- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
- Perangi Narkoba, Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Gelar Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta
- 3 Bayi Buaya Langka Sinyulong Diamankan KKP dari Permukiman Nelayan, Ini Penampakannya
- Latma DIVEX 2026, Pasukan Katak TNI AL dan Republic of Korea Navy Asah Kemampuan Operasi Bawah Air
- KRI Hiu-634 Angkut Bantuan Kejati NTT, Disalurkan ke Maumere dan Reo
- BKPRMI Jakarta Gelar Pelatihan Pemilahan dan Pengelolaan Sampah di Pulau Pramuka
- KRI Selar-879 TNI AL dan Philippine Navy Siaga Jaga Perbatasan Indonesia dan Filipina
- Update Gempa di NTT, Korban Meninggal Dunia 111 Orang, 21.552 Warga Masih Mengungsi
- Dorong Koperasi Nelayan Merah Putih Kembangkan Usaha Berbasis Data, KKP Gandeng ASPPENDO
Hadapi Libur Nataru 2022-2023, Begini Persiapan Pelabuhan Belawan

Keterangan Gambar : Persiapan Pelabuhan Belawan hadapi libur Nataru 2022 dan Tahun Baru 2023. Doto: ist
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),MEDAN: Persiapan pengamanan transportasi laut jelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 di Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara, mulai dilakukan. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, melakukan uji coba integrasi antarmoda.
Plt Kepala Syahbandar Utama Belawan, Capt. Bharto Ari Raharjo dalam keterangan tertulis menyebutkan, Belawan merupakan salah satu tempat tujuan teramai di wilayah Barat Indonesia dalam perayaan Nataru. Kenaikan jumlah pemudik dapat mencapai 200 hingga 300% dibanding hari biasa.
Menurut Capt. Bharto, awal bulan ini telah dilakukan kolaborasi BUMN perhubungan antarmoda antara Pelni, Pelindo dan Damri. “Layanan dari kapal langsung antara lain ke Binjai, Medan, Tebing Tinggi hingga Siantar PP dengan menggunakan layanan bus Damri,” kata Bharto dikutip Selasa (22/22/2022).
Baca Lainnya :
- Genset Hingga Popok Bayi Dibutuhkan Korban Gempa Cianjur, Erick Thohir Kerahkan Satgas BUMN0
- Aksi Cepat TNI AL, Tim PRCPB Beri Bala Bantuan ke Lokasi Gempa Cianjur0
- Terjadi 115 Kali Gempa Susulan, Ini Data Infrastruktur dan Bangunan Rusak di Cianjur0
- Duka Gempa Cianjur, 162 Warga Meninggal, 326 Terluka, 2.345 Bangunan Rusak 0
- Pengaturan Penerbangan VVIP Tamu Negara Lancar, KTT G20 Jadi Pengalaman Berharga0
Ke depannya diharapkan kereta api melalui KAI Divre I juga dapat berkolaborasi setelah memenuhi standar operasional penumpang. Sehingga Pelabuhan Belawan akan menjadi pelabuhan pertama yang terhubung dengan angkutan bus Damri dan Stasiun Kereta Belawan melalui JPU (Jembatan Penyeberangan Umum).
Diungkapkannya, dalam rangka mengantisipasi lonjakan penumpang pemerintah melalui Kemenhub dapat menambah intensitas kedatangan Kapal Kelud dari satu kali seminggu menjadi dua kali. “Bila masih dirasakan kurang, maka dapat saja menambah jumlah armada sebagaimana telah dilaksanakan sebelumnya," tambah Bharto.
KOLABORASI
Kantor Syahbandar Utama Belawan juga telah melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan institusi Perhubungan Otoritas Pelabuhan Utama, Distrik Navigasi Kelas I Belawan, Pelni, Damri, Pelindo dan PT KAI Stasiun Belawan.
Selain itu koordinasi pengamanan juga telah dilakukan dengan Lantamal I Belawan, Ditpolair Polda Sumut, Polres dan Polsek Belawan, Dinas Perhubungan Kota dan Provinsi, Imigrasi, serta Karantina Kesehatan Pelabuhan.
Pada Nataru 2022/2023 menurut Bharto tetap harus memperhitungkan kondisi pandemi. Protokol kesehatan harus tetap menjadi prioritas di samping menjaga keselamatan. Rencananya ramp check kapal akan dilakukan akhir bulan November.
Beberapa antisipasi dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kenyamanan penumpang melalui Bandar Deli, juga telah dilaksanakan. Langkah yang dilakukan antara lain mengurangi bottle neck antrean penumpang, memulai lebih awal proses check in, mengoptimalkan 2 ruang tunggu, menambah area parkir, serta adanya mesin tiket di area terminal untuk menghindari calo. (Arry/ Oryza)











