Keselamatan Pelayaran Jadi Prioritas, TNI AL Tinjau Fasilitas Penyeberangan Pelabuhan Merak

By : Indonesia Maritime News 31 Okt 2026, 14:14:38 WIB Pelabuhan
Keselamatan Pelayaran Jadi Prioritas, TNI AL Tinjau Fasilitas Penyeberangan Pelabuhan Merak

Keterangan Gambar : Danlanal Banten Kolonel Laut (P) Wawan Subagyo Mardani bersama stakeholder meninjau kesiapan keselamatan pelayaran di Pelabuhan Merak, Banten, Jumat (30/10/2026). Foto: Dispenal


Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANTEN: Keselamatan pelayaran dan antisipasi insiden kecelakaan laut menjadi perhatian TNI AL. Kepedulian ini dilakukan Lanal Banten dengan meninjau fasilitas dan kapal penyeberangan di Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Merak, Banten, Jumat (30/10/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah pengawasan dan pemantauan bersama menyusul insiden kebakaran KMP Batumandi di Perairan Selat Sunda yang terjadi pada Selasa (20/20/2026) sore. Kegiatan ini juga sekaligus guna memastikan kesiapan fasilitas pelabuhan maupun kapal-kapal penyeberangan dalam mengantisipasi aktivitas angkutan laut menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 dalam waktu dekat.

Danlanal Banten Kolonel Laut (P) Wawan Subagyo Mardani bersama KSOP Kelas I Banten Yogie Nugraha, manajemen PT ASDP Indonesia Ferry, Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (GAPASDAP), INFA & Port, Polairud Polda Banten serta Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) meninjau kapal penyeberangan yang tengah bersandar di Pelabuhan Merak.

Sinergi lintas instansi ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan pengawasan terhadap kesiapan operasional kapal dan pemenuhan aspek keselamatan pelayaran.

Sejumlah aspek yang menjadi perhatian dalam kegiatan peninjauan meliputi ketersediaan dan kondisi alat keselamatan kapal, diantaranya life jacket (rompi pelampung/swimvest), sekoci, liferaft (rakit penolong), EPIRB (Emergency Position Indicating Radio Beacon) sebagai perangkat pemancar sinyal darurat serta CO2 Central di ruang mesin.

Baca Lainnya :

Selain itu, peninjauan juga dilakukan terhadap jurnal atau catatan pemeriksaan dan pemeliharaan kapal guna melihat pelaksanaan pengecekan rutin serta kesiapan awak kapal dalam menghadapi situasi darurat. Kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi dan evaluasi bersama terhadap pentingnya penerapan prosedur keselamatan di atas kapal.

Komandan Lanal Banten menegaskan, bahwa keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen dan sinergi seluruh pemangku kepentingan. "Kehadiran TNI AL dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pengawasan dan pemantauan keamanan maritim di wilayah Perairan Selat Sunda," ujarnya. 

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh operator kapal semakin meningkatkan kedisiplinan, kewaspadaan, serta kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi keadaan darurat, sehingga aktivitas penyeberangan di Selat Sunda dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. (Han/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook