- Modus Penyelundupan Merkuri Ilegal Rp 1,5 M Diendus TNI AL Gagal Masuk Priok
- Kampus Bukan Prioritas?
- Presiden Prabowo Copot Ketua BGN Dadan Hindayana dan 2 Wakilnya, Diganti Nanik S Deyang
- TNI AL Musnahkan Miras, Pengawasan Jalur Laut di Perbatasan Diperketat
- Mulai Juni,Tiap Akhir Pekan ASDP Layani Penyeberangan Hunimua–Waipirit 24 Jam
- Peringati WOD & Coral Triangle Day 2026, KKP Perkuat Kolaborasi Lindungi Laut
- Bakes Satgas Operasi Trisula-26, Ratusan Kantong Darah Terkumpul di Atas KRI Teluk Kupang-519
- Tebar Kebaikan, Prajurit KRI Selar-879 Gelar Bakti Sosial untuk Masyarakat Pesisir Tahuna
- Tim Kodaeral IX dan Wanadri Selam Konservasi Terumbu Karang dan Bersihkan Bawah Laut
- Membangun Sea Power, Pasis Dikreg Seskoal Ikuti Kuliah Umum Head of SPC Australia Capt Bernard Roy Dobson
Latma Super Garuda Shiled 2025, Ini Peran Aktif Kapal Perang TNI AL

Keterangan Gambar : Kapal Perang TNI AL KRI John Lie-358 dari Satkor Koarmada I terlibat dalam Photo Exercise (Photex) Sea Phase di Perairan Dabo Singkep, Kepulauan Riau. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KEPRI: Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2025 baru berakhir. Pada kegiatan ini Kapal Perang TNI AL KRI John Lie-358 dari Satkor Koarmada I terlibat dalam Photo Exercise (Photex) Sea Phase di Perairan Dabo Singkep, Kepulauan Riau.
Latihan multinasional tahunan ini diikuti 6.501 personel dari TNI dan 12 negara sahabat, serta menghadirkan pengamat dari 12 negara lain mulai dari 25 Agustus hingga 4 September 2025. Kegiatan ini digelar di sejumlah lokasi, mulai dari Jakarta, Baturaja (Sumatera Selatan), hingga Dabo Singkep (Kepulauan Riau).
Dalam siaran resmi TNI AL Minggu (7/9/2025) disebutkan, latihan multinasional yang melibatkan TNI bersama negara sahabat ini merupakan agenda strategis untuk memperkuat interoperabilitas, soliditas, dan sinergi dalam menjaga stabilitas kawasan serta meningkatkan kemampuan tempur prajurit TNI di berbagai matra.
Baca Lainnya :
- Kartika Jala Krida 2025, KRI Bima Suci dan KRI Semarang-594 Singgah di Brunei Darussalam0
- Tinjau Kesiapan Prajurit TNI AL di Lapangan, Kasal: Kebanggaan Rakyat Indonesia0
- Pasukan Elite Marinir TNI AL Unjuk Kekuatan Tempur di Yordania0
- Manuver KRI Sultan Iskandar Muda-367, Pimpin Miscex di Laut Mediterania0
- Kapal Perang Amerika USS Jhon Finn Sandar di Tanjung Priok0
Dalam kegiatan tersebut, KRI John Lie-358 turut berpartisipasi sebagai Officer Conducting Serial (OCS) pada serial Divtac yang menguji kemampuan manuver kapal dalam berbagai formasi. Selain itu, digelar serial latihan Commcheck, Photex dengan helikopter AS-565 Panther, serta berbagai manuver gabungan. Seluruh rangkaian ditutup dengan Farewell Speech antar Komandan unsur yang menegaskan pentingnya kerja sama maritim multinasional.
Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan apresiasi atas profesionalisme prajurit TNI dan dukungan dari negara-negara sahabat yang berpartisipasi dalam Latgabma Super Garuda Shield 2025.
Menhan menegaskan bahwa kerja sama pertahanan yang terjalin bukan hanya untuk memperkuat kesiapan tempur, tetapi juga untuk mempererat persahabatan antarbangsa dalam menjaga perdamaian dan keamanan regional.
Menhan didampingi oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kepala Staf Angkatan meninjau langsung pelaksanaan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2025 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad, Baturaja, Sumatera Selatan, pada Rabu (3/9/2025).
Latgabma Super Garuda Shield 2025 diharapkan semakin memperkokoh hubungan militer internasional, meningkatkan profesionalisme prajurit, dan mendukung tercapainya visi TNI sebagai angkatan bersenjata yang tangguh, modern, dan berkelas dunia.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam berbagai kesempatan menekankan kepada seluruh prajurit TNI AL agar selalu meningkatkan kesiapan dan kesiapsiagaan tempurnya. Salah satunya keikutsertaan TNI AL dalam Latma Super Garuda Shield 2025. (Arry/Oryza)











