- 2.140 Kapal Diperiksa Ditjen Hubla, Jaga Keselamatan Angkutan Nataru 2026-2027
- Keselamatan Pelayaran Jadi Prioritas, TNI AL Tinjau Fasilitas Penyeberangan Pelabuhan Merak
- Singgah Perdana di Pelabuhan Donggala, KM Dorolonda Perkuat Konektivitas Sulawesi Tengah
- Insiden KM Lawit di Ende, PELNI Siapkan Alternatif Transportasi Layani Penumpang Terdampak
- Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Rp3,48 T Digagalkan, Kapolri: 5,8 Juta Penduduk Terselamatkan
- Buoy dan Oil Boom Terpasang di Lokasi Bangkai KMP Batumandi, ASDP Perkuat Penanganan
- Pelindo-Jamdatun Kerja Sama Pemahaman Kepatuhan Hukum
- Merajut Masa Depan, Pelindo Terminal Petikemas Bekali Keterampilan Anak Binaan LPKA Kelas I Blitar
- Stok Beras Nasional 4,56 juta ton, Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
- Menaker Minta Kuota MagangHub BRI Diperluas
Keren! Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Empat F-16 dan Dua T50 Golden Eagle

Keterangan Gambar : Pesawat Kepresidenan yang membawa Presiden Prabowo dikawal oleh empat pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dan dua pesawat KAI T-50 Golden Eagle TNI AU pada Kamis (9/4/2026). Foto: BPMI Setpres/TNI AU
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Magelang, Jateng, Kamis (9/4/2026) menarik perhatian publik. Pasalnya, Pesawat Kepresidenan dikawal oleh empat pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dan dua pesawat KAI T-50 Golden Eagle.
Pesawat yang membawa Presiden Prabowo Subianto dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta menuju Pangkalan Udara Adisutjipto, Kabupaten Sleman mendapat pengawalan udara dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU).
Dalam penerbangan tersebut, pesawat kepresidenan mendapat pengawalan empat pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dan dua pesawat KAI T-50 Golden Eagle. Pengawalan udara ini merupakan pengamanan VVIP yang dilaksanakan secara profesional oleh TNI AU, sekaligus mencerminkan kesiapsiagaan dan kemampuan pertahanan udara nasional dalam melindungi pemimpin negara.
Baca Lainnya :
- Momen Haru Presiden Prabowo Cium Balita Anak Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon0
- Pilu, Tangis Keluarga Memeluk Peti Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon0
- Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia0
- 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dapat Santunan Rp1,8 Miliar dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa0
- HUT Ke-64 Pasukan Katak Donor Darah dan Bagikan Sembako ke Nelayan0
Momentum pengawalan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 TNI AU. Momen ini menjadi tonggak penting perjalanan panjang pengabdian TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, dari atas langit Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh prajurit TNI AU dari dalam pesawat kepresidenan.
“Pertama-tama dirgahayu Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara, Swa Bhuwana Paksa. Selamat ulang tahun yang ke-80, semoga TNI AU terus jaya, selalu kuat mempertahankan kedaulatan Republik Indonesia di udara. Rakyat Indonesia bangga dengan saudara-saudara. Jaga Tanah Air kita, terima kasih, hormat saya kepada kalian semua,” ujar Presiden sebagaimana dilihat dari video di akun resmi Sekretariat Presiden.
Kepala Negara juga menegaskan kebanggaannya atas dedikasi dan semangat prajurit udara Indonesia.
“Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, sekali lagi atas nama rakyat seluruh Indonesia kami bangga dengan angkatan udara kami, kami bangga dengan elang-elang muda. Semangat terus, terima kasih,” lanjutnya.
Dari kokpit pesawat pengawalan, penerbang TNI AU turut menyampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada Presiden atas dukungan terhadap penguatan dan modernisasi pertahanan udara nasional.
“Dengan penuh rasa hormat dan bangga, di hari ulang tahun yang ke-80 TNI Angkatan Udara, kami elang-elang muda mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan Bapak. Sejak menjabat sebagai Menteri Pertahanan tahun 2019 hingga saat ini sebagai Presiden Indonesia, dalam memperkuat dan memodernisasi TNI Angkatan Udara,” ungkapnya.
“Kami memohon doa restu agar senantiasa diberi kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Dengan semangat pengabdian tanpa batas, kami bertekad meneguhkan TNI Angkatan Udara yang ampuh menuju Indonesia maju. Dirgahayu TNI Angkatan Udara, salam Swa Bhuwana Paksa,” lanjutnya.
Pengawalan ini mencerminkan tingkat profesionalisme prajurit udara yang terus meningkat. Momentum HUT ke-80 TNI AU ini menjadi refleksi atas dedikasi dan kesiapsiagaan TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara nasional, termasuk dalam menjamin keamanan Presiden dalam perjalanan kenegaraan. (Bow/Mar)











