- Diskon Tiket PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen
- Paus Bungkuk Terdampar di Pantai Perancak Bali, Tak Kuat Bertahan Hidup
- Penyelundupan 10,9 Ton Pasir dan Balok Timah Rp1,7 M Dibongkar TNI AL di Jakarta Utara
- Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia digagalkan Kodaeral IV di Perairan Karimun
- GM Pelindo Regional 2 Panjang: Tren Operasional Semester I Tahun 2026 Positif, Optimistis Kinerja Tumbuh Hingga Akhir Tahun
- Buntut Ucapan Lu Punya Otak Nggak, PWI Seret Hotman Paris ke Jalur Hukum
- Sentil Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat: Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
- Dikejar TNI AL, Mafia Internasional Buang Tas Isi Liqiuid Vape Yakuza ke Laut
- Bangun Budaya Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Bagikan 150 Life Jacket ke Nelayan
- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
Kapal Asing Diduga Palsukan Dokumen Diamankan KRI Bung Tomo-357

Keterangan Gambar : Kapal asing asal Tanzania berbendera Malaysia, diamankan oleh KRI Bung Tomo-357 dari Satkor Koarmada I yang sedang melaksanakan Operasi Laut Natuna Utara di bawah kendali operasi Guspurla Koarmada I. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KEPULAUAN RIAU: Kapal asing asal Tanzania berbendera Malaysia, diamankan oleh KRI Bung Tomo-357 dari Satkor Koarmada I yang sedang melaksanakan Operasi Laut Natuna Utara, di bawah kendali operasi Guspurla Koarmada I.
KRI Bung Tomo selanjutnya menyerahkan kapal tangkapan Supply Boat JJ330 kepada Lanal Ranai pada Rabu (26/11/2025). Kapal tersebut diduga melakukan pemalsuan dokumen.
Awalnya KRI Bung Tomo-357 yang sedang melaksanakan operasi di Pulau Laut, Kepulauan Riau menerima informasi intelijen tentang adanya kapal yang mencurigakan.
Baca Lainnya :
- 2 Kapal Pengangkut Nikel Dibekuk KRI Bung Hatta-370, Ini Penyebabnya0
- 1,5 Kg Sabu Malaysia Nyaris Diselundupkan, Digagalkan TNI AL di Tanjung Balai Asahan0
- Peluncuran Buku dan Webminar Nasional, UI Dorong Reformasi Pengawasan Polri0
- Kapal Pelaku Illegal Fishing Pakai Bom Diringkus Lanal Nias, 1 Ton Ikan Disita0
- Pimpin Apel Jogo Jatim, Kapolri Gandeng Ribuan Ojol Jaga Kamtibmas0
Setelah terlihat, kapal tersebut segera diperiksa oleh Prajurit KRI Bung Tomo-357. Kapal itu diduga melakukan pelanggaran yaitu pemalsuan dokumen kapal serta ketidaksesuaian identitas kebangsaan. Kapal tersebut terdaftar sebagai kapal Tanzania namun mengibarkan bendera Malaysia dengan lokasi awal bertolak dari Johor pada 24 November 2025.
Penyerahan kapal tersebut dilakukan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Guspurla Koarmada I terus memperketat pengawasan di Laut Natuna Utara, termasuk mewaspadai aktivitas "dark ships" yang kerap menyembunyikan identitas dan rawan digunakan untuk kejahatan lintas negara.
TNI Angkatan Laut menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan menegakkan aturan lintas damai, lintas ALKI, serta mencegah segala bentuk pelanggaran yang dapat mengancam kedaulatan maritim Indonesia sesuai perintah Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto melalui Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (Arry/Mar)











