260 Pelabuhan Diteropong KPK, Pelaku Pungli dan Korupsi Bakal Panas Dingin

By Indonesia Maritime News 03 Feb 2023, 14:44:43 WIB Pelabuhan
260 Pelabuhan Diteropong KPK, Pelaku Pungli dan Korupsi Bakal Panas Dingin

Keterangan Gambar : Ilustrasi. Tumpukan kontainer. Foto: Property of indonesiamaritimenews.com


Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Sistem digitalisasi akan diberlalukan di 260 pelabuhan di Indonesia guna menutup celah korupsi. Dari ratusan pelabuhan tersebut baru 14 pelabuhan yang sudah menerapkan digitalisasi.

 Pahala Nainggolan, Koordinator Pelaksana Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) mengatakan, digitalisasi dapat menutup celah korupsi di pelabuhan. Karena birokrasi di pelabuhan bisa dipangkas.

"Semakin lama dia (kapal) di pelabuhan, semakin berbelit, kita percaya korupsinya ada di situ," kata Nainggolan dalam acara peluncuran kanal Jaga Pelabuhan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2023),

Baca Lainnya :

Nantinya pihak terkait di pelabuhan  digabung dalam satu sistem untuk  mempermudah pelayanan kepada pengguna pelabuhan. Karena birokrasi yang berbelit membuat kapal-kapal besar enggan sandar di Indonesia. 

"Kapal-kapal yang gede-gede nggak mau mendarat ke Indonesia karena nggak jelas perginya kapan," ungkap Pahala.

Deputi Pencegahan KPK ini juga mengungkapkan, salah satu tantangan digitalisasi adalah ada 16 lembaga yang punya wewenang di pelabuhan. 

"Jam pulangnya saja beda-beda. Memang kita bisa suruh itu kapal harus berlabuh jam berapa, kan nggak. Kalau berlabuh jam 6, badan karantina pulang jam 5, besok baru diperiksa. Semakin lama kapal sandar, semakin mahal tarifnya. Semakin ogah orang datang ke Indonesia," cetus Pahala.

Karrna itu sistem digital selain akan memangkas birokrasi juga menutup celah terjadinya pungli dan korupsi. Sebanyak 260 pelabuhan yang ditargetkan menerapkan digitalisasi, termasuk pelabuhan yang tidak resmi.

Diharapkan seluruh Indonesia ini semua pergerakan kapal akan digital. "Ketahuan dia bikin apa, berapa banyak. Karena pelabuhan ini bukan hanya pelabuhan resmi kayak Tanjung Priok dan lainnya," tandas Pahala. Pelaku pungli korupsi bakal panas dingin bila tidak berhenti berbuat curang. (Arry/Oryza)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook