- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
TNI AL Kembali Dipercaya Pimpin ADVANCE Maneuvering Exercise MTF di Laut Mediterania

Keterangan Gambar : KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367) sebagai salah satu unsur yang tergabung dalam Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL kembali dipercaya memimpin pelaksanaan latihan manuver di perairan Mediterania, Lebanon. Foto: Dispenal.
Indonesiamaritimenews.com (IMN), LEBANON: KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367) sebagai salah satu unsur yang tergabung dalam Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL kembali dipercaya memimpin pelaksanaan latihan manuver di perairan Mediterania, Lebanon.
Event internasional Miscellenous Exercise (Miscex) 831 Advance Maneuvering Exercise dengan kapal-kapal unsur Maritime Task Force (MTF) digelar di Area of Maritime Operation (AMO) perairan Mediterania, Lebanon, Kamis (2/10/2025).
Latihan manuver ini untuk kesekian kalinya semenjak KRI SIM-367 bergabung dalam unsur MTF UNIFIL ini melibatkan seluruh unsur MTF yaitu FGS Sachsen-Anhalt F-224 (Jerman), BNS Sangram F-113 (Bangladesh), HS Kanaris F-464 (Yunani), Saida PB-6 (Lebanon) dan KRI Sultan Islandar Muda-367 serta Heli AS 565 HS-1306 Mbe Panther.
Baca Lainnya :
- KRI Wahidin Sudirohusodo-991 Sukses Jalankan Diplomasi Maritim di Kawasan Pasifik0
- Presiden Prabowo Cetak Sejarah! Indonesia Urutan Ketiga Pidato di Sidang PBB Setelah Trump0
- Presiden Prabowo dan Sekjen PBB Bahas Sinergi Atasi Tantangan Global0
- Pidato Presiden Prabowo di PBB: Akhiri Tragedi Gaza, Dukung Solusi 2 Negara0
- Bakti Sosial TNI AL, Masyarakat Papua Nugini Antusias Berobat di Atas KRI Wahidin Sudirohusodo-9910
Seluruh kapal berlayar dalam formasi dan saling unjuk kemampuan di tengah kondisi Laut Mediterania yang bergelombang, membentuk formasi untuk menghadapi simulasi ancaman multidomain pada peperangan laut yang kompleks.
Dalam latihan ini, Force Commander UNIFIL didampingi oleh MTF Commander meninjau langsung dari atas kapal FGS Sachsen-Anhalt F-224 guna melihat lebih dekat kehandalan manuver, interoperabilitas, profesionalitas, dan kesiapsiagaan seluruh unsur MTF dalam menghadapi segala ancaman.
Komandan KRI SIM-367 selaku Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII/P UNIFIL, Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah, menjelaskan bahwa latihan yang telah dirancang oleh MTF UNIFIL ini memiliki peran sentral dalam arsitektur mandat Resolusi PBB 1701 yang dimaksudkan untuk mempertajam naluri tempur, memperkuat interoperabilitas dan meningkatkan kredibilitas sebagai pasukan perdamaian dunia.
“Latihan ini juga juga merupakan implementasi dari upaya confidence building measure. Kepercayaan untuk berkiprah dalam operasi dan latihan bersama unsur multinasional memiliki arti penting bagi diplomasi angkatan laut,” ujar Dansatgas MTF TNI Konga XXVIII/P UNIFIL.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali sangat mengapreasiasi atas capaian yang telah diraih oleh Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/ UNIFIL. Kasal senantiasa menyampaikan kepada seluruh prajurit Jalasena yang tengah menjalankan misi perdamaian dunia untuk selalu memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan, serta menjaga nama baik TNI AL, bangsa dan negara agar tetap harus di dunia internasional. (Arry/oryza)











