- Diskon Tiket PELNI Dongkrak Mobilitas Warga, Layani 677 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah
- Satgas Yonif 2 Marinir TNI AL Borong Hasil Bumi Mama-mama Papua
- AHY Percepat Transformasi Bali Maritime Turism Hub Jadi Gerbang Wisata Bahari Internasional
- Laba Pelindo Semester I 2026 Tumbuh 60 %, Transformasi Diperkuat Danantara
- Budidaya Kepiting Soka Binaan Pelindo di Pesisir Indramayu Tembus 958 Kg, Peluang Raup Cuan
- Diskon Tiket PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen
- Paus Bungkuk Terdampar di Pantai Perancak Bali, Tak Kuat Bertahan Hidup
- Penyelundupan 10,9 Ton Pasir dan Balok Timah Rp1,7 M Dibongkar TNI AL di Jakarta Utara
- Penyelundupan 1,9 Ton Pasir Timah ke Malaysia digagalkan Kodaeral IV di Perairan Karimun
- GM Pelindo Regional 2 Panjang: Tren Operasional Semester I Tahun 2026 Positif, Optimistis Kinerja Tumbuh Hingga Akhir Tahun
Unik! Taruna Pelayaran Satgas KJK 2025 Mandi Khatulistiwa di Atas KRI Semarang-594

Keterangan Gambar : Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) yang tergabung dalam Satgas Kartika Jala Krida (KJK) 2025, menjalani Mandi Khatulistiwa di atas KRI Semarang-594 yang sedang melintasi Perairan Bitung. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BITUNG: Ada tradisi unik yang dijalani peserta pelayaran Satgas Kartika Jala Krida (KJK) 2025. Mereka menjalani tradisi Mandi Khatulistiwa di atas KRI Semarang-594 saat melintas di perairan Bitung, Minggu 24 Agustus 2025.
Tradisi ini diikuti oleh 105 Taruna AAL Tingkat III yang terdiri dari Korps Teknik, Korps Elektro, dan Korps Suplai. Mandi Khatulistiwa merupakan tradisi di kalangan pelaut, termasuk prajurit TNI Angkatan Laut, yang dilakukan saat kapal melintasi garis khatulistiwa. Tradisi ini menjadi simbol kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pelaut yang baru pertama kali melewati khatulistiwa.
Dalam siaran resmi TNI AL, Minggu (24/8/2025) disebutkan kegiatan ini juga disaksikan Komandan KRI Semarang-594 Letkol Laut (P) Agus Yunianto bersama para perwira pendamping. Momen ini tidak hanya memperkuat kebersamaan para taruna, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur TNI Angkatan Laut yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Baca Lainnya :
- KRI Bung Tomo-357 Sea Phase 3rd AMNEX 2025 di Selat Malaka0
- Bakti Sosial TNI AL di Sukabumi: Pengobatan Gratis, Makan Bergizi, Warga Gembira0
- KRI REM-331 Fergat TNI AL Adu Kemampuan Tempur Laut dengan Royal Thai Navy0
- KRI Raden Martadinata-331 Siap Unjuk Kekuatan dengan Negara Tetangga0
- KRI Bung Tomo-357 Manufer Sailing Pass Disaksikan Pimpinan Angkatan Laut ASEAN0
Selain KRI Semarang-594, TNI AL juga mengirimkan KRI Bima Suci yang saat ini sedang berada di Malaysia. Nantinya, kedua kapal perang TNI AL ini akan bertemu di Brunei Darussalam pada 5 September mendatang.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran untuk memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan terutama dalam menjaga hubungan diplomasi dengan negara sahabat. (Arry/MAR)











