- IPC TPK Gandeng Mitra Operasional Deklarasi Pelabuhan Bersih Bebas Pungli
- Heboh Lagi Kebakaran Kapal Berbendera Indonesia: Analisis Kasus Kebakaran KMP Batumandi
- Kondisi Kapal KMP Batumandi Kini, Penanganan Korban Luka Bakar, Anak-anak dan Lansia
- Menhub Minta Polri-KNKT Usut Kebakaran KMP Batumandi, Kapolri: Kami akan Selidiki
- Lewat Karirhub, Kemnaker dan Universitas Harkat Negeri Jembatani Kampus dan Industri
- InaSkills 2026 Digelar 26-31 Oktober, Jaring Talenta Keterampilan Nasional
- Jaga Pesisir Pantura, Pelindo Dukung Pemulihan Ekosistem Mangrove di Demak
- Jajaran Komisaris PELNI Temui Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali di Mabesal Cilangkap
- KMP Batumandi Angkut 420 Penumpang Dimangsa Api, TNI AL Kerahkan 3 Kapal dan Tim Kesehatan
- KMP Batumandi Terbakar di Merak, Gubernur Banten Apresiasi Nelayan Sigap Menolong Penumpang
Nelayan Banten 5 Hari Hilang, Ditemukan TNI AL Terdampar di Tasikmalaya

Keterangan Gambar : Nelayan sedang diberikan pertolongan.Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Lima hari Makmur, nalayan asal Banten, terombang-ambing di tengah laut dan dinyatakan hilang oleh keluarganya. Dia akhirnya ditemukan oleh Tim SAR Gabungan TNI Angkatan Laut Lanal Banten di Pantai Cikalong, Tasikmalaya, Jabar.
Makmur ditemukan terdampar di Pantai Pangkalan Desa Mandala Jaya Kecamatan.Cikalong, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (31/1/2023). Pria berusia 56 tahun ini saat ditemukan dalam kondisi selamat.
Kejadian yang menimpa warga Kampung Binyangen, Kecamatan Wanasalam, Lebak, Banten ini berawal saat ia melaut menggunakan kapal KM. Dimas. Pada Jumat (27/1)hilang kontak di wilayah Binuangeun dan kehabisan bahan bakar.
Baca Lainnya :
- Ini 15 Perusahaan yang melakukan Perjanjian Jual Beli Minyak Mentah dengan Pertamina.0
- Teddy Minahasa Dituduh Dapat Rp300 Juta dari Jual BB Sabu, Ini Dakwaan Lengkap Jaksa0
- Mahasiswa UI Tewas Kecelakaan, Anggota DPR Habiburokhman: Cabut Status Tersangka 0
- Didakwa Jual Barang Bukti Narkoba, Teddy Minahasa Ajukan Eksepsi.0
- Penipuan Umrah Rp1,8 Miliar Dibongkar Polres Bogor, 106 Orang Gagal Berangkat0
Ia sempat memberitahukan keluarganya tentang kondisi tersebut. Makmur juga berinisiatif untuk lego jangkar di sekitar perairan Cihara Cibobos, Lebak, Banten. Namun karena cuaca tidak bersahabat, tali jangkar KM. Dimas putus.
DILAKUKAN PENCARIAN
Mendapat informasi tersebut, Danlanal Banten Kolonel Laut (P) Dedi Komarudin memerintahkan Bintara Pembinaan Potensi Maritim (Babinpotmar) Posal Binuangeun Lanal Banten Serma Budi, tim SAR Gabungan Lanal Banten untuk bergabung bersama Basarnas dan Polairud untuk mencari Warga Wanasalam tersebut, namun tidak ditemukan.
Danposal Binuangeun Letda Laut (S) Sukamdani menyampaikan, bahwa korban yang dilaporkan hilang di laut saat hendak mencari ikan seorang diri memakai kapal motornya di Perairan Cihara.
Sebelum dinyatakan hilang, korban sempat mengirim pesan kepada anaknya bahwa kapal motor habis bensin dan jangkar putus. Kapal terempas terbawa gelombang kemudian hilang komunikasi.
Setelah 5 hari terombang-ambing di tengah laut, akhirnya Makmur ditemukan oleh Tim SAR Gabungan Lanal Banten. Makmur terbawa arus sejauh 142 NM di Pantai Pangkalan Desa Mandala Jaya Kecamatan, Cikalong, Tasikmalaya, Jawa Barat. Ia ditemukan dalam keadaan selamat.
Untuk memastikan kondisi Makmur, nelayan ini dibawa ke Puskesmas terdekat, untuk diberikan perawatan Medis. "Kami bawa ke puskesmas, untuk diberikan penanganan medis, khawatir dia (Makmur) kelelahan akibat terlalu lama di tengah laut," jelas Letda Laut (S) Sukamdani.
Keberhasilan Search And Rescue (SAR) terhadap musibah ini merupakan hasil sinergitas TNI AL dengan pihak terkait seperti SAR Banten, Polairud Binuangeun, Polsek Cikalong Tasikmalaya, Polairud Tasikmalaya, BMKG Serang, BPBD Provinsi Banten serta Masyarakat sesuai penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali dalam menjaga Soliditas dan memperkokoh sinergitas. (Arry/ Oryza)











