- Tiba di Vladivostok Rusia, Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan di Eastern Economic Forum ke-11
- Diduga Jaringan Narkoba, Kapal MT ASHLEY Disergap KRI Pulau Rangsang-727 di Perairan Bintan
- HPN 2027 di Lampung Digelar Inklusif dan Kolaboratif, Begini Sejarah Lahirnya Hari Pers
- Pasmar 2 Gelar Maulid Nabi, Tanamkan Keteladanan Rasulullah dalam Pengabdian
- Kemnaker dan PT PKSS Perluas Akses Kesempatan Kerja
- Tegakkan Hukum di Laut, Kemenhub Cetak PPNS Pelayaran Profesional dan Berintegritas
- TNI AL Edukasi Masyarakat Cegah Karhutla di Mempawah dan Kubu Raya
- Indonesia - Australia Kolaborasi Kembangkan Budidaya Perikanan Tematik di Pedesaan
- TNI AL Gagalkan Penyelundupan PMI Ilegal dan WNA Bangladesh di Perairan Indonesia
- Diikuti 12.128 Peserta, Kemnaker Mulai Gelar Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4
TNI AL dan KPLP Kemenhub Lakukan Evakuasi dan Pengamanan Alur Pelayaran

Keterangan Gambar : Kapal Tanker Young Yong kandas di perairan Pulau Nipa. Foto: dok. KPLP
Indonesiamaritimenews.com ( IMN),JAKARTA : Kapal tanker berbendera Djibouti kandas di Selat Singapura dekat Pulau Takong Kecil, Kota Batam, Kepulauan Riau. Tanker Young Yong GT 153911 yang kandas di perairan Pulau Nipa.
Kapal berukuran panjang 332 meter dan lebar 58 meter itu mengangkut 284.429 ton minyak. Kapal itu diawaki oleh 25 orang dan dioperasikan oleh East Wind Ship Management Ltd, perusahaan yang bermarkas di Hong Kong. Kapal tersebut kandas sejak Kamis (27/10/2022) pukul 20.00 WIB.
TNI Angkatan Laut menyiapkan upaya evakuasi pengamanan alur pelayaran dan penyelaman. Unsur TNI AL, KAL Marapas I-4--65 ditugaskan untuk melaksanakan pengawasan dan pengamanan.
Baca Lainnya :
- Pakai Alat Bantu Sarung, Napi Narkoba Kabur dari Lapas Cipinang0
- Kapal Mengangkut 1.200 Ton Pupuk Terbakar di Pelabuhan Cilegon0
- Disambut Cak Imin, Prabowo Diteriaki Calon Presiden di PKB Road To Election 20240
- Banjir Bandang di Lampung, 4 Warga Tewas, 1.678 Rumah Terendam, Begini Kondisi Terkini 0
- Pelindo Gandeng Transparansi Internasional Indonesia, Kuatkan GCG Tata Kelola Perusahaan0
Komandan Lantamal VI Laksma TNI Kemas M Ikhwan Madani mengatatakan, sejauh inj tidak ada tumpahsn minyak serta tidak ada gangguan lalu lintas pelayaran di Traffict Separation Schame (TSS) Singapura-Indonesia.
"Situasi perairan di lokasi sekitar kandasnya MT Young Yong masih dalam keadaan aman, penyelaman rencananya dilaksanakan pada Minggu 30 September, pengamanan terus dilaksanakan sampai penyelamatan MT Young Yong teratasi", kata Komandan Lantamal VI Laksma TNI Kemas M Ikhwan Madani, dalam keterangan, Minggu (30/10/2022).
PATROLI KPLP
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan/ Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) telah mengerahkan 2 (dua) kapal patroli KPLP ke lokasi kejadian. Proses evakuasi yang dilakukan secara hati-hati karena lokasi kandasnya kapal itu berada di jalur pipa gas Singapura.
Direktur KPLP Capt. Mugen S.Sartoto dalam siaran persnya mengatakan, MT Young Yong bertolak dari Pelabuhan Tanjung Pelepas, Malaysia, menuju Pulau Nipa, Kabupaten Karimun, Kepri, pada 18 Oktober. Kapal itu mengangkut 284.429 ton minyak.
“Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa dan pencemaran, Kami berusaha melakukan evakuasi secepatnya. Evakuasi juga dilakukan dengan ekstra hati-hati agar tidak menimbulkan dampak yang lebih besar,” jelas Capt. Mugen.
KPLP melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas II Tanjung Uban, mengerahkan 1 (satu) unit kapal KNP. Selain itu Rantos P-210 dan KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun mengerahkan KNP. 366 ke lokasi sejak hari kejadian. (Arry/ Oryza)











