- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
TNI AL dan Pasukan Amfibi 32 Negara Indo-Pasifik Samakan Visi di Simposium PALS 2025 Manila

Keterangan Gambar : Para pimpinan pasukan Amfibi/Marinir dari 33 negara kawasan Indo-Pasifik termasuk TNI AL mengikuti Pacific Amphibious Leaders Symposium (PALS) Tahun 2025 di Manila, Filipina. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: TNI AL mengikuti pertemuan pimpinan pasukan Amfibi/Marinir terbesar di kawasan Indo-Pasifik, Pacific Amphibious Leaders Symposium (PALS) Tahun 2025. Event internasional ini diselenggarakan pada 7-11 Juli 2025 di Manila, Filipina.
PALS merupakan kegiatan tahunan yang diprakarsai oleh US Marine Forces Pacific (MARFORPAC). Acara ini menjadi ajang pertemuan dan ajang bertukar pikiran para pemimpin pasukan Amfibi/Marinir yang berada di kawasan Pasifik dan sekitarnya.
Delegasi TNI AL diketuai oleh Brigadir Jenderal TNI Mar Nanang Saefulloh, Komandan Pasmar 2, dengan didampingi Danyon 2 Kapa Mar, serta beberapa perwira staf yaitu Pabanda Multilateral Ban V Straops dan Diplomasi Sopsal, Pabandya Bintikpros Sops Kormar dan Pasiops Yon 2 Roket Mar.
Kegiatan yang mengusung tema “Stronger Together" ini diikuti sejumlah negara sahabat dari 32 negara di kawasan Indo-Pasifik. Selain mengikuti kegiatan peningkatan capacity and capabilty building melalui panel diskusi, delegasi TNI AL juga melaksanakan kegiatan Key Leaders Engagement (KLE) dengan para Ketua Delegasi negara sahabat.
Ketua delagasi tersebut antara lain Komandan Philipine Marine Corps, I MEF (USMC), Royal Thai Marine, Chilean Marine Corps, ROKMC, Royal Netherlands Marine Corps, France Command region Asia-Pacific dan Japan Amphibious Rapid Deployment Brigade.
Baca Lainnya :
- Indonesia dan Brasil Serukan Solusi Damai dan Tata Kelola Global0
- Yuuk Tanam Jagung... Perkuat Ketahanan Pangan, Jaga Stabilitas Nasional0
- KTT BRICS di Rio de Janeiro, Presiden Prabowo Dapat Ucapan Khusus dari Presiden Brasil0
- Kapal Perang Singapura Masuki Indonesia, Kapal Rudal KRI Alamang-644 Awasi Ketat0
- Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS di Rio de Janiero, Momen Bersejarah0
Melalui pertemuan bilateral tersebut diharapkan dapat meningkatkan mutual trust antara para pemimpin pasukan amfibi dalam mewujudkan keamanan dan kemakmuran di wilayah Indo-Pasifik.
Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali selaku Kepala Staf Angkatan Laut menyampaikan bahwa kekuatan pasukan amfibi merupakan kekuatan besar yang memiliki pengaruh kuat dalam menentukan keberhasilan operasi.
Kegiatan PALS merupakan forum yang sangat baik bagi para pemimpin pasukan amfibi untuk saling bertemu dan berdiskusi tentang tantangan dan peluang yang terjadi pada era saat ini serta menyamakan visi dalam menjaga perdamaian dunia.
Pembangunan kekuatan personel melalui kegiatan diplomasi TNI AL merupakan implementasi dari kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali untuk membentuk kemampuan kapabilitas SDM TNI AL dan meningkatan confidence building dalam pergaulan internasional guna mewujudkan prajurit yang profesional, modern, dan tangguh. (Arry/Oryza)











