- Yayasan Persada Moro Tiga Delapan Deklarasi Gerakan Toilet Sekolah Bersih
- Gubernur Sumut Bobby Sebar 33 Bus Perintis ke Lima Kabupaten Dukung Pendidikan
- Pelatihan Vokasi Jangan Hanya Mengejar Sertifikat, Menaker: Bangun Portofolio
- Arus Barang Melonjak 8,2% Tembus 2,8 Juta TEUs, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional
- Pelindo Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional, Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa
- Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Bukan Sekadar Formalitas
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA
- Presiden Prabowo Lantik Kepala BNPB, Kepala-Wakil Kepala BPGMN dan 4 Wakil Menteri
- Teken MoU, PWI-Lemhannas Komitmen Jaga Ketahanan Nasional
- Tukar Jabatan, Maruli Simanjuntak Jabat Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Jadi KSAD
Ekspor Perdana Kopi Sumatera Selatan, IPC TPK Dorong Komiditas Petani Menembus Pasar Dunia

Keterangan Gambar : IPC TPK melayani petikemas ekspor perdana komoditas kopi dari Sumatera Selatan menuju Australia. Total jumlahnya mencapai 19,5 ton. Foto: IPC TPK
Indonesiamaritimenewa.com (IMN), PALEMBANG: Mengawali tahun 2025, IPC TPK melayani petikemas ekspor perdana komoditas kopi dari Sumatera Selatan menuju Australia. Total jumlahnya mencapai 19,5 ton. Ini merupakan dukungan kepada Pemprov Sumsel dalam mendorong komoditas kopi Sumatera Selatan menembus pasar internasional.
Ekspor komoditas perkebunan tersebut juga mendukung perekonomian petani kopi di Sumsel.
Baca Lainnya :
- Moncer, IPCC Dongkrak Jumlah Cargo 15 % dan Kunjungan Kapal 42 % Tahun 20240
- Peduli Lansia, ASDP Serahkan Bantuan ke Yayasan Bakti Bunda Sejahtera Kwitang0
- Kapal Pesiar Coral Geographer Singgah di Pelabuhan Makassar, Pelindo Beri Layanan Terbaik0
- Komplotan Maling Speedboat di Pulau Kasu Diringkus Babinpotmar dan Babinsa0
- Kata Erick Thohir Biaya Logistik Turun Tapi Masih Tinggi, Ini yang Dilakukan Pelindo0
Manager IPC TPK Area Palembang, Agustian Chandra memastikan kesiapan IPC TPK selaku pengelola terminal petikemas dalam melayani ekspor kopi dari Pelabuhan Boom Baru menuju pasar Internasional. Ekspor perdana ini menjadi peluang bagi shipping line untuk sandar di Pelabuhan Boom baru.
Adapun biji kopi yang dikirim menggunakan petikemas melalui IPC TPK Area Palembang antara lain: Green Bean kopi jenis Arabica Grade 1 Specialty asal Semendo dan Muara Enim serta Robusta Grade 1 asal Pagar Alam.
Pelepasan ekspor perdana kopi di Pelabuhan Boom Baru Palembang dilakukan pada pada Minggu, 20 Januari 2025. Rencana selanjutnya akan ada ekspor kopi ke Malaysia sebesar 39,6 ton Green Bean Kopi jenis Robusta Grade 4 asal Pagar Alam.
Dilansir dari data Statistik Kopi Indonesia, pada tahun 2022 Provinsi Sumatera Selatan berkontribusi paling tinggi sebesar 26,85% dari total produksi kopi Indonesia. Provinsi Sumatera Selatan menghasilkan produksi sebesar 208,04 ribu ton dari total produksi sebesar 774,96 ribu ton.
Dengan demikian potensi ekspor yang terbuka menjadikan langkah positif untuk perkembangan industri kopi lokal menjadi lebih berkembang dan Provinsi Sumatera Selatan siap menjadi salah satu sentra kopi terkemuka di Indonesia.
"Dengan kolaborasi dan dukungan berbagai pemangku kepentingan, harapannya di tahun 2025 nilai ekspor berbagai komoditas asli Sumatera Selatan dapat terus tumbuh yang berdampak pada peningkatan perekonomian petani maupun umkm di Sumatera Selatan.” tandas Agustian. (Arry/Oryza)











