- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
- PELNI dan BPH Migas Pantau Pasokan BBM di Bitung, Nataru 2025/2026 Kebutuhan Meningkat
KM Dewi Noor I Bawa Bahan Bangunan Tenggelam di Pulau Seribu, 1 Penumpang Tewas, 3 Hilang

Keterangan Gambar : Tim SAR mengevakuasi korban KM Dewi Noor I. Foto: SAR Jakarta
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KEPULAUAN SERIBU - Kecelakaan laut terjadi di Perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Sabtu (19/8/2023) dini hari. Sebuah kapal mengangkut bahan material bangunan, tenggelam. Satu orang meninggal dunia, 3 lainnya hilang, dan 11 orang selamat.
Kecelakaan laut yang menimpa KM Dewi Noor I terjadi sekitar pukul 04.00 WIB di kordinat 5°54'371"S - 106°42'100"E, antara Timur Pulau Untung Jawa dan Pulau Pari saat kapal.dalam perjalanan menuju Pulau Sepa.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Fazzli kepada wartawan menjelaskan kapal KM Dewi Noor I membawa 15 orang, berangkat dari Pantai Mutiara menuju Pulau Sepa (Kepulauan Seribu) pukul 01.00 WIB dini hari.
Baca Lainnya :
- 52 Kapal Nelayan Ludes Dilalap si Jago Merah, Prajurit TNI Padamkan Api dan Bagikan Masker0
- Kapal Tenggelam di Buton, 15 Nyawa Penumpang Melayang0
- Nyaris Tenggelam, Kapal Pembawa Sembako dievakuasi Prajurit Posal Paloh0
- 1 Tewas, 3 Diselamatkan, Badai Terjang Kapal Ikan Sri Lanka di Samudera Hindia0
- Astaga! Pria Berbobot 300 Kg, Warga Ciledug, Dievakuasi Pakai Forklift dan Truk Damkar0
"Kapal mengalami kecelakaan hingga akhirnya tenggelam di antara Perairan Pulau Untung Jawa dan Pulau Pari," kata Fazzli kepada wartawan.
Sebanyak 12 orang berhasil dievakuasi oleh Tim SAR gabungan menggunakan Kapal Patroli milik PolAir serta TB Mitra Jaya 21 yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
"Personel kami dari Kantor SAR Jakarta bergabung dengan unsur yang sudah ada di lokasi untuk melakukan pencarian terhadap 3 orang yang belum ditemukan," jelas Fazzli yang menjadi SAR Mission Coordinator dalam operasi tersebut.
Adapun unsur SAR gabungan yang terlibat yakni Kantor SAR Jakarta, Polda Metro Jaya, Ditpolair Korpolairud Baharkam, dan tugboat TB Mitra Jaya 21.
Dalam evakuasi tersebut, 11 orang dalam kondisi selamat sedangkan satu orang lainnya meninggal dunia. Korban yang luka maupun meninggal dunia dibawa ke RS Polri Kramat Jati.
Berikut nama-nama korban yang selamat: Wahyu (39), Wahyudi (40), Darto Bin Amadisa (43), Parman (49), Jaka Nugraha (38), Satori (39), Rianto (17), Tajudin (45), Zaenal (47), dan Suryana (72).
Korban yang mengalami luka-luka: Jayadi (ditanganj di RS Polri Kramat Jati). Korban meninggal dunia: Aan (47) dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati.
Tiga korban yang hilang: Nedin, Rebek dan seorang lagi belum diketahui identitasnya. Sedangkan penyebab kecelakaan masih diselidiki. Sisuga kapal tersebut mengalami kebocoran.(RIZ/Arry/Oryza)











