- TNI AL Gelar Kompetisi Menembak Fun Shooting Diikuti 29 Negara, Ini Juaranya
- Apel Saka Bahari 2026, Membentuk Generasi Muda Bervisi Maritim, Tangguh, Siap Hadapi Disrupsi
- Perkuat Konektivitas Antarpulau, Pelindo dan AMANAIR Jajaki Layanan Seaplane
- KKP Jemput Bola Bantu Urus Izin Usaha Perikanan Tangkap di Kampung Nelayan Merah Putih
- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
KM Baruna Jaya Karam, 7 ABK Selamat Naik Rakit

Keterangan Gambar : KM Baruna Jaya tenggelam, 7 ABK berhasil diselamatkan. Foto: dok. Basarnas
Indonesiamaritimenews.com (IMN) JAKARTA: Kapal Motor (KM) Baruna Jaya yang karam di perairan Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat akibat mengalami kebocoran. Sebanyak 7 anak buah kapal (ABK) berhasil selamat menggunakan rakit.
Awalnya Kantor SAR Mataram mendapatkan informasi dari Kantor SAR Surabaya, Jawa Timur. Laporan tersebut menyebutkan, KM Baruna Jaya hilang kontak di sekitar perairan laut Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur
KM Baruna Jaya sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Pantai Boom, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Rabu 1 Maret sekitar pukul 16.00 WIB. Kapal tersebut mengangkut semen dan sembako.
Baca Lainnya :
- Satgas MTF TNI AL Berperan Sebagai Peacekeeper, Duta Budaya dan Duta Pariwisata Indonesia 0
- Makasar New Port Ditargetkan Rampung Tahun Ini0
- Tingkatkan Kerja sama Operasional Kapal Selam Nagapasa, Delegasi Korea Selatan Kunjungi TNI AL0
- Kunjungi Korban Kebakaran Depo Pertamina, Jokowi: Semua Zona Berbahaya Harus Diaudit2
- Isu Pencopotan Dirut Pertamina Pasca Ledakan Depo Plumpang, Erick Bilang Bukan Solusi0
Di kapal tersebut ada 7 orang ABK masing-masing: nakhoda kapal, Subhan Husaini (42) bersama empat orang ABK, yakni Farid Sugianto (41), Rizal (45), Isak (47), Hairul (25). Kemudian, ada dua orang penumpang yang ikut berlayar, yakni Aldi (24), dan Munip (21). Mereka berasal dari Desa Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Kapal tersebut seharusnya dijadwalkan tiba di Pulau Sapeken, pada Kamis 2 Maret 2023 sekitar pukul 07.00 WIB. Namun, hingga Jumat 3 Maret siang, kapal belum juga sampai.
Humas Kantor SAR Mataram, I Gusti Lanang Wiswananda mengatakan, nakhoda kapal mengingormasikan KM Baruna Jaya mengalami kebocoran saat berada di perairan laut pada Sabtu 4 Maret 2023 sekitar pukul 15.00 Wita.
Sebagian ABK bahu-membahu mengeluarkan air yang masuk ke dalam kapal, sebagian lagi membuat rakit darurat untuk menyelamatkan diri. Karena kebocorannya parah, kapal pun akhirnya tenggelam.
Semua ABK berhasil menyelamatkan diri menggunakan rakit yang mereka buat. Setelah terapung-apung di laut, mereka ditemukan oleh KM Sri Gunting dari Lombok Timur.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Muhamad Hariyadi mengatakan, KM Baruna Jaya ditemukan di perairan utara Lombok, di koordinat 07° 52’ 12” S 116° 40’ 15” E sekitar pukul 21.30 WIB Sabtu malam.
Seluruh ABK dievakuasi ke Pelabuhan Dadap, Kabupaten Lombok Timur.
“Tim operasi Kantor SAR Surabaya kemudian menindaklanjuti informasi tersebut. Koordinasi dengan Kantor SAR Mataram, dalam hal ini personel Pos SAR Khayangan dilakukan guna pengecekan kondisi para ABK KM Baruna Jaya Raya tersebut,” tandas Hariyadi. (Riz/Oryza)











