- Dorong Pertumbuhan Industri, Pelindo Tambah 4 Quay Container Crane di Terminal Peti Kemas Semarang
- Pelindo Group Berangkatkan 7.570 Peserta Mudik Gratis 2026, Dirut: Tradisi Satukan Bangsa
- Penyesuaian Sistem Gate Pass Pelayanan Terminal Peti Kemas Tanjung Priok Berjalan Normal
- Edan! H-7 Lebaran Merak-Bakauheni Ditempuh 5 Jam, Buka Puasa Cuma Minum Air
- Ini Langkah Pelindo Multi Terminal Perkuat Implementasi Safety Culture di Seluruh Terminal Nonpetikemas
- Pesantren Kilat di Kapal Perang TNI AL Selesai, Ratusan Pelajar Peroleh Ilmu Agama dan Perkuat Karakter
- Setahun Danantara Indonesia, Presiden Prabowo Tekankan Integritas dan Tata Kelola Jangka Panjang
- Mudik Nyaman Bersama PELNI, 1.230 Pemudik Naik Kapal Gratis Balikpapan-Surabaya
- PELNI Ajak Pejabat BP BUMN dan Kemenhub ke Tanjung Priok Pantau Langsung Arus Mudik Lebaran 2026
- Angkutan Lebaran 2026, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Siapkan Layanan Terbaik
Duh! Penumpang KMP Athaya Rute Bakauheni-Merak Jatuh ke Laut

Keterangan Gambar : Ilustrasi kapal penyeberangan Bakauheni-Merak. Foto: property of indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MERAK: Seorang pria penumpang KMP Athaya Rute Bakauheni-Merak Jatuh ke Laut, Sabtu (25/1/2025) dini hari. Korban diketahui bernama Slamet (56) terjatuh saat kapal memasuki perairan Merak, Banten.
Seorang saksi melihat Slamet terjatuh dari kapal feri saat perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni ke Merak sekitar pukul 01.00 WIB. Saksi tersebut segera melapor ke petugas kapal.
Baca Lainnya :
- Pembongkaran Pagar Laut di Tangerang, TNI AL: Lebih Cepat Selesai, Nelayan Bisa Melaut0
- Dalang Pemagaran Laut Harus Diungkap, Titiek Soeharto: Jangan Takut Melawan Oligarki0
- Kasal, Titiek Soeharto hingga 3 Menteri Turun ke Lokasi Pembongkaran Pagar Laut Tangerang 0
- Bongkar! Pasukan TNI AL dan 1.000 Nelayan Kembali Gempur Pagar Laut di Tangerang0
- Longsor di Kota Batam, Prajurit TNI AL Menggelar Aksi Tanggap Darurat0
Sebelum berlabuh di Pelabuhan Merak, kapal sempat berputar selama sekitar 30 menit untuk mencari Slamet, namun tidak ditemukan. Belum diketahui penyebab insiden ini. Tim SAR gabungan pun diturunkan untuk mencari korban.
Kepala Subseksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Rizky Dwianto kepada wartawan mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 01.00 WIB ketika kapal berlayar dati Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak.
"Saksi mata, Dwi Chandra Kurniawan, menyebutkan bahwa korban terjatuh ke laut," kata Rizky Dwianto kepada wartawan, Sabtu (25/1/2025).
Ia menambahkan, kapal sempat mencari korban selama 30 menit di sekitar lokasi kejadian namun korban tidak ditemukan.
Basarnas Banten baru menerima informasi adanya penumpang terjatuh dari kapal sekitar pukul 04.32 WIB. Tim SAR Basarnas Banten kemudian turun ke lokasi sekitar setengah jam kemudian.
"Merespons laporan tersebut, pada pukul 04.55 satu tim rescue diterjunkan ke lokasi menggunakan RIB 02 Banten untuk melakukan pencarian. Upaya pencarian masih terus dilakukan, dan pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tetap waspada selama perjalanan laut," tandas Rizky. (Arry/Oryza)











