- KRI Bung Tomo-357 Harumkan Indonesia di International Fleet Review Latma Milan 2026
- Pelindo Gandeng Perwira TNI AL Perkuat Jajaran Pandu Laut
- PTP Nonpetikemas Raih The Best Terminal HSSE Risk Control and Strengthening & Recognition 2025
- IPC TPK Dorong Kampung Kopi Salipayak Jokoh Jadi Destinasi Unggulan Sumatera Selatan
- IPC TPK Peringati Bulan K3 Nasional, Dorong Penerapan Defensive Driving di Lingkungan Pelabuhan
- 9 Kapal Perang RI Manuver Kekuatan di Perairan Rawan Penyelundupan Timah
- Barang Branded dari Malaysia Mau Diselundupkan Digagalkan Aparat TNI AL
- KKP Mulai Bangun Tambak Udang Terintegrasi di Waingapu, Nilai Investasi Rp7,2 T
- Tug Boat dan Tongkang Angkut Nikel Diamankan KRI Hampala-880 di Teluk Weda
- Kapal Cepat Rudal KRI Surik-645 Tangkap Tug Boat Bawa Solar Ilegal
Ini Langkah SPSL Lancarkan Logistik, Sambungkan Penuh JTCC ke Lima Ruas Jalan Tol JORR 2

Keterangan Gambar : Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin meresmikan pengoperasian Jalan Tol Cimanggis-Cibitung (Cimaci). Foto: SPSL
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelindo Solusi Logistik atau SPSL sebagai Subholding Kepelabuhanan Pelindo terus berupaya melancarkan arus logistik dari dan menuju ke Pelabuhan Tanjung Priok.
Jalan Tol Cibitung – Cilincing (JTCC) yang dibangun dan dioperasikan SPSL Group melalui PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (PT CTP Tollways) telah tersambung penuh dengan lima ruas jalan tol dalam jaringan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 .
Baca Lainnya :
- 6 Kapal Pelni Docking Biaya Sekitar Rp 24 M, Pelni Tepis Dana Tersedot Perawatan.0
- Pelindo Solusi Logistik Sukses Pertahankan Sertifikasi ISO Series0
- Soal Percepatan Pengeluaran Petikemas Impor, Begini Langkah Pelindo0
- Dukung Teknologi Logistik, SPSL Tampil di Seminar Technology in Supply Chain0
- Dorong Penguatan Ekosistem Perikanan, Pelindo dan Pindad Teken Kerjasama0
Peresmian pengoperasian Jalan Tol Cimanggis – Cibitung (Cimaci) dilakukan oleh Wakil Presiden RI K.H. Ma'ruf Amin pada tanggal 9 Juli 2024.
Senior Vice President Sekretariat Perusahaan SPSL, Kiki M. Hikmat, mengatakan bahwa peresmian Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Seksi 2B Nagrak-Cibitung oleh Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin menandai momen penting yaitu telah tersambung sepenuhnya JORR-2 dari Cengkareng (bandara Soekarno Hatta) di ujung barat dan Cilincing (Pelabuhan Tanjung Priok).
"Tersambungnya JORR-2 secara keseluruhan akan memudahkan pergerakan orang dan barang, terutama untuk kendaraan berat pengangkut logistik dari kawasan barat yang selama ini melewati rute padat dapat melalui JTCC langsung menuju dan dari Pelabuhan Tanjung Priok yang akan memperlancar arus logistik dan mobilitas masyarakat,” ujar Kiki.
Direktur Utama PT CTP Tollways, Ari Sunaryono menambahkan bahwa JTCC siap menampung arus kendaraan dari selatan dan memfasilitasi kelancaran pergerakan orang dan barang termasuk kendaraan logistik dari dan menuju pelabuhan, dan yang paling dekat adalah dari Kawasan Industri MM2100 Cibitung melalui Simpang Susun Setu Utara Cimaci.
Menurut data dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), total panjang Jalan Tol JORR 2 mencapai 111 kilometer dan terdiri dari enam ruas jalan tol, yaitu Tol Cengkareng-Kunciran, Kunciran-Serpong, Serpong-Cinere, Cinere-Jagorawi, Cimanggis-Cibitung, dan Cibitung-Cilincing.
Penyelesaian ini menandai penyempurnaan struktur jaringan jalan tol di kawasan Jabodetabek, yang sebelumnya telah memiliki Tol Lingkar Dalam Kota dan Tol JORR 1, sehingga menciptakan sistem transportasi yang lebih terintegrasi dan efisien.
Sejalan dengan langkah strategis yang disampaikan Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin, Pemerintah berkomitmen kuat menciptakan konektivitas nasional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan perluasan pemerataan pembangunan. Upaya ini salah satunya digenjot melalui pembangunan jalan tol. Wapres menggarisbawahi pentingnya prinsip keberlanjutan dalam pembangunan jalan tol.
“Pembangunan jalan tol ini adalah awal dari pencapaian tujuan yang lebih besar lagi, yaitu kesejahteraan dan pemerataan pembangunan,” ungkap Wapres.
“Beroperasinya Jalan Tol JORR 2 secara penuh diharapkan dapat mengurangi kemacetan, mempercepat waktu tempuh, dan memberikan alternatif rute yang lebih banyak bagi pengguna jalan. Hal ini tentu akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap aktivitas logistik dan distribusi barang di kawasan ini, serta mendukung pertumbuhan ekonomi regional maupun nasional,” kata Kiki mengakhiri.(Riz/Oryza)











