- Kejurnas Karate Kasal Cup V-2026 Digelar, TNI AL Ajak Petarung dan Karateka Muda Daftar
- Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Daya Saing Industri Nasional dan Global, Segini Target 2026
- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
120 Ekor Anjing Mati Seberat 2 Ton Mau Diselundupkan ke Manado, Digagalkan TNI AL

Keterangan Gambar : Mobil pick up membawa 120 ekor anjing mati seberat 2 ton diamankan TNI AL. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MAMUJU: TNI Angkatan Laut dalam hal ini Lanal Mamuju bekerjasama dengan Karantina Pertanian Sulawesi Barat (Sulbar), berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 2 ton daging anjing asal Kalimantan. Daging anjing tanpa dilengkapi dokumen yang sah tersebut, diamankan di Pelabuhan Mamuju, Sulbar.
Aksi penggagalan tersebut bermula ketika petugas karantina bersama Tim Satgas Lanal Mamuju yang sedang bertugas mencurigai adanya tetesan air dari 2 mobil pick up yang baru saja keluar dari kapal pada Jumat (22/12/2023) lalu.
Baca Lainnya :
- Jelang Tahun Baru 2024, Ratusan Liter Miras Cap Tikus Diamankan TNI AL dari Kapal0
- Satgas Nataru TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ayam Aduan Ras Filipina dan Miras0
- Tutup Tahun 2023, Tim Gabungan TNI AL Gagalkan Penyelundupan Miras di Perbatasan Malaysia0
- Aksi Cepat Tanggap, Prajurit TNI AL Temukan 3 Jenazah Korban Laka Laut di Perairan Selayar0
- Pengabdian Prajurit TNI AL di Pesisir Natuna, Jadi Guru di Rumah Pintar Kampung Bahari0
Awalnya pemilik mobil saat ditanya petugas mengaku bahwa di dalam kendaraannya tersebut berisi ikan. Namun tim Personel Pengamanan Pelabuhan Mamuju tetap melaksanakan pemeriksaan.
Hasilnya, ditemukan 120 ekor anjing yang telah mati dalam kondisi masih utuh dengan total berat 2 ton. Rencananya daging anjing tersebut akan dibawa ke Manado karena permintaan semakin meningkat menjelang libur Hari Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
Karena tidak dilengkapi dengan sertifikat atau dokumen resmi, seluruh barang bukti dibawa ke Markas Lanal Mamuju untuk diperiksa lebih lanjut. Setelah diperiksa, seluruh barang bukti hasil penangkapan diserahkan kepada kantor Karantina Sulbar untuk dilaksanakan pemusnahan.
Keberhasilan Tim Satgas Lanal Mamuju yang bekerjasama dengan Karantina Pertanian Sulbar dalam menggagalkan penyelundupan 2 ton daging anjing ilegal ini merupakan aksi nyata dari perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali.
Perintah Kasal kepada seluruh jajaran TNI AL yakni untuk meningkatkan kewaspadaan dan merespon cepat informasi yang diterima, serta bersinergi dengan instansi terkait guna menindak tegas segala aktivitas ilegal, dalam hal ini upaya penyelundupan daging ilegal di wilayah perairan Indonesia. (Riz/Oryza)











