- Diskon Tiket PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen
- Paus Bungkuk Terdampar di Pantai Perancak Bali, Tak Kuat Bertahan Hidup
- Penyelundupan 10,9 Ton Pasir dan Balok Timah Rp1,7 M Dibongkar TNI AL di Jakarta Utara
- Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia digagalkan Kodaeral IV di Perairan Karimun
- GM Pelindo Regional 2 Panjang: Tren Operasional Semester I Tahun 2026 Positif, Optimistis Kinerja Tumbuh Hingga Akhir Tahun
- Buntut Ucapan Lu Punya Otak Nggak, PWI Seret Hotman Paris ke Jalur Hukum
- Sentil Pernyataan Hotman Paris, PWI Pusat: Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
- Dikejar TNI AL, Mafia Internasional Buang Tas Isi Liqiuid Vape Yakuza ke Laut
- Bangun Budaya Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Bagikan 150 Life Jacket ke Nelayan
- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
Begini Strategi IPC TPK Genjot Ekspor-Impor Lampung

Keterangan Gambar : Kapal MV MSC Bremerhaven V, dengan LOA 294 meter sandar di Lampung. Kapal ini merupakan kapal terpanjang dalam sejarah pelayanan peti kemas di IPC TPK Area Panjang. Foto: IPC TPK
Indonesiamaritimenees.xom (IMN), LAMPUNG: IPC Terminal Petikemas/IPC TPK melakukan beberapa strategi mendukung pemerintah meningkatkan distribusi barang di Lampung, baik melalui ekspor maupun impor. Salah satunya dengan mendatangkan kapal besar untuk sandar di IPC TPK Area Panjang.
Langkah lainnya yaitu peremajaan alat bongkar muat yang telah diagendakan Pelindo Terminal Petikemas selaku pemegang saham dari IPC TPK.
Baca Lainnya :
- TTL dan Aparatur Perhubungan Dorong Pencapaian Strategi & Inovasi Pembangunan Sektor Transportasi0
- Pelindo Regional 2 Pontianak Tingkatkan Layanan Melalui TOS Nusantara0
- Transparansi Bebas Korupsi, Pelindo Solusi Logistik Perluas Standarisasi dan Digitalisasi0
- Pelindo Terminal Petikemas Terapkan TOS Nusantara di TPK Ambon, Ini Keunggulannya0
- HUT ke-78 RI, Pelindo Solusi Logistik Gelar Aksi Peduli Masyarakat Sekitar Pelabuham0
"Melihat fungsi pelabuhan sebagai pintu gerbang perekonomian, IPC TPK akan terus mengoptimalkan kontribusi pada peningkatan perekonomian nasional melalui nilai ekspor-impor khususnya di wilayah Lampung yang komoditas terbesarnya berasal dari hasil bumi." jelas Direktur Utama IPC TPK, Guna Mulyana dalam keterangan tertulis, Jumat (8/9/2023).
Realisasinya, Kapal MV MSC Bremerhaven V, sandar pada Sabtu (2/9/2023) dengan LOA 294 meter yang merupakan kapal terpanjang dalam sejarah pelayanan peti kemas di IPC TPK Area Panjang. Sandarnya kapal besar dengan jumlah muatan yang semakin banyak, membuka potensi tumbuhnya ekspor impor dengan biaya bongkar muat yang lebih efisien.
Kapal berjenis New Panamax tersebut berkapasitas 14.500 TEUs. Sebelumnya kapal tersebut berangkat dari Tanjung Pelepas Malaysia dan akan dilanjutkan dengan tujuan Jakarta.
Tidak berhenti di situ saja, Pelindo Terminal Petikemas juga mendukung upaya ini melalui peremajaan alat bongkar muat untuk memastikan kesiapan dari sisi operasional dan menyesuaikan kebutuhan pelayanan terhadap pelanggan. Agar lebih optimal dalam melayani kapal besar, rencananya IPC TPK Area Panjang akan dilengkapi dengan tambahan 1 unit Quay Container Crane di terminal petikemas.
Melansir laman Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, ekspor-impor Lampung meningkat sangat signifikan di bulan Juli 2023. Nilai Ekspor Provinsi Lampung pada Juli 2023 mencapai US$428,91 juta. Angka ini mengalami peningkatan sebesar US$36,79 juta atau naik 9,38 persen dibandingkan Juni 2023 yang mencapai US$392,13 juta.
Nilai impor Provinsi Lampung pada Juli 2023 mencapai US$321,95 juta, mengalami peningkatan sebesar US$147,99 juta atau naik 85,07 persen dibanding Juni 2023 yang tercatat US$173,97 juta.
“Kami berharap dilayaninya kapal besar dapat menumbuhkan industri baru karena kemudahan distribusi barang serta mengundang lebih banyak kapal besar untuk sandar di Pelabuhan Panjang," pungkas Guna. (Arry/Oryza)











