lomba Tata Lingkungan0
Khoirul Umam Sekjen Corps Alumni Akademi Maritime Cirebon (AMC) menyatakan, " Keberadaan LCT CITA XX yang terdeteksi melalui AISnya berada di Selat Batam, kapal tersebut tidak dinyatakan hilang. Sepertinya deviasi, karena kalau di lihat dari Surat persetujuan berlayarnya kapal tersebut berangkat dari pomako ke Yahukimo, tapi justru deviasi ke Batam, jauh sekali," jelasnya.
Kami sedikit bernafas lega, tambah Umam, karena kapal tersebut terdeteksi dari AISnya, artinya bisa di pastikan kapal tersebut tidak hilang atau karam.
Umam menyatakan, pihaknya memantau terus pergerakan kapal tersebut, mengingat salah satu ABK Kapal tersebut adalah anggota kami atas nama Arief Effendi, ATT III Kepala kamar mesin ( KKM) LCT CITA XX yang sebelumnya di laporkan hilang kontak.
Menurut Umam, dia sudah terhubung dengan owner kapal tersebut. Harapannya, kapal dapat segera di temukan.(Arry/Oryza)











