- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
Aksi Cepat Tanggap, Prajurit TNI AL Temukan 3 Jenazah Korban Laka Laut di Perairan Selayar

Keterangan Gambar : Prajurit TNI AL mengevakuasi korban kecelakaan laut di Perairan Selayar, Sulsel. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MAKASSAR: Prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) kembali menemukan dan mengevakuasi korban kecelakaan laut (laka laut). Kali ini prajurit Marinir dari Yonmarhanlan VI Makassar yang bertugas di Pos TNI AL Selayar, berhasil menemukan 3 jenazah korban kapal nelayan (Jolorok) di Perairan Pattumbukang Kabupaten Selayar, Sulsel, Minggu (24/12/2023).
Kecelakaan kapal nelayan tersebut terjadi pada Jum’at (22/12/2023) sekitar pukul 21.00 WITA. Kapal itu sedang membawa 10 orang penumpang terdiri dari 5 orang dewasa dan 5 orang anak anak. Mereka berangkat dari Dermaga Pattumbukang mau ke Desa Monge.
Baca Lainnya :
- Pengabdian Prajurit TNI AL di Pesisir Natuna, Jadi Guru di Rumah Pintar Kampung Bahari0
- Laksda TNI Yayan Sofiyan, Resmi Jabat Asops Kasal0
- Evakuasi Medis Laut, Mahasiswa Calon Nakes Dilatih TNI AL0
- Tahun 2024, TNI AL Kembali Bangun Kapal Patroli Karya Anak Bangsa0
- Kapok! Jambret Emak-emak Dipiting Hantu Laut TNI AL di Pintu Tol0
Namun karena kelebihan muatan, kapal oleng hingga membuat para penumpang panik lalu loncat ke laut. Insiden ini menyebabkan 3 orang penumpang hilang.
Tim SAR gabungan Pos TNI AL Selayar, Basarnas Selayar, Tagana dan personel Babinsa yang sedang berdinas mendapat laporan langsung bergerak cepat melaksanakan pencarian.
Pada Sabtu (23/12) pukul 06.45 WITA Tim SAR gabungan berhasil menemukan 3 orang korban yaitu 1 pria dewasa berusia 42 tahun, 1 wanita dewasa berusia 45 tahun dan 1 remaja pria berusia 11 tahun di kedalaman 3 meter perairan Pattumbukang dalam keadaan meninggal dunia.
Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka di Desa Minangasombia, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Selayar.
Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) Vl, Mayor Marinir Yusman Efendi, M.Tr.Opsla menyampaikan bahwa di manapun bertugas prajurit Marinir TNI AL agar selalu bersinergi dengan berbagai instansi dalam menghadapi situasi yang setiap saat menuntut kehadiran prajuritnya ditengah tengah masyarakat.
Aksi tanggap darurat ini sebagai wujud kepedulian TNI Angkatan Laut (TNI AL) kepada masyarakat sesuai dengan yang ditekankan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, bahwa Prajurit Jalasena harus terus berperan aktif secara profesional, bergerak cepat dalam mendukung kegiatan maupun membantu saat terjadi bencana terutama di perairan Nusantara. (Arry/Oryza)











