- KMP Batumandi Tenggelam, Kemenhub dan ASDP Pastikan Pelabuhan Merak Tetap Normal
- Kemenhub dan Jasa Raharja Pastikan Hak Penumpang KMP Batumandi Pascakebakaran di Perairan Merak
- Kejati dan Pelindo Regional 2 Bengkulu MoU, Fondasi Kepastian Hukum Operasional Pelabuhan
- Little Harbour di Pelindo Regional 2, Dermaga Aman untuk si-Kecil, Orang Tua Tenang Bekerja
- Kapal Tanker Global 168 Bawa 1 Ton Ketamine Disergap Polri dan BNN di Selat Malaka
- Security, Security, Security, Akhirnya, KMP Batumandi Terbalik dan Tenggelam
- Permanent Make Up Indonesia Festival 2026, Wamenaker Tekankan Pentingnya Sertifikasi Profesi
- Tuntas Pemadaman KMP Batumandi, Kemenhub Kerahkan KN Trisula P.111 untuk Pendinginan
- IPC TPK Gandeng Mitra Operasional Deklarasi Pelabuhan Bersih Bebas Pungli
- Heboh Lagi Kebakaran Kapal Berbendera Indonesia: Analisis Kasus Kebakaran KMP Batumandi
Pemerintah Diminta Bantu Pencarian Kapal LCT CTA XX Hilang Kontak 1 Bulan

Keterangan Gambar : M. ARIEF EFENDI, ATT III KKM LCT. CITA XX.Foto.Dok.Akademi Maritim Cirebon
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA:Pemerintah diminta membantu pencarian kapal CITA XX Jenis Landingcraft Tank ( LCT) hilang kontak di seputar perairan Timika Papua sejak 14 Juki 2024.
Kapal Jenis LCT tersebut lepas tambat dari Pomako, Timika pada tanggal 14 Juli 2024 dengan Tujuan Pelabuhan Yahukimo. Surat Persetujuan berlayar ( SPB) Yang di terbitkan dari KPP Kelas II Pomako harusnya kapal ETA 4 Hari, tapi hingga saat ini 18/8/2024 di belum tiba di Pelabuhan Tujuan Yahukimo.
Baca Lainnya :
- HUT Ke-79 RI, Pelindo Group Wilayah Makassar Gelar Fun Games Hingga Lomba Tata Lingkungan0
- Semarak HUT Ke-79 RI, Pelindo Regional 2 Tebar 5.500 Bibit Pohon0
- Semarakan HUT RI Pelindo Solusi Logistik & Warga Berkolaborasi Menata Lingkungan0
- Kapal LCT Cita XX Hilang, Kapal Perang TNI AL dan Tim SAR Gabungan Jelajahi Perairan Papua0
- 3 Bocah Tenggelam, 2 Meninggal Dunia Dievakuasi Prajurit TNI AL0

"Salah satu Crew kapal LCT. CITA XX bernama M. Arief Efendi, ATT III Alumni Akademi Maritim Cirebon ( AMC) adalah anggota kami, dan hingga kini belum memberikan kabar, baik kepada keluarga ataupun kami selaku pengurus Corps Alumni AMC, " jelas Khoirul Umam Sekretaris Jenderal Corps Alumni AMC, dikutip, Selasa (20/8/2024),
Sejauh ini belum ada informasi apa yang terjadi atas kapal tersebut, lanjut umam, "Kami tidak ingin berspekulasi karena belum adanya berita yang di keluarkan oleh instansi yang berwenang, baik Kementrian perhubungan melalui Jajarannya ataupun oleh lembaga lainnya yang memiliki kewenangan tersebut."

Umam mengharapkan kepada seluruh instansi pemerintah yang berwenang atau ada Kapal lainnya yang melihat atau menemukan posisi kapal tersebut dapat memberikan informasi atau mengontak melalui radio atau menghubungi instansi pemerintah terdekat, baik Polair, TNI AL, atau KSOP.
Dia juga menekan Owner Kapal agar proaktif untuk mencari informasi keberadaan posisi kapalnya, dan bisa memberikan informasi kepada keluarga awak kapal tersebut.
"Saat ini kami selaku pengurus Corps Alumni AMC membentuk dan menunjuk Tim Advokasi untuk mencari informasi anggota kami, dalam kondisi apapun, " tandas Umam.(Arry/Oryza)











