- Momen Haru Presiden Prabowo Cium Balita Anak Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
- Hadapi Tantangan Industri Logistik, Pekerja TTL Ikuti Pelatihan CTO di Terminal Petikemas Berlian
- Pasca Gempa Bumi 7,6 SR, TPK Bitung dan TPK Ternate Kembali Beroperasi
- Pilu, Tangis Keluarga Memeluk Peti Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
- Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia
- 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dapat Santunan Rp1,8 Miliar dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa
- HUT Ke-64 Pasukan Katak Donor Darah dan Bagikan Sembako ke Nelayan
- Kolaborasi Maritim Indonesia–Jepang, KSOP Patimban dan Yokohama City Teken MoU
- Kapal Perang dan 480 Prajurit TNI AL Kawal Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ketapang
- Pengaturan Gate Pass di Tanjung Priok Terkoordinasi Lintas Sektoral, Arus Barang Lancar
KMP Bahtera Nusantara 3 Siap Melaut, Tingkatkan Konektivitas Kepulauan Riau dan Kalimantan

Keterangan Gambar : Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau kesiapan Kapal Penyeberangan Nusantara 3. Foto: Kemenhub
Indonesiamaritimenews.com. (IMN),KEPULAUAN RIAU: Kementerian Perhubungan telah menyelesaikan pembangunan Kapal Penyeberangan Bahtera Nusantara 3. Kapal roro ini akan melayani rute Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Uban dan Tambelan di Kab. Bintan, Kepulauan Riau, hingga ke Sintete di Kab. Sambas, Kalimantan Barat.
Dengan pengoperasian kapal ini diharapkan akan semakin meningkatkan layanan penyeberangan penumpang maupun barang di Kepulauan Riau (Kepri).
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pembangunan kapal ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan konektivitas.
Baca Lainnya :
- Catatan Perjalanan Puncak Jaya Papua, Kolaborasi PPAD, Terang di Lembah Berkabut0
- 2 Kapal Perang RI Latihan Tempur di Laut Jawa0
- Jaringan Pornografi dan Judi Online Dibongkar Bareskrim Polri0
- MBKM Perikanan Siapkan Lulusan Ahli Penyakit Ikan0
- Haters Jadi Tersangka, Rizky Billar dan Lesti Memaafkan, Malah Diongkosi Pulang ke Aceh0
"Meningkatkan konektivitas antar wilayah dan antar pulau untuk mempersatukan Indonesia, yang akan menghubungkan antara Kepri dengan Kalimantan,” kata Budi Karya Sumadi saat meninjau KMP Bahtera Nusantara 3 di Pelabuhan Penyeberangan Telaga Punggur, Batam, Kepri, Sabtu (4/2/2023).
Menhub mengatakan, kehadiran kapal ini akan menambah layanan kapal penyeberangan yang melayani rute Tanjung Uban–Tambelan– Sintete. Sebelumnya hanya 1 kapal menjadi 2 kapal, sehingga akan mempercepat frekuensi kedatangan kapal.
Sebelumnya memakan waktu 2 minggu dalam satu kali trip, kini menjadi 1 minggu dalam satu kali trip.
“Ini satu contoh upaya kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, agar bagaimana infrastruktur yang telah dibangun dapat deliver atau dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Semoga nanti Bapak Presiden Joko Widodo berkenan untuk meresmikan kapal ini,” ungkap Budi Karya.
SANGAT PENTING
Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan kehadiran Kapal Penyeberangan Bahtera Nusantara 3 sangat penting untuk melancarkan konektivitas di Kepri yang wilayahnya berbentuk kepulauan dengan 96% wilayahnya adalah lautan.
“Konektivitas antar pulau di Kepri adalah suatu keniscayaan yang harus terus didorong dan dipercepat. Kapal ini memiliki peran strategis karena tidak hanya melayani penumpang namun juga barang, sehingga ini akan menjamin kelancaran distribusi kebutuhan pokok di daerah tertinggal dan perbatasan, yang dapat menjaga laju inflasi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi,” sambung Budi Karya.
Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI Dapil Kepri, Sen Sui Lan menyampaikan terima kasih kepada Kemenhub, yang telah mengakomodir aspirasi masyarakat Kepri untuk mendapatkan layanan konektivitas yang lebih baik. “Kehadiran kapal ini akan sangat membantu masyarakat di Kepri dan sekitarnya,” tuturnya.
SPESIFIKASI KAPAL
Kapal penyeberangan KMP Bahtera Nusantara 03 dibangun secara tahun jamak (multiyears contract) mulai tahun 2020 s.d 2022, menggunakan dana APBN Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub sebesar Rp. 96,5 Miliar. Kapal ini dibangun oleh galangan kapal nasional asal Batam, PT Karimun Anugrah Sejati sebagai pihak penyedia dan PT Arun Prakarsa Inforindo sebagai pihak penyedia supervisi.
Kapal yang nantinya akan dioperatori oleh PT ASDP Indonesia Ferry ini memiliki ukuran 71,92 m x 14 m x 4,6 m serta memiliki kecepatan 15 knot. Kapasitasnya dapat mengangkut 386 orang penumpang; 24 kru kapal; serta kendaraan 14 unit truk besar, 12 unit truk sedang, dan 10 unit kendaraan roda 4.
Kemenhub juga mengalokasikan anggaran subsidi untuk operasional kapal Bahtera Nusantara 3 pada tahun 2023 sebesar Rp11,57 miliar sebagai bagian dari program peningkatan konektivitas. Hal ini dalam rangka mewujudkan layanan transportasi yang selamat, aman, dan nyaman di wilayah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan (3TP).
Turut hadir dalam kegiatan ini, Walikota Batam Muhammad Rudi, Dirjen Perhubungan Darat Hendro Sugiatno, Direktur Utama PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspa Dewi, Direksi PT. BKI, Direksi PT. Karimun Anugrah Sejati, jajaran Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau, dan jajaran Forkopimda Kota Batam. (Ted/Oryza)











