- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Sekjen Kemenag Nizar Ali Buka IOSIE Pertama di UIN Raden Mas Said

Keterangan Gambar : The 1st International Olympiad on Islamic Economics and Business (IOSIE) .Foto:Ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURAKARTA:
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) Nizar Ali membuka The 1st International Olympiad on Islamic Economics and Business (IOSIE) atau Olimpiade Internasional Pertama Ekonomi dan Bisnis Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta, di auditorium utama UIN Surakarta, Selasa (29/8/2023).
IOSIE diinisiasi oleh Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (AFEBIS). Ajang ini bertujuan memotivasi mahasiswa dalam meningkatkan kompetensi intelektual, keterampilan, dan pemahaman mereka dalam bidang ekonomi Islam.
Baca Lainnya :
- Pesantren Diminta Lahirkan Mujahid Ekonomi dan Sejahterakan Masyarakat Sekitar0
- Kukuhkan Pramuka Garuda Siaga Kwarcab Jakarta Barat, Ini Pesan Walikota Uus Kuswanto0
- Keren! 5 Taruna Politeknik AUP Raih Apresiasi KKP, ini Inovasinya di Bidang Eduwisata Perikanan0
- Difasilitasi IPC TPK dan Pelindo Grup, Ratusan Anak Muda Tanjung Priok Dilatih Soft Skill 0
- Lepas 73 Lulusan Satdik KP Magang ke Jepang dan Taiwan, ini Pesan Menteri Trenggono0
Nizar mengapresiasi inisiatif AFEBIS menggelar IOSIE yang pertama kali. Menurutnya, IOSIE adalah olimpiade pertama yang diadakan dalam bidang ekonomi Islam oleh AFEBIS. “Ini adalah acara yang penting dalam mengangkat martabat ilmu ekonomi Islam di tingkat internasional,” tegas Nizar.
Apresiasi juga diberikan Nizar kepada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta. Sebab, kampus ini menjadi tuan rumah pertama penyelenggaraan olimpiade ini,“Saya berharap kegiatan ini akan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman dan daya kreatif mahasiswa dalam berbagai aspek, seperti bidang ilmiah, video, desain kreatif, dan fashion,” papar Nizar.
Saya juga berharap, lanjutnya event IOSIE bisa digelar setiap tahun.
Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Mudofir, juga mengapresiasi penyelenggaraan IOSIE. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menjawab tantangan seputar keilmuan ekonomi Islam yang saat ini masih menjadi perdebatan di dunia.
“Keterlibatan UIN Raden Mas Said Surakarta dalam acara ini juga sejalan dengan arahan Menteri Agama, Gus Yaqut Cholil Qoumas, yang mendorong pengembangan "World Class University" dengan melibatkan pelaksanaan event-event internasional seperti IOSIE,” tegasnya.
Ketua AFEBIS, Tulus Suryanto, menyambut seluruh peserta, pendamping, dan dekan anggota AFEBIS dengan ucapan terima kasih kepada panitia penyelenggara acara. Ia juga menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta.
“Saya mengingatkan bahwa kompetisi ini penting sebagai wahana bagi mahasiswa untuk saling berkompetisi, bersilaturahmi, dan berinteraksi di tingkat internasional,” ujarnya.
The 1st International Olympiad on Islamic Economics and Business berlangsung tiga hari, 29 - 31 Agustus 2023. Acara ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi para peserta, tetapi juga menjadi langkah awal dalam meningkatkan pemahaman dan peradaban ilmu ekonomi Islam di dunia.











