- Inovasi Daur Ulang Life Jacket, PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026
- Pelindo Regional 4 Peduli Korban Kebakaran di Makassar, Salurkan Bantuan
- Pelindo Indonesia Network Pendulum Diluncurkan, Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional
- KRI Alamang-644 Tebar Kebaikan, Nelayan Tanjung Balai Asahan Dibagi Sembako dan Cek Kesehatan
- TNI AL dan Tentara Australia Asah Kemampuan, Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo
- Senangnya Bocah-bocah TK Dewi Sartika Wonokromo Naik Tank Amfibi 2 Marinir
- Kapolri Suyudi Temui Panglima TNI di Mabes Cilangkap, Ini yang Dibahas
- Misi Kemanusiaan di Fiji Berakhir Sukses, Satgas Port Visit 2026 Lanjutkan Berlayar ke Solomon
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Menembus Lautan Distribusikan Rp25 Milyar ke Pulau 3T
- Aksi Sosial Lintas Benua, Bakti Kesehatan Satgas Port Visit 2026 Disambut Antusias Masyarakat Fiji
Tausyiah Ustad Maulana di Markas Pasmar 2: Jadilah Istri yang Taat, Jaga Kehormatan Suami

Keterangan Gambar : Ustad Muhammad Nur Maulana menyampaikan tausyiah di hadapan para pejabat Pasmar 2 dan anggota Jalasenastri di Mako Pasma 2, Sidoarjo, Jawa Timur. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SIDOARJO: Ustad Muhammad Nur Maulana menyampaikan Tausyiah Ramadhan di hadapan para Pejabat Utama Mako Pasmar 2 di Graha Gafur Chalik, Kesatrian Marinir Moekijat, Gedangan, Sidoarjo, Jatim, Selasa (24/02/2026).
Tausyiah tersebut juga dihadiri oleh anggota Jalasenastri Korcab Pasmar 2 dalam rangka memperingati HUT ke-25 Pasmar 2 tahun 2026. Tausiyah Ramadan ini menjadi momentum penguatan spiritual bagi para istri prajurit dalam menjalani peran sebagai pendamping setia sekaligus penjaga kehormatan keluarga. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian pembinaan mental dan rohani dalam menyemarakkan peringatan HUT ke-25 Pasmar 2 tahun 2026.
Ustad Maulana menekankan pentingnya menjaga harta dan kehormatan suami sebagai bentuk cinta dan ketaatan sebagai istri sholehah. Ia menjelaskan bahwa wanita memiliki empat posisi mulia dalam kehidupan, yaitu sebagai anak, saudara, istri, dan ibu.
Baca Lainnya :
- Alhamdulillah... PWI Pusat Buka Puasa Bersama Yatim Piatu0
- Doa Bersama di Penghujung 2025, TNI AL Siap Mengarungi Tahun 20260
- Berharap Keberkahan, TTL Santunani 200 Anak Yatim di HUT ke-120
- Hari Pahlawan, Prajurit KRI Tanjung Kambani-971 Kirim Doa dan Khataman Alquran0
- Berbagi Untuk Negeri PT Pelindo Solusi Logistik Tebar 1000 Paket Sembako Warga Semarang0
“Jika menjadi anak, jadilah anak yang sholehah. Jika menjadi saudara, jadilah yang peduli. Jika menjadi istri, jadilah istri yang taat. Dan jika menjadi ibu, jadilah pemimpin yang penuh kasih sayang,” tutur ustad kondang ini yang disambut antusias para peserta.
Lebih lanjut disampaikan bahwa menjaga harta dan kehormatan suami tidak hanya sebatas pengelolaan materi, namun juga menjaga diri, pandangan, ucapan, dan sikap dalam kehidupan sehari-hari. Para istri diminta untuk tidak membandingkan suami dengan orang lain, senantiasa bersyukur atas rezeki yang diberikan, serta tidak membuka aib keluarga kepada siapa pun.
“Jaga mata agar tidak membandingkan, jaga lisan agar tidak menyakiti, dan jaga kehormatan diri sebagai cermin kemuliaan suami,” pesannya.
Seorang ibu adalah pengelola harta suami, sekaligus pendidik utama anak-anak. Anggota Jalasenastri diajak untuk hadir dalam lima momen penting keluarga: saat sakit, saat sedih, saat berprestasi, saat liburan bersama, dan pada peristiwa penting lainnya.
Tausiyah ditutup dengan doa bersama serta penyerahan cinderamata, sebagai ungkapan terima kasih dan harapan akan keberkahan, kesehatan, serta kemuliaan bagi keluarga besar Pasmar 2. Melalui kegiatan ini, diharapkan Jalasenastri Korcab Pasmar 2 semakin kokoh menjadi pilar spiritual dan benteng moral dalam mendukung tugas para prajurit, sejalan dengan semangat HUT ke-25 Pasmar 2 tahun 2026. (Bow/oryza)











