- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Innalillahi... Korban Tewas Gempa Cianjur Jadi 268 Orang, 151 Hilang

Keterangan Gambar : Bangunan hancur akibat gempa di Cianjur. Foto: dok. BNPB
Indonesiamaritimenews.com ( IMN), CIANJUR: Korban tewas akibat gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, terus bertambah. Data terbaru, Selasa (22/11/2022) warga yang meninggal dunia mencapai 268 orang.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto melansir data terkini sejak terjadinya gempa bumi pada Senin (21/11). "Korban jiwa meninggal dunia sekarang ada 268, sudah teridentifikasi 122 jenazah," jelas Suharyanto dalam keterangan pers secara daring, Selasa (22/11) petang.
Kepala BNP Suharyanto memberi update terkini kondisi di Cianjur bersama Kepala BMKG Dwikora Karnawati. Suharyanto mengungkapkan, masih ada 151 orang yang hilang. Apakah 151 orang tersebut jenazah yang belum teridentifikasi, kini masih didalami.
Baca Lainnya :
- Tinjau Lokasi Gempa Cianjur, Ini Instruksi Presiden Jokowi 0
- Hadapi Libur Nataru 2022-2023, Begini Persiapan Pelabuhan Belawan 0
- Genset Hingga Popok Bayi Dibutuhkan Korban Gempa Cianjur, Erick Thohir Kerahkan Satgas BUMN0
- Aksi Cepat TNI AL, Tim PRCPB Beri Bala Bantuan ke Lokasi Gempa Cianjur0
- Terjadi 115 Kali Gempa Susulan, Ini Data Infrastruktur dan Bangunan Rusak di Cianjur0
Selain koran yang meninggal dunia, korban yang mengalami luka-luka juga bertambah dan mencapai 1.083 orang. Semenyara jumlah warga mengungsi terdata 56.362 orang.
KERUGIAN MATERIIL
Gempa berkekuatan 5,6 M di Cianjur juga mengakibatkan kerugian materiil. BNPB mencatat 6.570 rumah rusak berat, 2.071 unit rumah rusak sedang, dan 12.641 rumah rusak ringan. Data kerugian materiil bisa saja bertambah. Pihal BNPB masih terus melakukan pendataan.
Sedangkan wilayah terdampak gempa meliputi 12 kecamatan yaitu: Kecamatan Cianjur, Karang Tengah, Warung Kondang, Cugenang, Cilaku, Cibeber, Sukaresmi, Bojong Picung, Cikalong Kulon, Sukaluyu, Pacet, dan Gekbrong.
Di 12 kecamatan tersebut, menurut Suharyanto, sudah didirikan tempat-tempat pengungsian. Bantuan kemanusiaan juga terus berdatangan.
Diberitakan indonesiamaritimenews.com sebelumnya, gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur pada pukul 13.21 WIB Senin (21/12/2022). Gempa berkekuatan 5,6 M tersebut juga dirasakan oleh warga Jakarta. (Arry/ Oryza)











