- KMP Batumandi Tenggelam, Kemenhub dan ASDP Pastikan Pelabuhan Merak Tetap Normal
- Kemenhub dan Jasa Raharja Pastikan Hak Penumpang KMP Batumandi Pascakebakaran di Perairan Merak
- Kejati dan Pelindo Regional 2 Bengkulu MoU, Fondasi Kepastian Hukum Operasional Pelabuhan
- Little Harbour di Pelindo Regional 2, Dermaga Aman untuk si-Kecil, Orang Tua Tenang Bekerja
- Kapal Tanker Global 168 Bawa 1 Ton Ketamine Disergap Polri dan BNN di Selat Malaka
- Security, Security, Security, Akhirnya, KMP Batumandi Terbalik dan Tenggelam
- Permanent Make Up Indonesia Festival 2026, Wamenaker Tekankan Pentingnya Sertifikasi Profesi
- Tuntas Pemadaman KMP Batumandi, Kemenhub Kerahkan KN Trisula P.111 untuk Pendinginan
- IPC TPK Gandeng Mitra Operasional Deklarasi Pelabuhan Bersih Bebas Pungli
- Heboh Lagi Kebakaran Kapal Berbendera Indonesia: Analisis Kasus Kebakaran KMP Batumandi
Ayam Ras Filipina Mau Diselundupkan, Belum Sampai Tujuan Kapal Disergap TNI AL

Keterangan Gambar : Kapal Filipina membawa bahan minuman keras dan 227 ekor ayam ras Filipina yang dimasukkan ke tas anyaman, dikejar dan ditangkap oleh TNI AL di perairan Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Sebuah kapal mengangkut ayam ras Filipina dan barang campuran minuman keras tanpa cukai mau diselundupkan lewat Perairan Kepulauan Sangihe. Kapal tersebut dikejar oleh Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Tahuna, Sabtu (7/6/2025).
Upaya penyelundupan tersebut terdeteksi dari informasi intelijen yang menyebutkan akan ada kapal yang memuat ayam Filipina dan barang campuran yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Selanjutnya atas perintah Danlanal Tahuna Letkol Laut (P) Hadi Subandi, tim SFQR Lanal Tahuna menuju ke lokasi dan memantau secara intensif.
Tim SFQR Lanal Tahuna selanjutnya melaksanakan persiapan untuk melakukan deteksi dini dan Jarkaplid terhadap kapal yang diduga membawa barang ilegal dengan menggunakan armada RBB 12 mtr. Estimasi pergerakan RBB tim SFQR Lanal Tahuna pada hari Sabtu, 7 Juni 2025 pukul 03.00 WITA.
Tim yang sudah menunggu dan mengintai kedatangan terduga pelaku melihat ada satu buah kapal yang akan melintas di dekat lokasi penyekatan. Tim segera mengejar lalu memeriksa kapal tersebut.
Ketika diperiksa, kapal tanpa nama yang berangkat dari Filipina tujuan Tahuna tersebut membawa muatan 227 ekor ayam ras Filipina yang dimasukkan ke dalam tas anyaman, serta barang campuran berupa 20 botol minuman keras dan 1 karung obat ayam dengan estimasi nilai ekonomis sekitar Rp2.281.000.000.
Baca Lainnya :
- Lagi, Penyelundupan Rokok Digagalkan Tim SFQR TNI AL di Selat Laut Kotabaru0
- Kapal Bawa 25 Ton Pasir Timah Mau Diselundupkan ke Malaysia Kandas! Diringkus TNI AL0
- Lagi, Penyelundupan Ballpress dari Malaysia Digagalkan Tim F1QR TNI AL0
- Penyelundupan 27.000 Benih Bening Lobster di Pacitan Digagalkan Prajurit TNI AL dan Tim Gabungan0
- 2 Kapal Ikan Malaysia Disergap KP Hiu-16 KKP di Selat Malaka0
Tim juga berhasil mengamankan 2 orang terduga pelaku yang terdiri dari 1 WNI dan 1 WNA asal Filipina. Selanjutnya para terduga pelaku, kapal beserta barang bukti dibawa menuju Lanal Tahuna untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Penangkapan tindak pidana tersebut merupakan implementasi dari perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang selalu menekankan bahwa Prajurit TNI AL akan selalu sigap dalam menghalau segala ancaman yang datang. Khususnya penyelundupan melalui perairan yurisdiksi Indonesia. (Bow/Oryza)











