- Kejurnas Karate Kasal Cup V-2026 Digelar, TNI AL Ajak Petarung dan Karateka Muda Daftar
- Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Daya Saing Industri Nasional dan Global, Segini Target 2026
- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
Kapal Asing Diduga Palsukan Dokumen Diamankan KRI Bung Tomo-357

Keterangan Gambar : Kapal asing asal Tanzania berbendera Malaysia, diamankan oleh KRI Bung Tomo-357 dari Satkor Koarmada I yang sedang melaksanakan Operasi Laut Natuna Utara di bawah kendali operasi Guspurla Koarmada I. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KEPULAUAN RIAU: Kapal asing asal Tanzania berbendera Malaysia, diamankan oleh KRI Bung Tomo-357 dari Satkor Koarmada I yang sedang melaksanakan Operasi Laut Natuna Utara, di bawah kendali operasi Guspurla Koarmada I.
KRI Bung Tomo selanjutnya menyerahkan kapal tangkapan Supply Boat JJ330 kepada Lanal Ranai pada Rabu (26/11/2025). Kapal tersebut diduga melakukan pemalsuan dokumen.
Awalnya KRI Bung Tomo-357 yang sedang melaksanakan operasi di Pulau Laut, Kepulauan Riau menerima informasi intelijen tentang adanya kapal yang mencurigakan.
Baca Lainnya :
- 2 Kapal Pengangkut Nikel Dibekuk KRI Bung Hatta-370, Ini Penyebabnya0
- 1,5 Kg Sabu Malaysia Nyaris Diselundupkan, Digagalkan TNI AL di Tanjung Balai Asahan0
- Peluncuran Buku dan Webminar Nasional, UI Dorong Reformasi Pengawasan Polri0
- Kapal Pelaku Illegal Fishing Pakai Bom Diringkus Lanal Nias, 1 Ton Ikan Disita0
- Pimpin Apel Jogo Jatim, Kapolri Gandeng Ribuan Ojol Jaga Kamtibmas0
Setelah terlihat, kapal tersebut segera diperiksa oleh Prajurit KRI Bung Tomo-357. Kapal itu diduga melakukan pelanggaran yaitu pemalsuan dokumen kapal serta ketidaksesuaian identitas kebangsaan. Kapal tersebut terdaftar sebagai kapal Tanzania namun mengibarkan bendera Malaysia dengan lokasi awal bertolak dari Johor pada 24 November 2025.
Penyerahan kapal tersebut dilakukan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Guspurla Koarmada I terus memperketat pengawasan di Laut Natuna Utara, termasuk mewaspadai aktivitas "dark ships" yang kerap menyembunyikan identitas dan rawan digunakan untuk kejahatan lintas negara.
TNI Angkatan Laut menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan menegakkan aturan lintas damai, lintas ALKI, serta mencegah segala bentuk pelanggaran yang dapat mengancam kedaulatan maritim Indonesia sesuai perintah Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto melalui Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (Arry/Mar)











