- Penyelundupan 10,9 Ton Pasir dan Balok Timah Rp1,7 M Dibongkar TNI AL di Jakarta Utara
- Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia digagalkan Kodaeral IV di Perairan Karimun
- Buntut Ucapan Lu Punya Otak Nggak, PWI Seret Hotman Paris ke Jalur Hukum
- Sentil Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat: Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
- Dikejar TNI AL, Mafia Internasional Buang Tas Isi Liqiuid Vape Yakuza ke Laut
- Bangun Budaya Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Bagikan 150 Life Jacket ke Nelayan
- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Sumbar, KRI Kalahitam-828 dan Tim BI Keliling Kepulauan Mentawai

Keterangan Gambar : Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) II, Laksamana Pertama TNI Sarimpunan Tanjung beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Sumbar dan pejabat Bank Indonesia Sumbar melepas tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat menggunakan KRI Kalahitam-828. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) yang digelar oleh Bank Indonesia (BI) perwakilan Sumatera Barat melibatkan kapal perang KRI Kalahitam-828. Ekspedisi kali ini menyasar pulau-pulau terpencil di Kepulauan Mentawai.
Kapal di bawah Satuan Kapal Patroli (Satrol) Pangkalan Utama TNI AL II (Lantamal II) ini melaksanakan operasi pengamanan program tersebut. Tim Satgas BI bersama personel Lantamal II menuju beberapa pulau yang berada di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Daerah ini menjadi tujuan kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat.
Baca Lainnya :
- Kasal dan Deputy Chief of Royal Australian Navy Perkuat Diplomasi Maritim0
- Indonesian Cultural Day, Satgas MTF TNI Konga Kenalkan Budaya & Kuliner Nusantara ke Pelajar Lebanon0
- Pidato di SPIEF 2025 Rusia, Presiden Prabowo Suarakan Kolaborasi Hadapi Geopolitik Global0
- Pertemuan Akrab Presiden Prabowo dan Presiden Putin di Rusia, Ini yang Dibahas0
- Tiba di Federasi Rusia, Presiden Prabowo Akan Bertemu Presiden Vladimir Putin0
Acara pelepasan ini dilaksanakan di Pelabuhan 4 Pelindo Teluk Bayur pada Selasa (24/6/2025). Acara tersebut dihadiri oleh Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) II, Laksamana Pertama TNI Sarimpunan Tanjung beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Forkompinda Sumbar, Kepala BI perwakilan Sumbar, pimpinan bank pemerintah maupun swasta yang berada di Sumbar, Wadanlantamal II Kolonel Laut (P) Mulyadi, Pejabat Utama dan Kasatker Lantamal II.
Sebelum pemberangkatan Tim Ekspedisi, Kepala departemen pengelolaan uang dari Bank Indonesia, Anwar Bashori dalam sambutannya menjelaskan soal Ekspedisi Rupiah Berdaulat.
Ekspedisi Rupiah Berdaulat menyasar daerah 3 T (Terdepan, Terluar dan Terpencil). Adapun untuk daerah di Kabupaten Kepulauan Mentawai meliputi Pulau Siberut (Maileppet), Pulau Siberut (Sikabaluan), Pulau Pagai Selatan, Pulau Pagai Utara, Pulau Sipora kemudian kembali ke Padang dengan jarak tempuh 505 Nm.
Dalam upacara pelepasan tersebut, Laksma TNI Sarimpunan Tanjung memasangkan jaket relawan kepada Komandan KRI KLH-828 Mayor Laut (P) Afrizal Adrianto. Sedangkan Anwar Bashori selaku perwakilan dari BI memasangkan jaket relawan kepada salah satu petugas relawan BI.
Acara diakhiri dengan pelepasan tali tros KRI Kalahitam-828, secara simbolis oleh Forkompinda Sumbar. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi TNI AL dan Bank Indonesia dalam memperkuat kedaulatan ekonomi dan kehadiran negara di wilayah 3T. (Arry/Oryza)











