- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Duh! Penumpang KMP Athaya Rute Bakauheni-Merak Jatuh ke Laut

Keterangan Gambar : Ilustrasi kapal penyeberangan Bakauheni-Merak. Foto: property of indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MERAK: Seorang pria penumpang KMP Athaya Rute Bakauheni-Merak Jatuh ke Laut, Sabtu (25/1/2025) dini hari. Korban diketahui bernama Slamet (56) terjatuh saat kapal memasuki perairan Merak, Banten.
Seorang saksi melihat Slamet terjatuh dari kapal feri saat perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni ke Merak sekitar pukul 01.00 WIB. Saksi tersebut segera melapor ke petugas kapal.
Baca Lainnya :
- Pembongkaran Pagar Laut di Tangerang, TNI AL: Lebih Cepat Selesai, Nelayan Bisa Melaut0
- Dalang Pemagaran Laut Harus Diungkap, Titiek Soeharto: Jangan Takut Melawan Oligarki0
- Kasal, Titiek Soeharto hingga 3 Menteri Turun ke Lokasi Pembongkaran Pagar Laut Tangerang 0
- Bongkar! Pasukan TNI AL dan 1.000 Nelayan Kembali Gempur Pagar Laut di Tangerang0
- Longsor di Kota Batam, Prajurit TNI AL Menggelar Aksi Tanggap Darurat0
Sebelum berlabuh di Pelabuhan Merak, kapal sempat berputar selama sekitar 30 menit untuk mencari Slamet, namun tidak ditemukan. Belum diketahui penyebab insiden ini. Tim SAR gabungan pun diturunkan untuk mencari korban.
Kepala Subseksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Rizky Dwianto kepada wartawan mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 01.00 WIB ketika kapal berlayar dati Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak.
"Saksi mata, Dwi Chandra Kurniawan, menyebutkan bahwa korban terjatuh ke laut," kata Rizky Dwianto kepada wartawan, Sabtu (25/1/2025).
Ia menambahkan, kapal sempat mencari korban selama 30 menit di sekitar lokasi kejadian namun korban tidak ditemukan.
Basarnas Banten baru menerima informasi adanya penumpang terjatuh dari kapal sekitar pukul 04.32 WIB. Tim SAR Basarnas Banten kemudian turun ke lokasi sekitar setengah jam kemudian.
"Merespons laporan tersebut, pada pukul 04.55 satu tim rescue diterjunkan ke lokasi menggunakan RIB 02 Banten untuk melakukan pencarian. Upaya pencarian masih terus dilakukan, dan pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tetap waspada selama perjalanan laut," tandas Rizky. (Arry/Oryza)











