- Lantik Pengurus PWI Kepri, Cak Munir Ingatkan Spirit DNA Wartawan Pejuang
- TEUs Bersinar KSO TPK Koja Perluas Akses Pendidikan 100 Pelajar
- Arus Petikemas Tumbuh 12,38 %, PT Terminal Teluk Lamong Bukukan Kinerja Positif hingga Agustus 2026
- Menaker: Mahasiswa Perlu Seimbangkan Keahlian Teknis dan Kemampuan Komunikasi
- Welcome To Sea Giant, Indonesia Protective Sea Fortress, Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Memasuki Laut Nusantara
- LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Presiden Prabowo: Danantara Wajib Bantu
- Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO
- Pelindo Regional 2 Sambut SENA dan Kadin Arab-Kolombia, Kenalkan Jejak Warisan Pelabuhan Sunda Kelapa
- Resahkan Nelayan, 37 Rumpon Ilegal di Maluku Utara Ditertibkan KKP
- Optimalkan PNPB, Ditjen Hubla Pertajam Akurasi Perhitungan Luas Penggunaan Perairan Pelabuhan
Ekspedisi Rupiah Berdaulat TNI AL dan BI Berlayar Lagi, Negara Hadir di Pulau 3T

Keterangan Gambar : Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 TNI AL dan Bank Indonesia (BI) berangkat menggunakan kapal perang KRI Lepu-861 menuju pulau 3T di wilayah Riau. Rombongan di Markas Komando Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai, Selasa (21/7/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), DUMAI: TNI Angkatan Laut bersama Bank Indonesia (BI) kembali memperkuat sinergi dalam menjaga kedaulatan negara melalui pelepasan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026.
Peluncuran ERB 2026 yang mengerahkan kapal perang KRI Lepu-861 dilaksanakan di Markas Komando Pangkalan TNI AL (Lanal) Dumai, Selasa (21/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Agung N. Kusumaji, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Dr. Panji Achmad, Pabandya Opssus Ban II Ops Sopsal Letkol Laut (P) Fajar Adha, Wakil Wali Kota Dumai Sugiyarto, unsur Forkopimda, serta para tamu undangan.
Kolonel Agung yabg membacakan sambutan Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan menegaskan bahwa Rupiah tidak hanya berfungsi sebagai alat transaksi ekonomi. Rupiaj juga merupakan simbol kedaulatan negara yang harus hadir hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).
Baca Lainnya :
- Tiba di Vladivostok, Kapal Perang KRI GNR-322 dan Angkatan Laut Rusia Siap Adu Ketangguhan0
- Satgas Yonif 2 Marinir TNI AL Borong Hasil Bumi Mama-mama Papua0
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing0
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo0
- 1.101 Sarjana Penggerak Pembangunan Kampung Nelayan Timba Ilmu Maritim di Koarmada II0
Kehadiran Rupiah layak edar di seluruh wilayah Indonesia menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memperkuat persatuan serta menjamin pemerataan layanan ekonomi nasional.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis nasional tersebut, TNI Angkatan Laut mengerahkan KRI Lepu-861 untuk mengangkut Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat menuju pulau-pulau sasaran di Provinsi Riau. Dukungan kapal perang ini merupakan implementasi komitmen TNI AL dalam menjamin distribusi uang Rupiah layak edar dapat menjangkau masyarakat di wilayah kepulauan secara aman dan tepat waktu.
Usai seremoni di Mako Lanal Dumai, Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat dilepas dari Dermaga A Pelindo menuju Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, sebagai lokasi pertama pelaksanaan distribusi uang Rupiah layak edar. Kehadiran TNI AL dalam misi tersebut menjadi wujud nyata sinergi antarlembaga dalam memperkuat kehadiran negara sekaligus mendukung stabilitas sistem pembayaran nasional di wilayah kepulauan.
Kegiatan ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali agar seluruh jajaran TNI Angkatan Laut terus memperkuat sinergi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam mendukung program strategis nasional serta memastikan kehadiran negara hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan terpencil sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan NKRI. (Riz/oryza)











