- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Duh! Penumpang KMP Athaya Rute Bakauheni-Merak Jatuh ke Laut

Keterangan Gambar : Ilustrasi kapal penyeberangan Bakauheni-Merak. Foto: property of indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MERAK: Seorang pria penumpang KMP Athaya Rute Bakauheni-Merak Jatuh ke Laut, Sabtu (25/1/2025) dini hari. Korban diketahui bernama Slamet (56) terjatuh saat kapal memasuki perairan Merak, Banten.
Seorang saksi melihat Slamet terjatuh dari kapal feri saat perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni ke Merak sekitar pukul 01.00 WIB. Saksi tersebut segera melapor ke petugas kapal.
Baca Lainnya :
- Pembongkaran Pagar Laut di Tangerang, TNI AL: Lebih Cepat Selesai, Nelayan Bisa Melaut0
- Dalang Pemagaran Laut Harus Diungkap, Titiek Soeharto: Jangan Takut Melawan Oligarki0
- Kasal, Titiek Soeharto hingga 3 Menteri Turun ke Lokasi Pembongkaran Pagar Laut Tangerang 0
- Bongkar! Pasukan TNI AL dan 1.000 Nelayan Kembali Gempur Pagar Laut di Tangerang0
- Longsor di Kota Batam, Prajurit TNI AL Menggelar Aksi Tanggap Darurat0
Sebelum berlabuh di Pelabuhan Merak, kapal sempat berputar selama sekitar 30 menit untuk mencari Slamet, namun tidak ditemukan. Belum diketahui penyebab insiden ini. Tim SAR gabungan pun diturunkan untuk mencari korban.
Kepala Subseksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Rizky Dwianto kepada wartawan mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 01.00 WIB ketika kapal berlayar dati Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak.
"Saksi mata, Dwi Chandra Kurniawan, menyebutkan bahwa korban terjatuh ke laut," kata Rizky Dwianto kepada wartawan, Sabtu (25/1/2025).
Ia menambahkan, kapal sempat mencari korban selama 30 menit di sekitar lokasi kejadian namun korban tidak ditemukan.
Basarnas Banten baru menerima informasi adanya penumpang terjatuh dari kapal sekitar pukul 04.32 WIB. Tim SAR Basarnas Banten kemudian turun ke lokasi sekitar setengah jam kemudian.
"Merespons laporan tersebut, pada pukul 04.55 satu tim rescue diterjunkan ke lokasi menggunakan RIB 02 Banten untuk melakukan pencarian. Upaya pencarian masih terus dilakukan, dan pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tetap waspada selama perjalanan laut," tandas Rizky. (Arry/Oryza)











