- Ryamizard Ryacudu Dimakamkan di TMP Kalibata, Menhan Sjafrie Pimpin Upacara
- Presiden Prabowo: Pancasila Landasan Utama Pembangunan Ekonomi Nasional
- Kemandirian Terpaksa Missile City Iran
- KKP Dorong Kontes Arwana Indonesia Mendunia, Menjadi Komunitas Unggulan
- 8 UPI Izin Register, KKP Perlebar Pintu Ekspor Perikanan ke China
- ASDP Terapkan Transformasi Penyeberangan Modern Berorientasi Selamat, Aman dan Nyaman, Ujicoba 1Juni 2026
- Hasil Negoisasi, Udang Tangkap Indonesia Kembali Masuk Arab Saudi Efektif Mei 2026
- Negara Lindungi Awak Kapal Ikan, Nelayan Kecil Bagaimana ?
- Ketika TNI AL Gagalkan Penyelundupan 780 Kg Sisik Trenggiling
- Peringati Hari Lahir Pancasila, Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Perkuat Nilai Kebangsaan
Ini Langkah SPSL Lancarkan Logistik, Sambungkan Penuh JTCC ke Lima Ruas Jalan Tol JORR 2

Keterangan Gambar : Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin meresmikan pengoperasian Jalan Tol Cimanggis-Cibitung (Cimaci). Foto: SPSL
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelindo Solusi Logistik atau SPSL sebagai Subholding Kepelabuhanan Pelindo terus berupaya melancarkan arus logistik dari dan menuju ke Pelabuhan Tanjung Priok.
Jalan Tol Cibitung – Cilincing (JTCC) yang dibangun dan dioperasikan SPSL Group melalui PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (PT CTP Tollways) telah tersambung penuh dengan lima ruas jalan tol dalam jaringan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 .
Baca Lainnya :
- 6 Kapal Pelni Docking Biaya Sekitar Rp 24 M, Pelni Tepis Dana Tersedot Perawatan.0
- Pelindo Solusi Logistik Sukses Pertahankan Sertifikasi ISO Series0
- Soal Percepatan Pengeluaran Petikemas Impor, Begini Langkah Pelindo0
- Dukung Teknologi Logistik, SPSL Tampil di Seminar Technology in Supply Chain0
- Dorong Penguatan Ekosistem Perikanan, Pelindo dan Pindad Teken Kerjasama0
Peresmian pengoperasian Jalan Tol Cimanggis – Cibitung (Cimaci) dilakukan oleh Wakil Presiden RI K.H. Ma'ruf Amin pada tanggal 9 Juli 2024.
Senior Vice President Sekretariat Perusahaan SPSL, Kiki M. Hikmat, mengatakan bahwa peresmian Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Seksi 2B Nagrak-Cibitung oleh Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin menandai momen penting yaitu telah tersambung sepenuhnya JORR-2 dari Cengkareng (bandara Soekarno Hatta) di ujung barat dan Cilincing (Pelabuhan Tanjung Priok).
"Tersambungnya JORR-2 secara keseluruhan akan memudahkan pergerakan orang dan barang, terutama untuk kendaraan berat pengangkut logistik dari kawasan barat yang selama ini melewati rute padat dapat melalui JTCC langsung menuju dan dari Pelabuhan Tanjung Priok yang akan memperlancar arus logistik dan mobilitas masyarakat,” ujar Kiki.
Direktur Utama PT CTP Tollways, Ari Sunaryono menambahkan bahwa JTCC siap menampung arus kendaraan dari selatan dan memfasilitasi kelancaran pergerakan orang dan barang termasuk kendaraan logistik dari dan menuju pelabuhan, dan yang paling dekat adalah dari Kawasan Industri MM2100 Cibitung melalui Simpang Susun Setu Utara Cimaci.
Menurut data dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), total panjang Jalan Tol JORR 2 mencapai 111 kilometer dan terdiri dari enam ruas jalan tol, yaitu Tol Cengkareng-Kunciran, Kunciran-Serpong, Serpong-Cinere, Cinere-Jagorawi, Cimanggis-Cibitung, dan Cibitung-Cilincing.
Penyelesaian ini menandai penyempurnaan struktur jaringan jalan tol di kawasan Jabodetabek, yang sebelumnya telah memiliki Tol Lingkar Dalam Kota dan Tol JORR 1, sehingga menciptakan sistem transportasi yang lebih terintegrasi dan efisien.
Sejalan dengan langkah strategis yang disampaikan Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin, Pemerintah berkomitmen kuat menciptakan konektivitas nasional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan perluasan pemerataan pembangunan. Upaya ini salah satunya digenjot melalui pembangunan jalan tol. Wapres menggarisbawahi pentingnya prinsip keberlanjutan dalam pembangunan jalan tol.
“Pembangunan jalan tol ini adalah awal dari pencapaian tujuan yang lebih besar lagi, yaitu kesejahteraan dan pemerataan pembangunan,” ungkap Wapres.
“Beroperasinya Jalan Tol JORR 2 secara penuh diharapkan dapat mengurangi kemacetan, mempercepat waktu tempuh, dan memberikan alternatif rute yang lebih banyak bagi pengguna jalan. Hal ini tentu akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap aktivitas logistik dan distribusi barang di kawasan ini, serta mendukung pertumbuhan ekonomi regional maupun nasional,” kata Kiki mengakhiri.(Riz/Oryza)











