- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Tausyiah Ustad Maulana di Markas Pasmar 2: Jadilah Istri yang Taat, Jaga Kehormatan Suami

Keterangan Gambar : Ustad Muhammad Nur Maulana menyampaikan tausyiah di hadapan para pejabat Pasmar 2 dan anggota Jalasenastri di Mako Pasma 2, Sidoarjo, Jawa Timur. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SIDOARJO: Ustad Muhammad Nur Maulana menyampaikan Tausyiah Ramadhan di hadapan para Pejabat Utama Mako Pasmar 2 di Graha Gafur Chalik, Kesatrian Marinir Moekijat, Gedangan, Sidoarjo, Jatim, Selasa (24/02/2026).
Tausyiah tersebut juga dihadiri oleh anggota Jalasenastri Korcab Pasmar 2 dalam rangka memperingati HUT ke-25 Pasmar 2 tahun 2026. Tausiyah Ramadan ini menjadi momentum penguatan spiritual bagi para istri prajurit dalam menjalani peran sebagai pendamping setia sekaligus penjaga kehormatan keluarga. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian pembinaan mental dan rohani dalam menyemarakkan peringatan HUT ke-25 Pasmar 2 tahun 2026.
Ustad Maulana menekankan pentingnya menjaga harta dan kehormatan suami sebagai bentuk cinta dan ketaatan sebagai istri sholehah. Ia menjelaskan bahwa wanita memiliki empat posisi mulia dalam kehidupan, yaitu sebagai anak, saudara, istri, dan ibu.
Baca Lainnya :
- Alhamdulillah... PWI Pusat Buka Puasa Bersama Yatim Piatu0
- Doa Bersama di Penghujung 2025, TNI AL Siap Mengarungi Tahun 20260
- Berharap Keberkahan, TTL Santunani 200 Anak Yatim di HUT ke-120
- Hari Pahlawan, Prajurit KRI Tanjung Kambani-971 Kirim Doa dan Khataman Alquran0
- Berbagi Untuk Negeri PT Pelindo Solusi Logistik Tebar 1000 Paket Sembako Warga Semarang0
“Jika menjadi anak, jadilah anak yang sholehah. Jika menjadi saudara, jadilah yang peduli. Jika menjadi istri, jadilah istri yang taat. Dan jika menjadi ibu, jadilah pemimpin yang penuh kasih sayang,” tutur ustad kondang ini yang disambut antusias para peserta.
Lebih lanjut disampaikan bahwa menjaga harta dan kehormatan suami tidak hanya sebatas pengelolaan materi, namun juga menjaga diri, pandangan, ucapan, dan sikap dalam kehidupan sehari-hari. Para istri diminta untuk tidak membandingkan suami dengan orang lain, senantiasa bersyukur atas rezeki yang diberikan, serta tidak membuka aib keluarga kepada siapa pun.
“Jaga mata agar tidak membandingkan, jaga lisan agar tidak menyakiti, dan jaga kehormatan diri sebagai cermin kemuliaan suami,” pesannya.
Seorang ibu adalah pengelola harta suami, sekaligus pendidik utama anak-anak. Anggota Jalasenastri diajak untuk hadir dalam lima momen penting keluarga: saat sakit, saat sedih, saat berprestasi, saat liburan bersama, dan pada peristiwa penting lainnya.
Tausiyah ditutup dengan doa bersama serta penyerahan cinderamata, sebagai ungkapan terima kasih dan harapan akan keberkahan, kesehatan, serta kemuliaan bagi keluarga besar Pasmar 2. Melalui kegiatan ini, diharapkan Jalasenastri Korcab Pasmar 2 semakin kokoh menjadi pilar spiritual dan benteng moral dalam mendukung tugas para prajurit, sejalan dengan semangat HUT ke-25 Pasmar 2 tahun 2026. (Bow/oryza)











