- Libur Imlek Dongkrak Arus Penyeberangan Sumatera-Jawa-Bali
- Pelindo Siap Layani Arus Mudik Lebaran 2026 di 63 Terminal Penumpang
- Ditjen Hubla Revalidasi Auditor ISPS Code 2026, Perkuat Pengawasan Keamanan Kapal dan Pelabuhan
- Hidupkan Budaya Keselamatan Maritim di Labuan Bajo, Kemenhub Gelar Kampanye
- Kapal Patroli KN Jembio-P215 Padamkan Kebakaran KM Inti Marina VII di Perairan Pulau Ular
- KM Inti Mariana VII Terbakar di Selat Sunda, TNI AL Evakuasi 28 Penumpang, 1 Tewas, 2 Hilang
- Kemenhub dan BRIN Dorong SBNP Lewat Smart Buoy, Tekan Risiko Kecelakaan Kapal
- Lonjakan Arus Barang Ramadan, IPC Terminal Petikemas, Optimalkan Fasilitas dan Layanan Terminal
- Presiden Trump Puji Presiden Prabowo Pemimpin Tangguh dan Dihormati Dunia: Saya Tidak Ingin Berhadap
- Pidato di Amerika: Presiden Prabowo Tegaskan Stabilitas, Kepastian Hukum, dan Reformasi SDM
Hadapi Mudik Lebaran 2023, Ini Strategi ASDP Antisipasi Kepadatan di Merak-Bakauheni

Keterangan Gambar : Dermaga Pelabuhan Merak. Foto: property of indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN)JAKARTA: Tak lama lagi pemerintah menghadapi hajatan tahunan mudik Lebaran 2023. Semua stake holder harus siap. Salah satunya adalah PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).
Sejumlah strategi disiapkan ASDP untuk mengantisipasi kepadatan di pelabuhan saat masa mudik Lebaran 2023. Kepadatan biasanya terjadi dinjalur penyeberangan Merak-Bakauheni.
Corporate Secretary ASDP Indonesia Ferry, Shelvy Arifin dalam keterangan tertulis dikutip Senin (20/2/2023) menyatakan pihaknya
Baca Lainnya :
- Budidaya Ikan Air Tawar di Lombok Tengah, Dongkrak Perekonomian dan Ketahanan Pangan0
- Kapolda Jambi dkk Dirawat 2 Dokter Polri di Hutan TKP Kecelakaan Helikopter 0
- Ricky Ham Pagawak Ditahan, Dijerat Pasal Korupsi dan TPPU0
- Komandan KRI Barakuda-814 Pimpin Pembaretan Prajurit ABK TNI AL0
- Alhamdulillah, Tim SAR Temukan Kapolda Jambi di Hutan Bukit Tamia, Evakuasi Via Udara0
telah menyiapkan inisiatif dan strategi untuk mendukung kelancaran layanan pada angkutan Lebaran 2023.
Beberapa inisiatif strategi yang disiapkan yakni penyiapan buffer zone di kilometer 7 tol arah Merak. Berdasarkan rapat dengan Pemprov Banten, kata Shelvy, tada beberapa potensi pengembangan lahan untuk buffer zone di luar area pelabuhan. Antara lain penyediaan lahan di kilometer 89 dan 97 serta perluasan titik buffer zone di kilometer 68.
Menurut Shelvy, beberapa fungsi rest area sebagai pendukung angkutan penyeberangan adalah menjadi buffer zone sebagai area untuk melakukan screening muatan bahan berbahaya.
Selain itu juga screening tiket pengguna jasa yang akan menyeberang. Hal ini agar sesuai dengan jadwal serta menjamin aspek safety terkait dengan ketepatan data manifes.
PELEBARAN BAHU JALAN
Selanjutnya, pelebaran dan penataan bahu jalan Cikuasa bawah dan atas. ASDP juga akan menambah satu dermaga eksekutif untuk melayani angkutan dominan penumpang pada saat peak season.
Begitu juga dengan relokasi Stasiun Kereta Api Merak. Selain itu juga ada rencana penambahan dermaga di area sekitar Pelabuhan Merak dan Bakauheni, penyiapan dermaga di luar Pelabuhan Merak dan Bakauheni yakni Ciwandan dan Panjang, serta penambahan kapasitas daya tampung pelabuhan untuk kelancaran trafik di Pelabuhan Merak.
“Kami juga akan melakukan sosialisasi secara masif penggunaan tiket online untuk menghindari antrean di pelabuhan sehingga yang belum beli tiket online tidak langsung masuk ke pabuhan,” tandas Shelvy.(Arry/Oryza)











