- 2.140 Kapal Diperiksa Ditjen Hubla, Jaga Keselamatan Angkutan Nataru 2026-2027
- Keselamatan Pelayaran Jadi Prioritas, TNI AL Tinjau Fasilitas Penyeberangan Pelabuhan Merak
- Singgah Perdana di Pelabuhan Donggala, KM Dorolonda Perkuat Konektivitas Sulawesi Tengah
- Insiden KM Lawit di Ende, PELNI Siapkan Alternatif Transportasi Layani Penumpang Terdampak
- Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Rp3,48 T Digagalkan, Kapolri: 5,8 Juta Penduduk Terselamatkan
- Buoy dan Oil Boom Terpasang di Lokasi Bangkai KMP Batumandi, ASDP Perkuat Penanganan
- Pelindo-Jamdatun Kerja Sama Pemahaman Kepatuhan Hukum
- Merajut Masa Depan, Pelindo Terminal Petikemas Bekali Keterampilan Anak Binaan LPKA Kelas I Blitar
- Stok Beras Nasional 4,56 juta ton, Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
- Menaker Minta Kuota MagangHub BRI Diperluas
Latma Orruda 2026 di Rusia Dimulai, Uji Ketangguhan dan Kesiapan Tempur Prajurit Jalasena

Keterangan Gambar : Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bersama Panglima Armada Pasifik Rusia Admiral Viktor Nikolayevich Liina resmi membuka Latihan Bersama (Latma) Orruda 2026 yang kedua di Vladivostok, Rusia, Jumat (24/07/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), RUSIA: Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bersama Panglima Armada Pasifik Rusia Admiral Viktor Nikolayevich Liina resmi membuka Latihan Bersama (Latma) Orruda 2026 yang kedua di Vladivostok, Rusia, pada Jumat (24/07/2026).
Meski dilaksanakan di tengah guyuran hujan, upacara pembukaan Latma Orruda 2026 berlangsung khidmat dan penuh semangat. Nantinya, latihan ini akan terbagi ke dalam dua tahap utama, yakni Harbour Phase (fase pelabuhan) dan Sea Phase (fase laut) yang dirancang untuk menguji kesiapan tempur dan profesionalisme prajurit.
Dalam Latihan Orruda 2026 kali ini, TNI AL melibatkan sebanyak 145 prajurit, lalu satu KRI yaitu KRI I Gusti Ngurah Rai, satu Heli jenis Panther dan satu tim Kopaska.
Baca Lainnya :
- Perkuat Diplomasi Maritim, Kasal Tinjau Exercise Orruda 2026 di Rusia0
- 3 Warga Sipil Jadi Korban Kekejian di Yahukimo, Koops TNI Habema Perkuat Pengamanan0
- Lembayung Merah Jadi Saksi Pengukuhan Komandan Baru KRI Todak-6310
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat TNI AL dan BI Berlayar Lagi, Negara Hadir di Pulau 3T0
- Tiba di Vladivostok, Kapal Perang KRI GNR-322 dan Angkatan Laut Rusia Siap Adu Ketangguhan0
Dalam sambutnya Kasal menyampaikan bahwa latihan bersama ini akan menguji ketangguhan dan profesionalitas prajurit TNI AL sebagai duta diplomasi, sekaligus memperkuat daya tangkal (deterrence effect) serta mempererat hubungan antar kedua negara.
Disela-sela pembukaaan, sebelumnya
kedua pimpinan Angkatan Laut tersebur telah melakukan pertemuan bilateral dan menegaskan kuatnya hubungan historis yang telah terjalin lama antara Indonesia dan Rusia. Melalui penguatan kemitraan ini, TNI AL terus berkomitmen mengembalikan dan memperkuat postur pertahanan laut Indonesia agar semakin tangguh dan disegani.
Dalam pertemuan strategis tersebut turut membahas sejumlah skema kerja sama jangka panjang, diantaranya Passing Exercise (Passex), perluasan skala latihan bersama, pertukaran prajurit ahli (expert exchange) dalam domain peperangan kapal selam (underwater warfare) serta berbagai bentuk kerja sama strategis lainnya.
Latihan ini menjadi wujud konkret implementasi Politik Luar Negeri Bebas Aktif Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, yang ditindaklanjuti secara konsisten oleh pimpinan TNI AL untuk terus memperkuat kemitraan maritim yang saling menguntungkan. (Riz/Mar)











