- Tiba di Vladivostok, Kapal Perang KRI GNR-322 dan Angkatan Laut Rusia Siap Adu Ketangguhan
- Jambore HSSE 2026 di Banyuasin, Komut dan Dirut Pertamina Tegaskan Pentingnya Keselamatan Kerja
- Diskon Tiket PELNI Dongkrak Mobilitas Warga, Layani 677 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah
- Satgas Yonif 2 Marinir TNI AL Borong Hasil Bumi Mama-mama Papua
- AHY Percepat Transformasi Bali Maritime Turism Hub Jadi Gerbang Wisata Bahari Internasional
- Laba Pelindo Semester I 2026 Tumbuh 60 %, Transformasi Diperkuat Danantara
- Budidaya Kepiting Soka Binaan Pelindo di Pesisir Indramayu Tembus 958 Kg, Peluang Raup Cuan
- Diskon Tiket PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen
- Paus Bungkuk Terdampar di Pantai Perancak Bali, Tak Kuat Bertahan Hidup
- Penyelundupan 10,9 Ton Pasir dan Balok Timah Rp1,7 M Dibongkar TNI AL di Jakarta Utara
Tiba di Vladivostok, Kapal Perang KRI GNR-322 dan Angkatan Laut Rusia Siap Adu Ketangguhan

Keterangan Gambar : KRI I Gusti Ngurah Rai (GNR)-332 bersama Angkatan Laut Federasi Rusia (Russian Federation Navy/RFN) resmi tiba di Vladivostok, Rusia, Kamis (23/7/2026) disambut oleh Asops Kasal Laksda TNI Yayan Sofiyan. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), RUSIA: KRI I Gusti Ngurah Rai (GNR)-332 bersama Angkatan Laut Federasi Rusia (Russian Federation Navy/RFN) resmi tiba di Vladivostok, Rusia, Kamis (23/7/2026). Kekuatan Angkatan Laut dua negara ini bakal mengasah ketangguhan bersama.
Kedua Angkatan Laut dari dua negara ini akan menggelar Latihan Bersama (Latma) Bilateral bertajuk "Exercise Orruda 2026". Kegiatan ini digelar dalam rangka memperkuat diplomasi pertahanan serta meningkatkan kerja sama bilateral.
Kedatangan KRI GNR-332 disambut langsung oleh Asisten Operasi (Asops) Kasal Laksda TNI Yayan Sofiyan, Asisten Intelijen (Asintel) Kasal Laksda TNI Andy Kriswanto beserta Angkatan Laut Federasi Rusia (Russian Federation Navy/RFN).
Baca Lainnya :
- Satgas Yonif 2 Marinir TNI AL Borong Hasil Bumi Mama-mama Papua0
- 1.101 Sarjana Penggerak Pembangunan Kampung Nelayan Timba Ilmu Maritim di Koarmada II0
- Rendezvous KRI Bima Suci dan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 di Perairan Bitung, Gagah dan Indah0
- 31 Perwira TNI AL Naik Pangkat, 25 Pecah Bintang, Ini Daftarnya0
- 124 Hari Pelayaran Misi Muhibah Duta Bangsa, KRI Bima Suci Kembali ke Tanah Air0
Selain menyambut prajurit Satgas Bilateral Exercise Orruda 2026, kehadiran delegasi TNI AL juga guna meninjau serta memastikan kesiapan akhir personel maupun materiil KRI GNR-332. Kesiapan yang dilakukan mencakup memberikan pengarahan, kesiapan prajurit, alutsista hingga sarana pendukung latihan. Hal ini guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan baik Harbour Phase maupun Sea Phase dapat berjalan aman, lancar, dan optimal menjelang pembukaan latihan yang rencananya akan dihadiri oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.
Di sela-sela kegiatan penyambutan, Asops Kasal bersama Komandan Flotila Kekuatan Gabungan Rusia (Commander of the Primorsky Flotilla of Diverse Forces) serta Vice Admiral Alexei Yurievich Sisuev menegaskan bahwa hubungan strategis dan kebersamaan antara TNI AL dan Angkatan Laut Rusia telah terjalin kuat sejak lama.
“Kehadiran KRI GNR-332 di Vladivostok untuk mengikuti Latma Orruda 2026 merupakan komitmen diplomasi Indonesia untuk mempererat hubungan dengan Rusia yang telah terjalin lama,” ujar Laksda TNI Yayan Sofiyan.
Kerja sama pertahanan laut kedua negara tercermin dalam berbagai forum bilateral maupun multilateral. Angkatan Laut Rusia secara konsisten berpartisipasi aktif dengan mengirimkan unsur kapal perang dan personelnya pada berbagai agenda internasional yang diselenggarakan oleh TNI AL, seperti Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK), International Maritime Security Symposium (IMSS) 2025, hingga Asia-Pacific Naval Chiefs Symposium (APCS).
Pelaksanaan Bilateral Exercise Orruda 2026 di Vladivostok ini merupakan yang kedua kalinya, setelah latihan perdana sukses digelar di Indonesia. Latihan ini merupakan wujud konkret implementasi Politik Luar Negeri Bebas Aktif Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto. Hal tersebut ditindaklanjuti secara konsisten melalui instruksi Kasal untuk terus memperkuat diplomasi dan kerja sama pertahanan. Melalui Naval Diplomacy, TNI AL berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan maritim di kawasan maupun global. (Bow/oryza)











