- Alumni AAL 40 Tahun 1994 Moro Cadas, Peduli Korban Bencana di Sumatera, Kirim Bantuan Kemanusiaan
- Miras Cap Tikus Nyaris Diselundupkan, Digagalkan TNI AL di Perairan Manado
- Danseskoal Pimpin Tradisi Pembubaran Senat Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-64 TA 2025
- ASDP Hadir di Tengah Korban Bencana, Bergerak Bersama untuk Pulihkan Asa
- ASDP Resmi Operasikan Layanan Kapal Express II di Lintasan Merak-Bakauheni
- Kunjungi Korban Bencana di Padang, Titiek Soeharto: Mudah-mudahan Cobaan ini Cepat Berlalu..
- Kunjungan Presiden Prabowo Obati Kesedihan Korban Bencana: Negara Hadir Lindungi Rakyat
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Bantuan Tanggap Bencana
- Operasi Kemanusiaan di Daerah Bencana, TNI AL Kerahkan Rumah Sakit Lapangan dan Tim Medis
- Koarmada I Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Aceh
Wisuda 1.227 Perwira Transportasi Kapal Niaga, Ini Pesan Menhub

Keterangan Gambar : Sebanyak 1.222 perwira pelaut kapal niaga diwisuda. Foto: dok. Kemenhub
Wisuda 1.227 Perwira
Indonesiamaritimenews.com (IMN),JAKARTA: Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan, mewisuda 1.227 perwira transportasi kapal niaga. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjadi inspektur upacara kelulusan (Bon Voyage).
Para perwira muda itu telah mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) di Politeknik Pelayaran Banten. Wisuda berlangsung di Museum Transportasi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (29/1).
Baca Lainnya :
- Tugas KPLP Bagian Upaya Indonesia Wujudkan Poros Maritim Dunia.0
- Astaga, Bocah Main Petak Umpet di Kontainer Ketiduran Terbawa ke Malaysia0
- Hadapi Arus Mudik Lebaran 2023, Ini 3 Skenario di Pelabuhan Merak 0
- Konektivitas Transportasi Hingga Pelosok, 177 Trayek Angkutan Laut Disiapkan0
- Indonesia Ketua ASEAN, Presiden Jokowi: Akan Terus Berkontribusi Bagi Perdamaian0
Menhub Budi Karya berpesan, para perwira yang telah lulus agar mampu menjaga aspek keselamatan dan keamanan pelayaran. “Pastikan kapal memenuhi aspek keamanan, kapal berfungsi dengan baik, serta nakhoda menjalankan kapal dengan selamat, dan mampu memberikan pelayanan yang prima,” ujar Budi Karya.
Para perwira yang diwisuda juga diminta terus meningkatkan skill, kompetensi dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.
“Pelaut kita harus kompeten, unggul, berintegritas, memiliki jiwa kompetitif, dan mudah beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Karena seperti pesan Bapak Presiden Jokowi bahwa kemampuan sumber daya manusia (SDM) lah yang membuat Indonesia disegani di seluruh dunia," pesan Budi Karya.
JIWA KOMPETITIF
Dia mendorong seluruh perguruan tinggi dan lembaga diklat di lingkungan Kemenhub, agar berperan aktif mendukung penyiapan SDM yang siap mengadopsi teknologi pelayaran di masa depan berkelanjutan dan ramah lingkungan. Para perwira juga harus mampu memahami dan memanfaatkan Internet of Thing, Artificial Intelligence, Big Data dan Blockchain.
"Kita harus realistis bahwa saat ini pelaut di Indonesia belum maksimal jiwa kompetitifnya. Oleh karena itu, kepada semua direktur, kepala badan, kita harus bekerja keras, menempuh pola-pola pendidikan yang spartan, yang meningkatkan kompetensi, yang menanamkan kreativitas,” tutur Budi Karya.
Menhub berharap, dengan meningkatkan kualitas SDM di sektor transportasi, mampu menjadikan Indonesia masuk dalam lima negara terbesar di dunia pada tahun 2045.
Para perwira yang telah lulus tersebut, mengikuti sejumlah diklat yang diselenggarakan di Poltekpel Banten, yaitu: pertama, diklat pembentukan kompetensi di bidang pelayaran melalui jalur Diploma III dan Non Diploma.
Pada diklat pembentukan ini, para perwira melaksanakan pendidikan teori dan praktek di kampus selama 2 (dua) tahun serta praktek berlayar selama 12 bulan di kapal niaga.
Kedua, diklat peningkatan kompetensi di bidang pelayaran yang terdiri dari diklat peningkatan II, III, IV dan V. Pada diklat peningkatan ini, para perwira melaksanakan pendidikan teori dan praktek di kampus. (Arry/Oryza)











